Ternyata Di Malaysia Masih Banyak Yang Waras!

edisi revisi … !

Setelah sempat naik pitam saat membaca situs yang menghina Indonesia di bawah ini, maka malam ini tekanan darah saya agaknya sudah normal kembali. Salah satu obatnya adalah adanya komentar dari seorang Saudara di Malaysia yang menjelaskan bahwa sebagai warga Malaysia dia tidak membenci Indonesia, dan dia menyebutkan bahwa situs provakator yang menghina Indonesia itu juga tidak disukainya.

Alhamdulillah dan saya harap masih banyak lagi rekan-rekan di Malaysia yang berpikir rasional.

Di samping itu, Saudara di Malaysia ini dan juga saya sendiri, insyaAllah, akan memulai aktivitas positif yang tujuannya agar bisa menjalin persaudaraan antara bangsa Indonesia dan Malaysia, khususnya antar sesama blogers.

InsyaAlah, saya akan membuat banner yang HTML code-nya bisa di attach oleh saudara-saudara sekalian di situs anda masing-masing agar pembibitan virus kebencian antara Indonesia dan Malaysia ini tidak semakin tersebar luas, dan dengan harapan akhirnya virus itu bisa hilang dengan sendirinya.

Semoga rencana ini mendapatkan ridho dan pertolongan dari Allah swt, Rasul saw dan para Imam ‘alaihimussalam.

attachment.jpg
Situs yang melecehkan simbol kenegaraan Indonesia …

 

Situs ihateindon.blogspot.com adalah situs yang menurut saya sudah kelewatan. Orang ini niat menuliskannya dan melecehkan simbol-simbol kenegaraan Republik Indonesia dan menurut saya sudah tidak bisa ditolerir.

13 Tanggapan

  1. tenang.. tenang… jangan mudah terprovokasi ama orang yang mancing di air keruh…
    dah diemin aja… tp ana belom baca neh situsnya….
    menuju tkp dulu aaahhhh…

    —————

    Jangan pisahin … jangan pisahin … he he … :D inget SMA …
    Tulis komentar lagi yaa setelah menuju ke TKP …

  2. pernah nyoba komen kesana

    eh..ga di approve juga

  3. Assalamu’alaikum wr wb

    Saya abu bakar bin Mohd Rashid atau bakaq a.k.a. ~penarik beca dari Malaysia

    Sebagai pengemis di laman Ahlul Bait, amat sedih apabila melihat blog yang sangat saya hormati ini begitu mudah melatah dengan provokasi orang-orang yang tidak waras seperti pengendali blog indo…. itu.

    Dalam satu kuliah, seorang Ustaz pernah memberitahu kami bahawa orang-orang Syi’ah mestilah lebih bijak dari orang lain – itu pesanan salah seorang Imam ‘a.s.

    Reaksi seperti dalam posting ini tidaklah menunjukkan hemah dan kebijakan yang dipesankan.

    Mohon maaf dan harap sangat-sangat tak marah. Wassalam.

    —————–

    Wa’alaikumsalam Wr. Wb.,

    Saya menulis artikel ini sebagai tindakan resiprokal dan sikap protes atas situs tersebut, bukan karena latah atau terprovokasi. Saya tahu apa yang saya lakukan dan saya juga tidak suka melakukannya. Tapi saya menantikan komentar dari orang Malaysia seperti antum untuk menyikapi ketidakwarasan blogspot tersebut.

    Saya sendiri sudah mengirim email ke blogspot.com dan minta agar situs itu ditutup, mohon dibantu oleh rekan-rekan blogers sekalian, baik yang ada di Malaysia ataupun Indonesia. Artikel ini akan segera saya hapus setelah ada tindakan dari blogspot.com. InsyaAllah hal itu bisa terealisasi.

    Terima kasih atas komentarnya. Wassalam.

  4. Assalamu’alaikum wr wb

    Yang tadi tersilap hantar. Mohon dideletekan.

