Sejak beberapa hari belakangan, saya sering blog walking ke situs-situs tertentu, terutama kepada kelompok teroris rasionalitas yang berlabelkan agama Islam.
Hasilnya! Wah … Sebuah nostalgia masa muda dan pengalaman luar biasa yang mana saya sangat bersyukur sekali kepada Allah swt, karena walaupun sempat terjerat dengan kelompok-kelompok seperti itu sewaktu muda … Namun alhamdulillah, akhirnya saya bisa keluar dan mendamaikan hati yang sempat dipadati dengan kebencian … dan permusuhan ini …
Menurut artikel dari seorang bloger *yang sempat mencak-mencak
* bahwa kalau mau melihat sang radikalis-fanatikus itu, maka saya diberi petunjuk olehnya untuk mampir ke situs the one and only di blogsphere ini ….
Tak lain dan tak bukan …
Siapa lagi kalau bukan … ?
The crueeeeeeeel …. !!!
The terriiiiiiiiiiiible … !!!
The radicaaaaaaal … !!!
The fanatiiiiiiiics … !!!
The terroooorrr … !!!
The famouuuuuus … !!!
eng … ing … eng …
…
Tapi sewaktu blog walking, saya justru ketemu lagi dengan sebuah situs tandingan yang menebas dalil-dalil Antosalafy … Orang ini justru menggunakan nama Abu Salafy.
Bagi anda-anda yang mungkin penasaran dengan dalil-dalil horor Wahabi … Silahkan saja mampir di blog-nya Abu Salafy … Gak kalah seru lho … daripada sumpek nonton tanding bola, mendingan menyimak perdebatan antara kubu Antosalafy versus Abu Salafy …
[Kompor Mode: ON] … [Serius Mode: ON] …
Hi hi hi …
benar-benar blog walking saya yang tak terlupakan …
Ampun deh sama Wahabi …
Untuk Mas Antosalafy … saya harap anda tidak mudah mengkafirkan orang, karena lebih baik berkaca kepada diri sendiri … huuuuh … cape deeeeh ![]()
DIarsipkan di bawah: Berita, Chicken Soup, Info Gencar, Investigasi, Nasehat, Ngakak..., Wacana





ahahaha salam kenal …
—————–
Salam kenal juga
eng… ing..eng
—————-
mereka2 itulah yang merusak wajah ISLAM, dan sangat membahayakan agama Islam sendiri, karena yang tidak ‘kenal’ Islam akan menyamaratakan semua itu dari Islam…..akhirnya yang tidak tahu jadi sangat membenci ISLAM…mereka sebenarnya yang memicu musuh2 Islam menjadi semakin ‘alergi’ terhadap Islam…dan mereka sendiri adalah musuh Islam yang paling nyata!!!
—————–
Mungkin ayat Al-Qur’an ini perlu mereka renungkan …
“Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?
Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.
Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat.” (QS. 17: 103-105)
bwahahaha,,
moga2 tuh manusia sadar!!
——————-
Thanks Amoru
Salaam Ustad, apa kabar? Udah lama sekali ngga ketemu, terakhir kalau ngga salah di ICC. Ana udah lihat tuh blognya Abu Salafi, wah pusying tujuh keliling bacanya…. tapi begitulah Wahabi, waktu ini dibuang-buang untuk ngelantur sana sini.
——————
Wa’alaikumsalam, baik alhamdulillah. Gimana kabar antum? InsyaAllah antum dan keluarga juga sehat wal’afiat.
Wahabi adalah orang-orang yang layak dijuluki kelompok spekulasi-dogmatik.
he he he …
Masya Allah, ane lihat ikhwan di salafy-salafian itu memang benar punya ideologi yang ternganga dengan Islam… begitu semangat, sehingga yang terlihat tidak semangat yaa salah kaprah… akhirnya, hantam sana hantam sini…
—————–
Parah yaa … saya merasa kasihan sekali dengan kelompok spekulasi-dogmatik itu …
Begini, saya kira Threat dari Antosalafy tidak akan berguna apabila kita sendiri tidak mengunjungi artikelnya (yang dinaggap) menyesatkan umat. Jadi dari sekarang, bermain diam itu cukup bagus untuk dilakukan. Jangan malah menambah ketenarannya.
