Menurut Habib Lutfi Bin Yahya dari Pekalongan, Gusdur Seorang Habib

Hari ini sebuah komentar masuk ke blog saya yang memberikan update seputar nasab Abdurrahman Wahid (Gusdur) dan juga para leluhurnya. Komentar ini mengatakan bahwa secara nasab, Gusdur adalah seorang Saadah atau Alawiyin dan nasab keluarga ini telah dipublikasikan di dalam kitab Talkhis karya Abdullah bin Umar Assathiri. Sumber ini konon telah diteliti dan direstui oleh Rais Aam Jam’iyah Ahlith Thoriqoh Al-Muktabaroh An-Nahdliyyah oleh KH. Habib Lutfi Ali Yahya asal Pekalongan. Menurut sumber itu, nasab lengkap Gusdur adalah sebagai berikut :

KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

bin

KH. Abdul Wahid Hasyim

bin

KH. Hasyim Asy’ari

bin

KH. As’ari

bin

Abu Sarwan

bin

Abdul Wahid

bin

Abdul Halim

bin

Abdurrohman (P. Sambud Bagda)

bin

Abdul Halim (P. Benawa)

bin

Abdurrohman (Jaka Tingkir)

bin

Ainul Yaqin (Sunan Giri)

bin

Ishak

bin

Ibrohim Asmuro

bin

Jamaludin Khusen

bin

Ahmad Syah Jalal

bin

Abdulloh Khon

bin

Amir Abdul Malik

bin

Alawi

bin

Muhammad Shohibul Mirbat

bin

Ali Choli’ Qosam

bin

Alawi Muhammad

bin

Muhammad

bin

Alawi

bin

Ubaidillah

bin

Ahmad Al-Muhajir Ilallah

bin

Isa Arrumi

bin

Muhammad Annaqib

bin

Ali Al-’Uroidi

bin

Ja’far Shodiq

bin

Muhammad Al-Baqir

bin

Ali Zaenal Abidin

bin

Husein

putra

Siti Fathimah Az-Zahro

binti

Rasulillah, Muhammad saw

Informasi di atas melengkapi silsilah Gusdur sampai ke Rasul saw. Sejujurnya, saya tidak tahu apakah nasab ini memang legitimate dan benar-benar telah mendapat pengakuan secara aklamasi dan konkrit dari pengurus Rabithah Alawiyah yang juga bermarkas di Jakarta.

Semoga saja informasi ini bisa menjadi masukan yang bermanfaat bagi pihak-pihak terkait yang ini sedang berbeda pandangan. Jika benar adanya, maka perselisihan yang terjadi antara Habib Rizireq, Habib Seggaf dan Habib Gusdur sebenarnya adalah persoalan yang bisa diselesaikan secara damai dan kekeluargaan, mengingat Gusdur sendiri adalah member of the family

Menurut hemat saya, sebagai seorang Habib, Rizieq Shahab lebih melihat pada pentingnya seorang Muslim untuk mempraktekkan ajaran agama berdasarkan fundamentalisme, alias menjadi muslim-fundamentalis. Sedangkan Habib Seggaf lebih melihat pada pentingnya sisi ke-muslim-an dan ke-Indonesia-an, alias menjadi muslim-nasionalis. Adapun Habib Gusdur lebih melihat kepada sisi liberalisme beragama, alias menjadi muslim-liberalis.

Untuk itu, ketimbang harus emosional, maka alangkah baiknya jika pikiran masing-masing pihak bisa diwacanakan ke dalam suatu forum, lalu didiskusikan layaknya pria dewasa yang memiliki basis moral dan intelektual Islami. Wallahu’alam. :lol:

About these ads

503 comments

    1. yang ngotot itu Rizik Sihab, kenapa demikian, karena dia memang ilmunya sangat jauh berbeda dengan Gus Dur

      1. saya melihat kemaran habib rizieq kpd gusdur karena habib rizieq ingin sekali menjaga kemurnian agama islam,dan habib rizieq pernah berkata; kalau habib rizieq mau mencium tangan gusdur kalau gusdur kembali ke jln ALLAH SWT

      2. budak bangeur@ nt sadar klo habib riziq ilmu nya lebih dari gusdur…habib riziq normal…hehehehehe

      3. apalagi kita yang tidak ada ilmunya lebih baik diam tidak mencampuri urusan akhlak lebih baik di atas segalanya

      4. klau masalah ilmu habib riziq, jauh tdk sepadan, rizik sihab baru sebatas kulitnya,cmn bsa ngomong ayat@t quran berdasarkan penafisiran sndiri

    2. Kalau mau konsisten bahwa “Karena nasan sayid dari jalur ayah”. maka semua habib yg ada diseluruh dunia saat ini, nasabnya terhenti di ali bin abu thalib.

      tidak ada keturunan muhammad saw, yang ada keturunan ali bin abu thalib.

      kalau mau konsisten seharusnya (lebih tepat):

      “Husein bin Ali bin abu thalib”, bukan

      “Husein putra Siti Fathimah Az-Zahro”

      saya pikir. ali bin abu thalib namanya cukup mulia untuk juga dimasukkan kedalam “tali emas” tersebut.

      1. pelajari dulu baru koment,,,jangan asal2n aja,,,,isa binti maryam bernasab oleh sapa,,,kan ibux,,,karena anak yang bernasab kpda ibu cmn ada 2 pertama ibunda siti maryam dan ibunda siti fatimah,,,,ane cinta habib wa no gusdur

      2. Hmm heru… anda mengaji ? klo belum belajar lagi yah.. trus cari tau hadist yang bersangkutan dengan saadah rasulullah SAW..