    Saya percaya ramai yang mengambil tindakan seperti yang Saudara anjurkan. Saya juga.

    Sambil menghormati hak Saudara untuk memprotes, sebagai seorang yang tidak percaya kepada sempadan geografi yang sebenarnya palsu, saya masih tidak selesa dengan aksi balas-membalas seperti ini.

    Lebih dari itu, bukan taraf Saudara untuk bersilat kata dengan si pembikin blog yang tidak bertamaddun itu.

    Saya masih mengharapkan diwujudkan solidaritas blogger Indonesia dan Malaysia, sekurang-kurangnya di alam cyber, untuk sama-sama membela golongan mustadh’afin tanpa mengambilkira nation state, bangsa, mazhab dan agama.

    Saya pernah mencadangkan inisiatif itu di dalam blog ini. Ini kali kedua saya mencadangkannya.

    Wassalam.

    ————–

    Wa’alaikumsalam Wr. Wb.,

    Saudaraku di Malaysia, inilah sikap yang seharusnya bisa disemaikan di antara manusia. Karena Ayah kita hanya satu, yaitu Adam as dan Ibunda kita juga satu, yaitu Hawa as.

    Batasan geografis itu adalah sesuatu yang relatif. Apa yang disebut sebagai batas negara Indonesia atau Malaysia saat ini, maka ia bukanlah batasan yang hakiki. Karena 100 tahun lalu, batasan itu tidak pernah ada, dan entah nasibnya 100 tahun ke depan. Tapi afeksi manusia dengan tanah kelahirannya pasti ada, dan tanah itu kita sebut sebagai Ibu Pertiwi.

    Bagi saya, tanah air Indonesia ini adalah tempat pertama kali saya berkenalan dengan orangtua tercinta, keluarga dan saudara-saudaraku lainnya. Saya yakin begitu pula perasaan antum dengan tanah air Malaysia.

    Fisik kita diciptakan dari tanah, dan seperti jenis tumbuhan dengan tanah asalnya, maka tidak semua jenis tumbuhan bisa hidup di semana tempat di muka bumi ini. Pohon Kaktus punya keterikatan dengan tanah gurun pasir yang gersang, tapi buat Kaktus itulah rumah mereka. Begitu pula dengan pohon kelapa, cemara dan lain sebagainya. Allah swt yang Maha Adil telah memberikan bumi untuk dimakmurkan demi kemaslahatan bersama.

    Segala jenis tumbuhan memiliki keterikatan dengan jenis tanaman yang akan memakmurkan tumbuhan dan tanah tersebut. Itulah sebabnya, Indonesia punya semboyan Bhineka Tunggal Ika.

    Kita bangsa Indonesia, Malaysia, Singapura dan lain sebagainya adalah bangsa yang heterogen. Kita sudah biasa hidup dengan perbedaan. Sejak dulu, perbedaan adalah suatu kebanggaan bagi kita, karena kita menganggapnya sebagai karunia Sang Pencipta.

    Bagi manusia yang sejak berabad-abad silam telah menduduki gugusan kepulauan di Asia Tenggara ini, maka perbedaan bukan lagi suatu kehinaan, tapi keutamaan.

    Situs ihateindon.blogspot.com adalah situs yang ingin menghancurkan keutamaan tersebut dan saya lebih berharap adanya reaksi dari saudara-saudara di Malaysia, ketimbang dari Indonesia.

    Saya sepakat dengan tawaran antum, marilah kita tolong kaum mustad’afin dimanapun mereka berada dan apapun bangsa mereka. Islam datang sebagai agama universal, namun ia juga tidak menafikan keutamaan tanah kelahiran manusia. Nabi saw bersabda bahwa, “Cintailah Arab karena tiga perkara. Pertama, karena aku orang Arab. Kedua, karena Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab. Ketiga, karena bahasa di sorga adalah bahasa Arab.” Terlepas dari sisi kesahihan sanad dan matan hadis ini, tapi itulah fakta bahwa sejak datang sebagai Rasul, maka Nabi saw sendiri tidak pernah menafikan keArabannya, namun beliau juga tidak pernah meletakkan Arab di atas segalanya sehingga melampaui Ajaran Allah Swt.