——————–
Lho … kan harus amar makruf nahi munkar™
Kami mengundang kepada Anda para pengunjung untuk hadir di http://www.jadal.wordpess.com
Gak apa2 kalau si Salafy ini tambah tenar, biar banyak orang yang tau kebenarannya.
Marid bin marid al marid, itu identitas hakiki salafy tersebut.
Urusan antosalafy belum beres. udah ada yang lain nongol lagi tuh. ratu adil sama antib*t*kislam. hati2 dg kedua orang ini!
——————-
Bahkan lebih parah! Silahkan anda baca artikelnya Suryaningsih yang mengutip ayat-ayat Alkitab dan menyebutnya sebagai Injil pornografi … parah … semuanya disebabkan radikalisme … fanatik buta …
haaah …
Terima kasih untuk pemberitahuannya.
hehehe.. temen2 saya juga sering tuh berargumen di blog dia, tapi ya komentarnya selalu ilang di apus… kekeke
heran ane, apa mereka ga tau ya islam tersebar ke seluruh dunia gara2 aliran tasawuf? coba klo pake cara mereka? puih… ga bakalan di indo ini 80 % islam…..
—————-
Mereka tidak tahu Mas Savic … mereka dicekoki doktrin bukan ilmu … Sebab, saya pun pernah mengalami kondisi jiwa seperti yang mereka rasakan dan saya bersyukur kepada Allah swt karena bisa lolos dan selamat … syukran lillah …
hehehe mirip militer dong dicekokin doktrin…
hmm agama militer….
Bagi yang bersinggungan langsung dengan wahabi, ini ada panduan tips:
1. lakukan taqiyah.
2. Mengakulah anda orang kafir.
3. Minta mereka untuk memberi petunjuk supaya insaf
4. mintalah berargumen yang logis.
5. mengakulah orang kafir atau atheis.
6. Berargumen tanpa dalil teks, termasuk Al-Quran, dan hadisi
7. Selamat mencoba, insyaallah sukses.
Dasar-dasarnya:
1. Taqiyah, kalau tidak mereka tidak terbuka, minder kali yee
2. Pengkafiran diri, mereka lebih mencintai orang kafir daripada orang beriman, percayaa diri kali yee.
3. Minta petunjuk, supaya terjadi dialog.
4. berargumen berdasarkan hukum2 sebab-akibat.
5. Mengaku atheis, supaya mereka memunculkan konsep Ke-Tuhanan mereka.
6. Tanpa dalil teks tapi rasional, karena apabila menggunakan teks, adalah tafsir versi mereka
7. Semoga sukses menyadarkan mereka.
:-)hehe sebaiknya abu salafi segera bertaubat.ana baca situs ini katanya wahabi suruh ke arab saudi saja.apakah antum ngak tau bahwa di arab itu mardhabnya macam2.buktinya klw orang berhaji itu mardhabnya macam2 he he he
————
Abu salafi tlng antum baca kisah said bin sabit.bkankah kita di suruh mengikti sunah rosul
————-
Jangan2situs ini cuma orang yg mendukun antum aja.bukankah kita berdiskusi bukankah kita harus fair
————–
Jauh panggang dari api. ada yang ngaku sebagai syiah ali
—————-
Saya sering sholat berjamaah dengan orang salafy entah itu di kota atau desa sebenarnya salafy sudah kena batunya tapi tidak merasa meskipun pernah memfonis suatu amalan agama karena saya kenal salafy hampir 16 tahun dan saya termasuk korbanya
——————
Berarti kita sama2 korban Wahabi-Salafy di masa lalu …
Dulu saya juga aktif di gerakan Wahabi Salafi Mas … :mgreen:
Salam kenal …
Muawiyah Bin Abu Gozok say’s:
Huehehehe……jangan Ngenye gitu lho….orang2x wahabi memiliki kualitas pemikiran yang diakui BUTUT cuman ada satu keunggulan dari komunitas Wahabi / Salafi dibanding SHIAHNYA ALI dan tidak dimiliki oleh seluruh Agama di dunia………Mau Tau Nga Mas Musadeq ?