      3. ok,sayangnya masih banyak yang mengaku keturunan muhamad…katanya anak nabi mati muda.

      4. Sekedar meluruskan, biar yg gk tau jadi tau….

        Sayyidah fatimah :

        Salah satu keistimewaan atau Fadhal Ikhtisos yang didapat oleh Sayyidah Siti Fatimah r.a adalah bahwa keturunannya atau Dzurriayturnya disebut sebagai Dzurriyah Rasulullah SAW. Sebagaimana sesuai dengan keterangan Rasulullah SAW, bahwa anak-anak Fatimah r.a itu bernasab kepada Rasulullah SAW. Sehingga berbeda dengan orang-orang lain yang bernasab kepada ayahnya.

      5. SAYA SETUJU .yang namanya nasob adalah keturunan dari ayah,apapun alasannya tidak bisa dikatakan keturunan dari nabi muhammad saw.dan yang namanya petunjuk adalah mulik alloh, nabi pun tidak bisa memberi petunjuk pada pamannya abu tholib orang yang paling beliau cintai ……………

      6. Abu Tholib as itu hidup sebagai muslim dan wafat sebagai muslim mas … tidak semua ulama muslim menyepakati kisah yang anda sampaikan tersebut

  1. uztads,
    habib itu berarti masih keturunan Rasulullah, ali-fatimah?
    kalu mang bener, knp yah?, mereka tidak berpaham mazhab pencinta Ahlul Bait? trus malah ada yang membenci paham ini? aneh

    1. karena yang menamai mahzab ahlul bait juga bukan para jumhur habib /ulama dari alwiyyin keseluruhan tapi syiah2 lah yg menamainy makany tdk aneh dlu imam ja’far ashadiq pernah marah ketika orang syiah menjelek2an sahabat beliau mengatakan “tidak baik seseorang mencela orang lain padahal dia tak hidup d jaman nya”

      klo ada ksalahan afwan dari ane klo kebenaran datang dari ALLAH

      1. “Allah Hanya duduk pada prasangka hambanya” Sekarang ini kita boleh mengatakan bahwa kita ini dan itu namun sesungguhnya hanya Allah yang punya buku catatan (Sijin) di lauhmafudz dari apa yang telah beliau ciptakan dengan tanganya sendiri, karena bisa saja permata menjadi debu dan debu menjadi permata” nah kalau sudah begini alangkah malunya diri dihadapan seluruh makhluk ciptaannya. dalam petikan ayat “Apabila kamu biasa melakukan tipu muslihat di dunia maka lakukan lah tipu muslihat itu kepadaku …karena sesungguhnya hanya Allah yang maha mengetahui dan maha melihat apa yang ada di langit dan di bumi. karena yang lebih mengerti tentang diri hanyalah Ia (Hamba) dengan Tuhannya,

    2. Rusman…..jangan pura2 bodoh, kalian sengaja bikin istilah mazhab Ahlul Bait, padahal yang kau ikuti bukan ajaran para Ahlul Bayt, kalian adalah Syiah……anak2 Abdullah bin Saba, jadi lebih tepatnya mazhabmu…adalah mazhab Sabaiyah

    3. ya..bisa aja, dari jaman dulu juga ada yg begini. yg terpenting kan misi nya, adapun pembawa misi itu bisa dari ras ahlul bait bisa juga non ras.baru tau nt broo..!?

      1. habib, mestinya prilakunya menjadi contoh, tapi ini mlah adab & etika dak d pakai sperti bkan islami

  2. Sebagai sesama keturunan Nabi Allah (dalam hal ini, Nabi Adam AS) saya sangat berharap agar pertikaian yang hanya menguntungkan Hizb Syaithon ini dihentikan.
    Capek…bosen…pegel…sedih ngelihat-nya.

    1. barokalloh fik,,bener akhi. mending mnyibukan diri baca qur’an, mengkaji kitb hadits dan dgr kajian ilmiah.

  3. ..diskusi aja ga cukup bib! Mending Habib Rizieq, Habib Seggaf, dan Habib Gusdur suruh demo menentang kenaikan BBM, harga kebutuhan pokok, sekalian demo turunin pemerintah juga gapapa. Mereka harus secara fisik berada paling depan, berhadap2an langsung dgn pentungan polisi. Rakyat kecil yang ga merasa member of the family … ga usah ikutan deh… kalo maksa mau ikut, ya antri di belakang aja.. biar selamat ga dipentung. Dipentung juga ga ada yg bela. jadi biarin polisi2 bentroknya ma yg di depan. :)

    1. “SESUNGGUHNYA PENDENGARAN, PENGLIHATAN DAN APA-APA YANG TERBERSIT DALAM HATI SESEORANG AKAN DIPERTANGGUNGJAWABKAN KELAK DIHAADAPAN RABB IZZATI”

  4. Masak sich? face arabnya ituloh kok abis banget? maksudnya ga ada sisanya barang dikit …:) beda dg gambar di sebelahnya, kalo dipanggil habib ya.. masih masuk lah…

    Sulit dipercaya… perlu test DNA dech kayaknya…:)

    Kehabiban Gusdur justru dinyatakan oleh foto yang di sebelahnya …

  5. Wah, kalo jaka Tingkir adalah sayyid bisa jadi semua orang islam di Indonesia ini adalah sayyid. Karena berarti seluruh raja2 jawa juga sayyid. menurut saya sudah tidak ada lagi manusia jawa yg tidak tercampur dg darah bangsawan jawa sejak pati unus, pangeran trenggono sampai HB 10 sekarang. Dan pasti tidak hanya di jawa saja. seluruh sentra-sentra kantong islam di nusantara seperti padang, palembang, Aceh, makassar, banjar, ternate juga pasti para sayyid demikian pula org2 islamnya sekarang adalah keturunannya.