    Allah Swt berfirman di dalam Al-Qur’an bahwa kita dijadikan bermasyarakat dan bersuku-suku agar saling mengenal. Perbedaan bahasa dan warna kita adalah sisi keindahan manusia yang berasal dari Allah Swt. Sebab, Allah Swt itu indah dan mencintai keindahan.

    Saya mendukung usaha Saudara untuk membuat Solidaritas Blogger Malaysia dan Indonesia. Mari kita mulai! Wassalam.

  5. Ya Allah, ampunilah orang-orang yang memecah belah ummat, jadikanlah blogger.com sebagai anjangsana berkasih sayang, bukan untuk saling membenci, dunia ini sudah panas, kenapa musti ditambah panasnya orang2 yang munafik, memprovokasi dan yang sangat jauh dariMU Ya Allah, tolonglah orang2 yang berbahagia diatas penderitaan orang dengan membukakan pintu hati mereka dan kalaupun sudah tidak dapat lagi diubah, Engkaulah yang berhak dan berkuasa atas semua yang berada dimuka bumi ini… Amin ya Rabbal Alamin.

  6. artikel di ihateindon ga mutu… dan kayanya cuma didasari napsu aja…

  7. wah bagus sekali blog karya musaddiq ini. saya juga sayid, dan termasuk orang yang banyak mengikuti persengketaan antara indonesia dan malaysyia. memang sih, ada orang malaysyia yg tidak suka website2 yg mengumbar kebencian terhadap Indonesia. namun, jauh lebih banyak warga malaysyia yang sangat membenci orang Indonesia. tidak pernah berhenti kita melihat TKW Indonesia yg disiksa secara berlebihan. wah, katanya orqang malaysyia orang yang bwerpendidikan, tapi , ko’ tingkahnya kaya’ gitu ya ?????/
    katanya mereka adalah negara islam yang taat, tapi ko’ perlindungan terhadap warga asing ko’ lemah sekali ????? rasulallah saja sangat menghormati warga asing walaupun itu yahudi . tapi tingkah warga malaysyia ini sudah keterlaluan . seakan-akan mereka menganggap bangsa Indonesia adalah bangsa yang sempurna kelemahanya. Ingatlah, wahai warga malaysyia, ingat ketika guru2 terbaik Indonesia dikirim ke negaramu untuk mengajarimu ???????? padahal, beberapa tahun sebelumnya, serawak dan sabah yg jelas2 milik kami kau serobot. sekarang, perbuatan anda makin menjadi. batik, reog ponorogo,dan masih banyak lagi yang kau ambil dari negeriku tercinta ini. jadikanlah ini bukan sebagai komen yg kau anggap memprovokasi, tapi berpikirlah karena banyak peerilaku warga malaysyia yang sudah keterlaluan. coba renungkanlah, sebagai negara yang serumpun dan sama2 negara islam, kenapa kita salingbermusuhan. kenapa kit a tidak pernah mencoba untuk berdamai dan berlaku gentleman ???????? khusus un tuk pembua blog IHATEINDON