————–
Mau-mau…afwan blog antum apa namanya? Ana mau link…buat ngakak-ngakak…
Waduh… ternyata korban wahabi-salafy udah banyak ya… Insya Allah banyak juga yang terselamatkan.
Ada masjid warga di kompleks rumah saya, daerah Bintaro 9, yang dikuasai oleh mereka selama 6 tahun, tapi setahun ini sudah kembali lagi ke warga, dengan perjuangan yang sangat melelahkan, memang nggak boleh ada celah bagi mereka, kalo ada sedikit aja, langsung deh mereka bisa meraja lela, dengan mendatangkan pasukan dari berbagai daerah…
Mereka sampai saat ini masih cari celah lagi untuk masuk ke jama’ah yang hadir… tapi Alhamdulillah jama’ah (warga) kompleks nggak terpengaruh mungkin malah lebih nggak mau berdekatan dengan mereka, karena dianggap ekstrim… atau masa bodoh…
Muawiyah Bin Abu Gozok say’s:
Komunitas WAHABI memiliki keunggulan yang tidak dimiliki OLEH SELURUH UMAT MANUSIA DILUAR KOMUNITAS WAHABI, BAHKAN KOMUNISPUN TIDAK MEMILIKI HAL INI…..APAKAH ITU ?
JAWABANNYA ?
- KONDISI FISIK OTAK MEREKA LEBIH BAGUS DARI
UMAT MANAPUN DIMUKA BUMI
MENGAPA BISA DEMIKIAN ?
- OTAK MILIK ORANG-ORANG WAHAB JARANG SEKALI DIISI ATAUN DIPERGUNAKAN BUAT MIKIR
HUEHEHEHE…….
ADA LAGI MAS MUSADEX KUALITAS FISIK OTAK YANG BAGUSNYA HANYA BEDA SETINGKAT DI BAWAH WAHABI….MAU TAU LAGI ?
HUEHEHEHE…
Kenapa za?kok Tuhan bikin wahabi?ada yg tau?
Ane Tau JAwabnya…..10-20 taon kedepan teknologi kedokteran manusia dapat membongkar pasang seluruh organ tubuh manusia termasuk yang dulunya nga mungkin seperti teknologi Cangkok OTAK…Tuahan menciptakan Kaum WAHBABI dengan maksud agar OTAK-OTAK MILIK MEREKA yang NGA pernah DIPAKE…agar KELAK dapat dipergunakan OLEH MANUSIA yang FUNGSI OTAKNYA Udah nga bagus lagi….. HUEHEHEHE…..
BETUL NGA USTAD ?
yah jalan orang beda-beda sih, semua tergantung niatnya..
hahaha…
ada situs PKI
nyaman sembelih saja orang-orangnya…
lacak IPnya…
malam nanti gerojok aja…
dasar munafik!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
anto ini baru belajar……..dia cuma pengen dianaggap salafi aja…….padahal jauh………,makanya dia itu jadi salafi..kir,…eh salah kafir….eh maaf salah lagi….,doa aja buat anto biar diberi hidayah lagi…..atau jangan2 anto keturunan firaun ya…?