    1. Kemungkinan begitu mas makanya yang bikin kacau indonesia ini bukan keturunan “indonesia asli”, namun keturunan campuran, eropa dan barat, cina akhirnya ya seperti ini segala macam cara di tempuh, yang sesat dan yang bathil di jalankan, padahal peradaban kita dulunya sekali sudah bagus, sekarang ini benar bisa jadi salah salah bisa jadi benar apakah itu termasuk orang yang jujur ? Satu kata bagitu orang beriman adalah “KEJUJURAN” Jujur terhadap Manusia lainya, Jujur terhadap dirinya sendiri (puasa), jujur terhadap orang tua, pokoke jujur mengakui kesalahan yang telah diperbuatnya baik kepada manusia ataupun kepada tuhannya, karena Orang yang jujur (beriman) tidak takut akan pengurangan pahala dan penambahan dosa” takut apa yang diomongin kenyataan, takut apa yang dilakukan itu benar / kebenaran, “jika saja mereka tetap berada pada jalan yang lurus…..” pasti mereka mendapatkan “gemah ripah loh jinawi” aman, tenteram, sandang, pangan, yang serba kecukupan, itu diibaratkan “Sorga Dunia”

      1. nenek moyang org jawa dari afrika,, hijrah 30000 thn lalu, mirip org2 dari papua.. hehe.

      2. setuju, menilik hadis Rasulullah, “carilah ilmu meskipun sampai ke negeri china”

        hmm

        saya rasa mayoritas kita telah salah tafsir.makna hadis ini.
        kebanyakan kita memaknainya bahwa orang-orang china adalah orang-orang yg berilmu

        secara epistemologis ilmu itu adalah kemuliaan dengan derajat yang sama apabila kita mampu menemukan hubungan antara ilmu-ilmu itu satu sama lain, juga kaitannya dengan ontologis/keberadaan. Oleh karena itu ilmu itu, besar maupun kecil, sedikit maupun banyak, mudah maupun sukar tetap HARUS/WAJIB dicari oleh kaum muslimin.

        apabila hal ini kita konfrontir dengan ‘kata:’ “meskipun” dan “sampai” yang digunakan oleh Rasulullah pada hadis beliau ini, dengan deskripsi ilmu yg saya tulis diatas, maka penekanan dari rasulullah adalah kewajiban atau keharusan bagi muslimin untuk mencari ilmu, bukan suatu pemberitahuan bahwa di china itu banyak atau mudah untuk memncari ilmu.

        seolah-olah rasulullah bersabda pada kita dengan susunan kata yang lain pada`kalimat dengan makna yang sama sebagaimana berikut ini. “Ilmu itu wajib dicari, ‘walaupun’ sukar, ataupun sedikit. seperti misalnya di china yang ilmu sukar dicari atau sedikit saja ilmu dapat dijumpai disana. Tapi ilmu tetap wajib dicari.

        Kalau kita melihat sejarah china dimasa lampau saya rasa justru menampakkan hal yang sebaliknya dari tanda2 keilmuan. Atau dapat dikatakan bahkan barbar. apabila ada`permusuhan antar suku, pemberontakan pada`kaisar, pengkhianatan pada perguruan , sering sekali semua keluarga pemberontak, pengkhianat atau musuh ikut dimusnahkan, tanpa peduli mereka bersalah atau tidak, yg dikhawatirkan mereka akan mendendam.

        Nanti di zaman zuhurnya Imam Zaman dalam buku prof Ali Qurani disebutkan bahwa Imam Zaman akan mengalahkan china. Ini juga menunjukkan bahwa org2 china ini tidak bisa melihat hujjah yg bahkan secara fisik nyata. Imam juga mengatakan ‘china’ yg mengacu pd wilayah, suku, negara dan bangsa. jadi saya rasa china ini mirip sekali dengan yahudi dan zionisnya. hanya saja mereka terkonsolidasi pada kuantitas `sementara yahudi adalah kualitas dalam pergerakannya.

      3. Mas Prabu….agak rasis, jangan lupa, sebelum para imigran datang dan berbaur dengan masyarakat kita, Mbah..mbah nenek moyang kita juga hobi perang antar sesama……….peradaban mana yang kau anggap bagus dan…tanpa perang…

  6. siapapun dia, yang pasti adalah umat ciptaan Allah SWT. oleh sebab itu marilah kita saling menghormati, saling mengasihi dan saling bantu dalam hidup ini. masalah keimanan adalah tanggung jawab masing2 dan tak perlu memaksakan kehendak pd orang lain. kita yakin tp belum tentu org lain kan?

    1. Manusia ciptakan melalui bibit, bebet, bobot, Kodrat dan iradat, Allah menempatkan ruh pada setiap manusia dengan kodrat dan iratnya, karena awal mmanusi diciptakan adalah ramahn dan rahim, istilah ilmuiahnya 3000.0000. sel telur hanya menghasilkan 1 manusia, {ini kata amrik} dan dari hasil tadi diujilah orok tadi dengan “perintah dan larangan” “benar atau salah” jadi memang ciptaan allah namun ada kodar dan iradat didalamnya. semua ciptaan Allah termasuk sapi, monyet, kucing, bakteri, namun apakah kita hanya terhenti disitu di dimintai pertanggunjawaban, “Bahkan Manusia itu akan menjadi saksi atas dirinya sendiri” , Jangan engkau mengira apa yang diberikan allah kepadamu sama dengan apa yang diberikan allah kepada orang lain, contohnya kaya miskin, cacat-sempurna, tinggi-pendek, karena sesungguhnya kamilah yang sepandai-pandainya membentuk. inilah sedikit kejadian manusia, manusia tidak sama dengan keledai, tapi manusia diberi akal untuk berpikir, mengkakulasi, mengihutng.