  8. wah bagus sekali blog karya musaddiq ini. saya juga sayid, dan termasuk orang yang banyak mengikuti persengketaan antara indonesia dan malaysyia. memang sih, ada orang malaysyia yg tidak suka website2 yg mengumbar kebencian terhadap Indonesia. namun, jauh lebih banyak warga malaysyia yang sangat membenci orang Indonesia. tidak pernah berhenti kita melihat TKW Indonesia yg disiksa secara berlebihan. wah, katanya orqang malaysyia orang yang bwerpendidikan, tapi , ko’ tingkahnya kaya’ gitu ya ?????/
    katanya mereka adalah negara islam yang taat, tapi ko’ perlindungan terhadap warga asing ko’ lemah sekali ????? rasulallah saja sangat menghormati warga asing walaupun itu yahudi . tapi tingkah warga malaysyia ini sudah keterlaluan . seakan-akan mereka menganggap bangsa Indonesia adalah bangsa yang sempurna kelemahanya. Ingatlah, wahai warga malaysyia, ingat ketika guru2 terbaik Indonesia dikirim ke negaramu untuk mengajarimu ???????? padahal, beberapa tahun sebelumnya, serawak dan sabah yg jelas2 milik kami kau serobot. sekarang, perbuatan anda makin menjadi. batik, reog ponorogo,dan masih banyak lagi yang kau ambil dari negeriku tercinta ini. jadikanlah ini bukan sebagai komen yg kau anggap memprovokasi, tapi berpikirlah karena banyak peerilaku warga malaysyia yang sudah keterlaluan. coba renungkanlah, sebagai negara yang serumpun dan sama2 negara islam, kenapa kita salingbermusuhan. kenapa kit a tidak pernah mencoba untuk berdamai dan berlaku gentleman ???????? khusus un tuk pembua blog IHATEINDON dan mungkin blog2 yg serupa, lihatlah blog kalian jika dipandang dari sisiyg lain blog kalian sangat menjijikkan dan lebih menonjolkan kebodohan kalian . saya tidak pernah mendengar sekalipun ada orang polandia yg protes. banyak ko’ negara yg memakai simbol burung sebagai lambang negaranya. blog2 kalian terlihat tidak relevan dan sangat hina. coba,renungkanlah tulisan ini. jika kalian ingin menghina, masih banyak yg bisa dihina. kenapa negara tetangga kalian yg serumpun dgn kalian kalian maki2 dgn kata2 yg tidak pantas diucapkan oleh orang terdidik . mengapa kalian membenci kami >?????????????????? mengapa ??//mengapa ?????

  9. alhamdulillah, mudah2an “perang” tidak terjadi, amin.

  10. [...] ditampilkan oleh sang pemilik, itulah yang masih menjadi tanda tanya. Tapi, agaknya tulisan Mas Muhammad Musadiq Marhaban makin membuktikan bahwa orang-orang Malaysia masih banyak yang waras juga. Mudah-mudahan benar [...]

  11. [...] ditampilkan oleh sang pemilik, itulah yang masih menjadi tanda tanya. Tapi, agaknya tulisan Mas Muhammad Musadiq Marhaban makin membuktikan bahwa orang-orang Malaysia masih banyak yang waras juga. Mudah-mudahan benar [...]

  12. Ga’ ‘Caya sama mereka ahh….
    Malezzzz….

    Bukan provok’ tapi Malay sya itu negara kelas dua.

    Orang bule jadi apartheid karena liat warna kulit memang beda ‘Men….
    Ada CerdaS-nya dikit biarpun rasis.
    Bule, sama sama anglo Sax, liat orang miskin “kulit putih”, liat gembel “kulit putih” sikapnya tetep ajahhhh. Cuma mikir, gwe fulus, mereka ‘krempeng !

    Tapi nih “SETAN” malay sya,….Ngomong ajah masih blepotan, jorok, bau, kuno, gebhlex,…ehhh belajar rasis kebablasan. Warna “awak” sama ‘Men …… (awak=kru kapal bukan kata ganti orang, dalam “EjaanYgDisempurnakan”).

    Bahasa jelek ajahh sombong…
    Tapi soal ngaku-ngaku gwe gak bertentangan sama mereka, malah dukung 103 %.

    Majikan Bejat dari Malay
    Bomber Teroris dari Malay
    Raja Godex Extacy dari Malay
    Polisi rendah IQ dan EQ (kerjanya keroyokan) dari Malay
    Pasukan Rela (kalo malem gedor2 apartemen penduduk) dari Malay
    Raja Balax (toekang babat HuTan) dari Malay
    SEmUuuuuuaaaAAAA dari Malay………………………………..

    makan Tuh’ Malay

Tinggalkan Balasan