Abu Musa Al As’ari Radhiyallahu ‘anhu memasuki masjid Kufah, lalu didapatinya di masjid tersebut terdapat sejumlah orang membentuk halaqah-halaqah (duduk berkeliling). Pada setiap halaqah terdapat seorang Syaikh, dan didepan mereka ada tumpukan kerikil, lalu Syaikh tersebut menyuruh mereka (yang duduk di halaqah) : “Bertasbihlah (ucapkan subhanallah) seratus kali!”, lalu mereka pun bertasbih (menghitung) dengan kerikil tersebut. Lalu Syaikh itu berkata kepada mereka lagi : “Bertahmidlah (ucapkan alhamdulillah) seratus kali!” dan demikianlah seterusnya ……
Maka Abu Musa Radhiyallahu ‘anhu mengingkari hal itu dalam hatinya dan ia tidak mengingkari dengan lisannya. Hanya saja ia bersegera pergi dengan berlari kecil menuju rumah Abdullah bin Mas’ud, lalu iapun mengucapkan salam kepada Abdullah bin Mas’ud, dan Abdullah bin Mas’ud pun membalas salamnya. Berkatalah Abu Musa kepada Abu Mas’ud : “Wahai Abu Abdurrahman, sungguh baru saja saya memasuki masjid, lalu aku melihat sesuatu yang aku mengingkarinya, demi Allah tidaklah saya melihat melainkan kebaikan. Lalu Abu Musa menceritakan keadaan halaqah dzikir tersebut.
Maka berkatalah Abu Mas’ud kepada Abu Musa : “Apakah engkau memerintahkan mereka untuk menghitung kejelekan-kejelekan mereka? Dan engkau memberi jaminan mereka bahwa kebaikan-kebaikan mereka tidak akan hilang sedikitpun?!” Abu Musa pun menjawab : “ Aku tidak memerintahkan suatu apapun kepada mereka”. Berkatalah Abu Mas’ud : “Mari kita pergi menuju mereka”.
Lalu Abu Mas’ud mengucapkan salam kepada mereka. Dan mereka membalas salamnya. Berkatalah Ibnu Mas’ud :“Perbuatan apa yang aku lihat kalian melakukannya ini wahai Umat Muhammad?” mereka menjawab : “Wahai Abu Abdurrahman, ini adalah kerikil yang digunakan untuk menghitung tasbih, tahmid, dan tahlil, dan takbir”. Maka berkatalah Abu Mas’ud : “Alangkah cepatnya kalian binasa wahai Umat Muhammad, (padahal) para sahabat Rasul masih banyak yang hidup, dan ini pakaian Rasul belum rusak sama sekali, dan ini bejana Rasul belum pecah, ataukah kalian ingin berada diatas agama yang lebih mendapat petunjuk dari agama Muhammad ? ataukah kalian telah membuka pintu kesesatan? Mereka pun menjawab : “Wahai Abu Abdurrahman, demi Allah tidaklah kami menginginkan melainkan kebaikan”. Abu Mas’ud pun berkata :
“Berapa banyak orang yang menginginkan kebaikan namun tidak mendapatkannya”.
Berkata Amru bin Salamah : “Sungguh aku telah melihat umumnya mereka yang mengadakan majelis dzikir itu memerangi kita pada hari perang “An Nahrawan” bersama kaum Khawarij”. (Riwayat Darimi dengan sanad shahih)
Aku (Syaikh Musa Nasr) berkata : “Firasat Ibnu Mas’ud terhadap mereka (yaitu ahli bid’ah yang mengadakan halaqah dzikir) benar, dimana ahli bid’ah itu bergabung bersama kaum khawarij disebabkan “terus menerusnya” mereka dalam kebid’ahan. Dan inilah akhir kesudahan seseorang yang “terus menerus” dalam kebid’ahannya, serta menyelisihi para sahabat nabi.