      1. Intinya dari kehidupan dan kematian adalah disuruh menjari jalan pulkang yang lurus, “karena sesungguhnya kepadakukalah kembalimu yang baik” jangan kita berpikir bahwa semua ciptaan manusia langsung hamtam kromo, karena disana ada PETUNJUK DAN LARANGAN, “karena yang demikian ini tidak bisa hikmah dan pelajaran bagi tyang tidak punya akal dan mata hati”

      2. Asalam’mu allaikum wr.wb.,bersabarlah sahabat-ku dalam ini semua…karna saya merasakan ke lembutan anda!,dan saya yakin anda juga termasuk Orang yg sangat mencintai NABI dan keturunan-nya…,saya merasa anda bersedih dengan pengakuan bibir,tapi saya melihat anda ingin MELIHAT pengakuan dari AHLAK NABI yang sangat penting di TAMPAKAN…,KARNA saking MULIA-NYA AHLAK/PERBUATAN NABI KITA NABI MUHAMAD SAW…maka menjadi rahmat untuk alam semesta beserta isin-nya…,ALIF,BA,TA,SA…Dst itu kalam ILLAHI…,jadi ALIF BAIK,BA BAIK,TA BAIK SAMPAI YA JUGA BAIK…KARNA ITU SEMUA MILIK ALLAH…,Yang bermasalah hanya manusia-nya…karna ilmu manusia hanya sebutir pasir di lautan,di bandingkan ilmu ALLAH SWT…lebih baik buka sejarah dari pada AHLAK NABI MUHAMAD SAW dan menjadi kompas perenungan dalam berfikir dan bertindak…SAHABAT-KU…teruskan apa yg menjadi kebaikan ALLAH SWT DAN NABI KITA MUHAMAD SAW!,para HABIB DIMANA PUN HABIB Berada SEMOGA ALLAH SWT menguatkan dalam kesabaran untuk melanjutkan Tongkat estafet perjuangan NYA RASUL’LUWLLAH NABI BESAR SAYIDDINA MUHAMAD SAW…,
        hati-hati yang di bicarakan seperti baik!,tapi waspada terhadap,nafsu,amarah,benci,sakit hati dlsb-nya,iblis dan syetan yang pangkat-nya pilihan juga yang masuk ke HATI KITA…WA’ALLAIKUM SALLAM WR.WB…

  7. Maaf,keturunan atau bukan tidak menjamin seseorang itu pantas dimuliakan atau pantas dihinakan,
    Walau dia seseorang keturunan seorang budak,jika dia berakhlak mulia maka dia pantas tuk dimuliakan.
    Tetapi jika seseorang ber”AKHLAK” layaknya musuh2 ALLAH,maka sungguh pantas dia tuk dihinakan baik Dunia maupun Akhirat,walaupun dia adalah keturunan langsung dari Rasulallah S.a.w.
    Ingatlah paman Nabi Abu Lahab.

      1. Ayu saudara dan sahabat-ku jangan mau terpancing hati kita untuk berdebat!karna bukan kebaikan yg kita dapat..,malah laknat ALLAH YANG di turunkan…Sahabat-ku semua-NYA orang-orang yg luar biasa…,TAPI syetan slalu mengadukan antara sahabat-ku…AYU kita SHOLAT,BACA QURAN ATAU ZIKIR…Dari pada kita saling meng’inginkan pembenaran dari orang lain,lebih baik kita belajar berdamai dengan diri kita sendiri…,JANGAN DEKATI API KALAU AKHIR-NYA kita harus terbakar sia-sia…,lebih baik syukuri umur dari ALLAH SWT untuk mengisi seluruh gerak tubuh menjadi AHLAQ…,karna alam semesta dan mahluk menanti UKIRAN GERAKI orang-orang berilmu untuk menjadikan BENTUK SEJATI DARI HASIL GERAK SEJATI…,Trimakasih semua rekan dan sahabat-ku,maafkan segala tutur tulisan ini bila sampai melukai hati siapa saja…bukakan lah pintu maaf dari saya yang masih perlu banyak belajar..,wa’alaikum sallam wr.wb.

    1. Pada intinya kenalilah diri maka akan kenal tuhammu, karena sesungguhnya llah maha rahman dan rahiem

    2. askum sebelumnyaa…..yuup q stuju banget dg pa yg km katakan yg awalan…..
      bahwa orng yg paling mulia disisih allh adlh mereka yg paling bertakwa….”inna ikromakum indaallahi atqokum”…..
      n taqwa @ kullu man kanaa i’tiqoduhu showaban wa amalihu ghoiro ma’siyatin”

      pi kalian jg harus ingat pemberita’n nashab gusdur,itu bukan menunjukan byr kelihatan hebat or gmn…..itu di makzd kn byr orng melihat gus dur td sebelah mata…dan asal kalian tau bahwa yg menuturkn nashab lku wong kang alim,…maulana habib lutvi,beliau adlh seorng wali yullaahn belia jg sering di juluki qoif(yg bisa membetak nashab),memang si….kalau qt meliahat na dg kaca mata ilmiah,nee nd’ masuk akal…..krn td memenuhi syarat metode ilmiah….pi kalau qt melihat na dg kacamata hati n keyakinan insy’ qt bisa menerimanya….krn yg merumuskan nasabnya adlah orng yg aliiim…..

      q bilang seperti itu karena maulana habib lutvi adalah termasuk paku bumi di kota saya,pekalongan……

  8. BERSATULAH UMAT ISLAM….kita sesama muslim jangan mau di aduh..domba..kita harus bersatu jgan karena nafsu duniawi kita kita gadaikan islamkita…INGAT..banyak yang ingin hancurkan islam..dari dalam islam sendiri ..contohnya kita di adu domba sesama muslim .klau dia mau musuhi islam secara terbuka mana mungkin (gak berani donk)karena islam kuat ..dengan segala cara kita ingin di hancurkan…saya sarankan supaya para habib para ulama..klau ada masalah kok gak duduk bersama kita selesaikan masalah dengan damai..islam itu agama cinta damai..nabi muhammad aja gak suka kekerasan….bahkan nabi muhamad itu pema,af……kenapa para ulama kita kok gak niru nabi muhamad swt …kenapa semua kok terbawah nafsu duniawi…….alloh huakbar…..

    1. mas, para ulama itu pewaris para nabi! Mereka (para ulama) adalah orang pertama yang menyuruh kaum muslimin bersatu. Tapi persatuan yang diserukan adalah persatuan diatas al-quran dan sunnah nabi, buka SEMBARANG PERSATUAN.

      Persatuan di atas al-Qur’an dan Sunnah Nabi? Ataukah persatuan di atas al-Qur’an dan Ahlulbait Nabi? Coba buka kita shahih anda baru membuat kesimpulan … :)

      Mereka tentu menolak persatuan antara ISLAM dengan SYIAH, AHMADIAH, atau PAHAM LIBERALISME atau dengan sekte-sekte yang sudah keluar dari aqidah ISLAM.

      Siapa “mereka” yang anda maksud? Dan apa landasan yang menjustifikasikan bahwa anda/mereka ini bisa menyatakan kalau sekte A sdh keluar dari Islam dan sekte B adalah Islam? Harus kembali ke prinsip pertama sebelum ini kan .. yaitu: apakah al-Qur’an dan Sunnah Nabi? Ataukah al-Qur’an dan Ahlulbait Nabi? Coba buka kita shahih anda lagi dan baru membuat kesimpulan … :)

      Jangan bersatu dengan semangat mas, tapi bersatu karena ILMU.

      Asas dan prinsip persatuan memang pasti berdasarkan ilmu, tapi proses pengimplementasian persatuan harus dengan semangat. Tapi masih ada pertanyaannya mas, ilmu yang berlandaskan prinsip yang mana? Dan sekali lagi itu kembali kepada apa yang Nabi saw pesankan kepada kita semua. Betulkan?! Lagi-lagi ini kembali kepada prinsip pertama yang dipertanyakan sebelum ini, yaitu: apakah al-Qur’an dan Sunnah Nabi? Ataukah al-Qur’an dan Ahlulbait Nabi? Coba buka kita shahih anda sekali lagi dan baru membuat kesimpulan … :)

      1. Bukankah Al-Quran & ahlulbayt lalu dibandingkan dgn Al-Quran & Sunnah itu sebenarnya hakikatnya sama saja … , karena para pemegang sunnah (yang asli) itu sebenarnya ahlulbayt …. jadi dpt disimpulkan jika mengikuti ahlulbayt secara otomatis mengikuti sunnah Rasul & Al-Quran itu sendiri , krn ahlulbayt takkan pernah terpisahkan dgn Al-Quran & Sunnah Rasul (yg asli) itu sendiri ….

    2. anda bilang suruh duduk bareng, harus niru rosulullah yang pema’af, tapi anda sendiri menghujat mereka dengan menyebut mereka terbawa hawa nafsu duniawi, apakah itu bukan bukti kalau anda sendiri sedang di kuasai hawa nafsu anda, hati2 mas…. ketika anda sedang menuduh orang lain telah di kuasai hawa naf su, bagaimana dengan anda??????????????????????????????

  9. semua manusia di dunia ini adalah keturunan Adam AS dan Siti Hawa. Itu yang pasti.

    kalau GusDur memang keturunan Rasulullah SAW, bukan berarti omongan beliau selalu jadi jaminan umat Islam khan?

    Jujur saja, saya suka sekali dengan pemikiran GusDur, tapi kalo soal yang satu ini…weleh…seharusnya GusDur sebagai seorang kyai (berarti agamanya Islam) selayaknya selalu berjihad untuk menjaga kemurnian Islam. Walaupun Allah SWT berjanji akan selalu menjaga keutuhan dan kemurnian Islam hingga kiamat, namun tidak ada salahnya apabila kita (sebagai manusia) juga berjuang menjaga keutuhan Islam.

    Kasus Ahmadiyya memang diizinkan Allah SWT supaya kita menjadi lebih kuat dan bertaqwa. Amien.

      1. ya allh mb’ …..njenengan niku yo mb’ mboten usah matur kados niku tooo….memang beliau buta….
        pi pakah njenengan ngertos kalau gusdur niku melihat dg mata hati nyaaa….biza saja…..
        anda jg tau kn ketajamn mata itu ada batasan nya,pi kalau hatiii….nd’ akan penah ada batasannyaa….kalau sudah di buka “satirulqolbi”

        sebelum berkomentar….cobalah kalian pelajari tingkah laku,prkataan,beliua….pakah kalian bisa mencernanya mentah”….nd’ bisakn….
        semua perkataan gusdur itu sulut di tebak…kalau tq belum tingkatannya…..q yakin beliau adalah seorng wali….n banyak buku2 yg menerangkan kebenaran perkatan gusdur d kemudian hari….