Akan tetapi mungkin seseorang di zaman kita berkata : “Apakah yang diingkari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu? Apakah berdzikir kepada Allah itu bid’ah?!! Kita katakan : “Maha suci Allah, jika dikatakan dzikir kepada-Nya adalah bid’ah, khususnya jika dzikir itu adalah dzikir yang disyariatkan, tetapi yang bid’ah hanyalah cara (berdzikir) dimana mereka berkumpul padanya, serta cara yang mereka lakukan dalam berdzikir kepada Allah, dimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahanbat beliau tidak pernah mengamalkannya. Dan khawarij yang dicela oleh Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wasallam, dan beliau Sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda tentang mereka :
“Jika aku menjumpai mereka, niscaya benar-benar akan aku bunuh mereka sebagaimana pembunuhan terhadap kaum Ad” [Hadits riwayat Bukhari dan Muslim]
Sesungguhnya hanyalah Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wasallam mengancam mereka dikarenakan perbuatan mereka yang bid’ah dan mungkar, yaitu : mereka mengkafirkan kaum muslimin lantaran perbuatan maksiyat, dan mereka menganggap kaum muslimin masuk neraka kekal (lantaran perbuatan maksiat) padahal (yang benar) pelaku dosa besar tidak kekal dalam neraka. Sebagaimana juga mereka mewajibkan bagi perempuan yang haid untuk mengganti shalat (yang ia tinggalkan ketika haid) sebagaimana ia mengganti puasa (Ramadhan jika ia haid pada waktu itu).
Maka mereka berbuat melampaui batas dalam agama mereka, dan mereka beramal dengan sangat membebani diri, bahkan mereka (yaitu khawarij) telah khuruj (keluar) dari keta’atan kepada anak paman Rasulullah, menantu beliau Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu ‘anhu (ketika menjadi khalifah) bahkan mereka bunuh Ali bin Abu Thalib Radhiyallahu ‘anhu secara dhalim dan kedustaan.
Dan Nabi kita Sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Artinya : Sesungguhnya Allah menahan taubat dari setiap ahli bid’ah hingga ia bertaubat dari kebid’ahannya”
Sedangkan lisan keadaan ahli bid’ah berkata : “Ini adalah agama Muhammad bin Abdullah”. Alangkah indahnya apa yang dikatakan oleh Imam Malik, dimana ia berkata :
“Barangsapa berbuat suatu kebid’ahan dalam agama Islam yang ia pandang baik maka sungguh ia menyangka bahwa Muhammad telah mengkhianati risalah, karena Allah berfirman : “…Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni`mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu…”(Al Maidah 3). Maka apa saja yang pada waktu itu bukan agama tidaklah pada hari ini dianggap sebagai agama, dan tidak akan baik akhir umat ini melainkan dengan apa yang baik pada umat yang awal (para sahabat).”
Pelaku bid’ah diharamkan dari minum seteguk air yang nikmat dari tangannya Nabi Sallallahu ‘alaihi wasallam dan dari telaganya yang mana telaga itu lebih putih dari salju dan lebih manis daripada madu.
Maka sungguh telah benar dari hadits Anas Radhiyallahu ‘anhu ia berkata : Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
“Artinya : Benar-benar suatu kaum dari umatku akan ditolak dari telaga Kautsar sebagaimana unta asing ditolak (dari kerumunan unta)”, maka aku berkata : “Ya Allah itu adalah umatku”, maka dikatakan Allah: “Sesungguhnya engkau tidak mengetahui apa yang mereka ada-adakan sepeninggalmu” . [Hadits riwayat Bukhari dan Muslim]
Maka demikianlah kesudahan akhir ahli bid’ah baik pada masa lampau atau masa sekarang, (Semoga Allah melindungi kita dari akhir kematiaan buruk seperti mereka). Maka apakah sadar mereka para ahli bid’ah pada setiap zaman dan tempat pada buruknya tempat kembali mereka? Maka hendaklah mereka bertaubat kepada Allah dengan taubat “nasuha” (taubat yang murni), kita mengharapkan bagi mereka yang demikian itu.
Dan hanya Allah saja Dzat yang memberi petunjuk kepada jalan untuk ittiba’ (mengikuti tuntunan Allah dan Rasul-Nya).
Apakah anda juga akan mengatakan bahwa Ibn Mas’ud dan Imam Malik adalah termasuk kelompok Wahaby ???????