      2. Yaa Allah ampunilah yg brkomentar ini
        smoga Allah meluruskan pikiran’y

      3. “saya salut dengan kegigihan habib rizziq mempertahankan kemurnian islam, saya bangga dengan habib ssegaf dengan karunia yang Alloh berikan kepadanya kepada pemikiran yang cemerlang, dan saya terhibur dgn pemikiran gusdur yang selalu kontroversial bak wali nyleneh Abu Nawas,..” inilah Islam yang memiliki perbedaan pemikiran di dalam jiwa tiga tokoh penting ini.

        saya mau terfokus ma cemoohan org yang mengkritik perkataan gus dur, gusdur pernah bilang “Al-Qur’an itu porno”,… dan saya setuju memang isi al-qur’an banyak yang menerangkan dan mengkaji masalah ‘dalam’ lelaki maupun wanita, dari ‘anu’ sampai ‘anu’, karena Alloh benar-benar sayang kepada umat manusia (muslim khususnya), DIA memberi pelajaran kepada mereka begitu gamblang dan kompleks sampai kemasalah ‘kepornooan’. ini menunjukan al-quran begitu demokratis dan sayang kpd Umat muslimin dan muslimat. berarti memang benar al-qur’an itu porno. apakah artinya kata porno itu selalu dikatakan negatif???????. porno tidak selalu berkonotasi negatif,
        manusia tak akan “bergenerasi” kalo tak melakukan hal ‘porno’ tersebut. iya tho!

        yah maklumlah gusdur berkata porno

        saya yakin, dalam diri jiwa pencemooh Gus Dur masih ada titik hitam akan kebencian… istighfar bareng2 yuk!

        ingat! kewalian gusdur memang tersembunyi. JUTAAN UMAT MENZIARAHI MAKAMNYA YANG TAK PERNAH SEPI, ITU BUKTI BETAPA AGUNG JIWA KEWALIANNYA KEPADA UMATNYA.

        http://3.bp.blogspot.com/-ua2YFC-I7oA/T54k4hsit2I/AAAAAAAAB70/zv7FB-aILI4/s1600/gusdur9-82672_pemakaman_gus_dur_di_jombang.jpg

        ANDA BISA LIHAT GUSDUR TETAP LEGOWO DAN MENGANGGAP SAHABAT KEPADA ORANG YANG MEMUSUHINYA, TERMASUK PARA PENCEMOOH BELIAU
        http://3.bp.blogspot.com/_Lvmbb096wiA/Szt9GQfMtII/AAAAAAAABgI/09IIgu69YkQ/s400/Kumpulan+gambar+pemakaman+Gusdur+koleksi+foto+Gus+Dur+Abdurrahman+Wahid.JPG

  10. denjaka benar, apalagi di keraton yogya tersimpan naskah keturunan HB I – X, kalo gitu kesadaran untuk menciptakan perdamaian bisa dimulai dari sini nih, member of big family..:)

  11. kalo saya setuju banget dengan pendapat anton speedy… keturunan dari siapapun dia bukan merupakan jaminan dia itu adalah seorang yang di jamin masuk syurga oleh Allah Swt. liat dulu donk amal dan tingkah lakunya… pantas gak kalo di tinjau dari sisi agama dan moral… marilah sekarang kita sama2 membuka mata dan hati kita…

  12. Biasanya sih kalau benar turunan Habib (turunan Nabi), langsung ditulis gelarnya dan dipanggil Habib misalnya Habib Abdurrahman, dsb. Ini kan tidak.

    Mana ada Habib (maaf) pesek seperti Gus Dur. Gus Dur itu asli made in Indonesia…:)

  13. lha jaka tingkir kok anaknya sunan giri? selama ini secara umum jaka tingkir dikenal sebagai anak dari kebo kenanga, kebo kenaga anak brawijaya IV raja majapahit

  14. HUEHEHE…KALO ANE SIH LEBIH PERCAYA GUS DUR anaknye MAO TSE TUNG…. Haiya…CIncai LAH..
    :) :) :)

      1. loe, kenapa nggak tanya langsung juga kesaya,
        saya pun bisa ngaku, kalau saya turunan nabi adam,..
        ada-ada aja, orang-orangan ini

    1. kalau gus dur bukan dzurriyah nabi atau bukan pengaruh ke panjenengan apa tidak. Allah lebih kuasa dari seorang habib. banyak orang dari keturunan biasa dan diangkat menjadadi kekasihnya dan juga menurunkan orang besar. sholawat hanya untuk rosulullah yang Ma’sum. selain beliau memiliki dosa sama seperti kita, meski dzurriyah nabi. wallahu a’lam

    2. @adi isa
      turunan nabi nggak ada yang hidup sejak cucu beliau mati
      ketahuan neh anak gak pernah belajar sejarah
      dipembantaian karbala yang tersisa dari anak sayyidina Husein bin Ali adalah Sayyidina Ali Zaenal Abidin
      Belajar dulu baru ngomong…

      Maaf terpaksa admin turun tangan nih, karena anda yang keliru mas. Keturunan Nabi saw itu ada… baik dari jalur Imam Hasan as maupun Imam Husein as .. jadi sebaiknya anda yang belajar dulu mas … :)

      1. Sabaaaaaaar…………………

        Habib Riziq dan Gus Dur sama-sama Ulama ummat Islam. Klo di antara beliau ada konflik, biarkan urusan mereka berdua, kita ga berhak mendiskreditkan mereka berdua, apalagi pake ngafir-ngafirin segala. Emang siapa sih kita?. Islam butuh orang spt Habib Riziq, Islam pun butuh orang spt Gus Dur. Banyak sdh kebaikkan yg dilakukan keduanya, artinya: HORMATI KEDUANYA………..!!!.

  15. Thanks untuk ustadz webmaster atas message ini.

    Kesayyidan Gud Dur sudah saya dengar bertahun lalu. Ada sebuah buku kecil ttg walisanga yang saya baca, menyatakan bahwa nasab KH Hasyim Asy’ari nyambung ke Rasul SAW dan menurut buku itu sudah dikonfirm oleh Rabithah Alawiyyin. Tapi belum pernah saya dengar GD mengklaim kesayyidannya. Nah, kalau sekarang Habib Lutfi memperkuat kesayyidan GD, maka kita harus memperlakukan GD sebagai sayyid. Sesuai titah Imam Ali Ridha AS, kita harus memuliakan para saadah, bahkan yang fasik sekalipun.

    Anyway, bahwa Jaka Tingkir ternyata anak Sunan Giri memang mungkin2 aja, walaupun ini adalah berita baru buat kebanyakan kita. Satu hal lagi, populasi kaum saadah memang agaknya lebih banyak dari yang tercatat. Imam Mahdi AS, misalnya, bukankah tidak menutup kemungkinan bahwa beliau juga mempunyai anak keturunan yang hidup di tengah2 kita saat ini? Wallahu a’lam.

    Salam

    1. Nah pelu di ingati, kalo Imam Mahdi tu kan sudah di jelaskan tanda-tandanya, antara lain namanya Muhammad ayahnya Abdullah, lahir antara Mekkah dan Madinah…dll.

      Jd Imam Mahdi bukan sebarangan sayyid.

      Allahu a’lam

    2. goblok banget sih, memuliakan yang fasik sekalipun, ya Allah ampunilah orang orang bodoh di muka bumi…

      1. orang yang paling bodoh ialah orang yang tidak sadar bahwa dirinya bodoh, apalagi mengatakan oranglain bodoh. ni kelihatan ga pernah baca ni…. baca dong mazzzz

  16. Nasab itu atas dasar apa??.. apakah penelitian ilmiah secara DNA, atau sekedar sensasi dan rekayasa semata??..

    1. Lucu…Gus Dur dinyatakan memiliki nasab dari rasulullah kok banyak orang yang sepertinya ngiri. Malah kemudian ada juga yang menghujat dan melecehkannya segala. Anehnya itu orang pada ngaku paling Islam, tapi hatinya penuh dengki. Saya kira, Gus itu habaib atau bukan, gak penting. Tapi yang jelas Gus Dur telah banyak berbuat untuk umat dan Indonesia. Sedangkan orang-orang yang selama ini menghujatnya tidak pernah berbuat apa pun untuk bangsa dan negara, selain cuma koar-koar demi kepentingan ekonomi dan golongan mereka sendiri.

  17. banyak org yg merasa “modern” dewasa ini sudah meninggalkan hal2 yg “dianggap tidak masuk akal”..padahal mrk lupa bahwa akal berkemampuan sangat terbatas…Barangkali setelah matakepala dan mata-bathinnya bisa dua-duanya melihat..baru mereka percaya… Pdahal utk mata-bathin bisa melihat,seseorang harus sdh dibuka “hijab”nya (yg utk itu dosa2nya sdh bnyk diampuni dan hatinya bersih dr nafsu duniawi..mustahil dicapai oleh org yg “tdk mendekat” kpd Robbul Izzah..),shg hal2 ghoib bukan lagi menjadi hal yg tdk masuk akal (ingat QS Al-Baqoroh 2-5).. Seorang Alim Alaamah shochibbul ijazah wal karomah sekelas Habib Luthfi, yg sdh terkenal sbg AHLI NASHOB tentu sdh berkomunikasi dg shochibul maqom yg bersangkutan… Tanyakan kpd Ulama2 Salaf yg sepuh, jgn-kan Habib Luthfi, murid2nya yg senior saja kelasnya sdh Masya Alloh…dan Gus Dur adalah trmsuk salah seorg murid Beliau… Kalau Habib Luthfi ngawur, mana mungkin Beliau terpilih selama 10th mjd RO’IS AAM di Jam’iyyah Ahlith-Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah dan jga sdh 1 periode ini merangkap sbg Ro’is Aam di JATMI (Jamiyyah Ahlith-Thoriqoh Indonesia), yg dua-dua nya mewadahi Ulama2 Ahlith-Thoriqoh… Jdi mohon maaf, bagi yg belum ber-bai’at thoriqoh,anda perlu simak lagi di kitab2 syari’ah…bahwa thoriqoh adalah WAJIB CHUKUMNYA bagi seorang MUKALLAF…dan JGN HARAP MENDAPAT MUTIARA,KALAU ANDA TDK MENYELAM KE DLM LAUT DAN HANYA BERMAIN DI PINGGIR PANTAI…(syariat=main di pantai, thoriqoh=berenang ke tengah laut, chaqiqoh=menyelam ke dlm laut, ma’rifatulloh=mendapat mutiara di dasar laut..). Selamat Konsultasi dg Ulama’ Salaf yg Sepuh…!

    Wah, saya gak ikutan kalau soal thariqah anda, tapi yang pasti akal manusia tidak terbatas Mas, karena Al-Qur’an tidak pernah menatakan akal manusia itu terbatas. Al-Qur’an cuma bilang ilmu manusia lah yang terbatas, bukan akalnya …
    Untuk saya pribadi, hanya ada panduan setelah Rasul saw, yaitu Al-Qur’an dan Ahlulbait as, selain mereka bisa salah dan bisa benar … Jadi, thariqah saya hanya mengikuti dua hal yang “fa in tamasaktum bihima, lan tadhillu ba’di abadan” kata Beliau Saw … NO MORE, NO LESS…

    Salam damai bersama Kristus :)

    1. ana stju dgn jay masalah nasa lebih baik qt serahkan pd ahlinya……………………….
      mdh2n mslh ini cpt sls…………..

  18. to mas sontoloyo, tapi ada yang bilang P Brawijaya V itu keturunannya imam Baqir, ia juga dijuluki Syekh Baqir, itu benar gak mas menurut anda?
    Saya menemukan buku kuno, gubahan Brawijaya I, bahasa Kediri yang jelas2 memperlihatkan bahwa Kediri awalnya beragama Zoroaster (jadi bukan Hindu seperti yang umum pahami)
    Zoroaster yang masih murni dari nabi Ibrahim, jadi beda dengan Zoroasternya Sasanid. Islam sebelum islam
    So hal itu menyebabkan p jawa dan nusantara ini menerima islam dg damai. Secara geografis hal ini termasuk fenomena langka mengingat Burma, Thailand, Sri Lanka tidak mempan dengan dakwah, padahal secara geografis lebih dekat dg timteng.

  19. @adi isa

    Jangan sembarangam gitu ngomongnya mas. Baca dl sejarah yg benar. Silsilah keuturunan Rasul terang benderang dan diakui oleh mayoritas ulama. Kalau tdk mau baca sejarah baca saja hadits ttg keturunan Rasullah.

    @all

    Ttg Gus Dur adalah keturunan Rasulullah sdh lama diketahui.
    Knp tdk berbekas? Di wajah dan nama/gelar? Krn gelar (habib/sayyid/syarif dll) hanya dipertahankan oleh gelombang terakhir (thn 1800-an)dr mrk yg hjirah dr hadramaut. Sedang gelombang2 awal mrk totally melebur dg masyarakat. Dan krn pengetahuan mrk yg telah jauh lbh maju dr masyarakat Indonesia umumnya saat itu mk mrk mendapat kehormatan dr para raja utk bersanding/menikah dg anak2 raja ataupun menjadi penasihat para Raja. Shg hampir keseluruhan kesultanan adalah dr keturunan Rasulullah (ini jg menjadi salah satu kemuliaan Rasulullah dan keturunannya yg Allah berikan, sbgm kemuliaan yg diberikan kpd Nabi Ibrahim dan keturunannya.

    1. saya punya guru juga dengan pengetahuan yang tinggi, so..tidak ada tuh turunan nabi yang hidup,…
      Allah punya kehendak,..biar kalian tidak digelincirkan oleh syetan, kemusyikan…oke.

      renungkanlah..

      1. *****…..habib tu kturunan nabi,tapi itulah kehebatan gusdur,kturunan habibnya di tutup2in……..

      2. mungkin yang ga ada keturunan dari garis patrilineal nya mas, kalo dari keturunan Fatimah ada, ya si Habib habib itu, Allah memang memutus keturunan Rasulullah dari garis patrilineal, karena liat aja keturunan dari Fatimah aja udah pada sok bikin golongan sendiri, apalagi kalo keturunan Hasan dan Husein.

      3. *Ralat bukan keturunan Hasan dan Husein, maksudnya keturunan langsung garis patrilineal (laki2)

      4. maaf ya mas guru sampean mungkin guru matamatika jadi ya g tau apa itu sejarah islam….hahahahahahaha

  20. Salom ‘alaika
    Shalli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad, kalo emang Gusdur itu Habib alias Sayid tapi kenapa beliau tidak mengikuti datuk beliau yang Mulia nan Suci Imam Ja’far,as Imam Baqir as, Imam Ali Zinal Abidin as, dan Imam Hussein as? Gitu aja koq repot…???????????? Dan yang paling aneh beliau dan yang pengikutnya tega-teganya tidak merasa apa-apa alais biasa aja tuh atas pembantaian datuk beliau yang Suci di Karbala.

  21. itulah bedanya orang yg belajar dari sejarah (yg “katanya…”) dgn orang yang mendapat data secara “kasyaf”…(krn hijabnya sudah dibuka oleh ALLOH ROBBUL ‘IZZAH..)

    Mas, mukasyafah itu adalah perkara supra-rasional dan sangat sejalan dengan nalar sehat. Artinya, kasyaf itu bersumber dari akal yang tercerahi dengan cahaya Ilahi, sehingga sama sekali bukan perkara irasional alias dzan atau prasangka. Hal ini seperti yang Nabi saw katakan sendiri di dalam sebuah hadis masyhur bahwa “ad-dinul aql…”.

    Ibaratnya adalah : Bagi orang lulusan SMK (jaman saya lulus SMA th 70an dulu),lulus trus kerja dpat duit bnyk DIANGGAP SUDAH TOP..shg mrk melecehkan yg kuliah S1 apalagi yg S3…udah susah,msh harus kehilangan energi,dsb…itupun belum tentu LULUS… Lha skrg,bisa kita lihat,org yg msh di maqom SMK itu kok bisa-bisanya menilai org yg sdh jauh di atasnya…hahaha…tahu sdri jawabannya…jelas gak kelas…(ingat : di atas gunung msh ada gunung dan di atas langit masih ada langit…)

    Wah, saya gak tahu kalau soal membanding-bandingkan di antara manusia, karena yang pertama kali membanding-bandingkan itu kini sudah menjadi musuh besar manusia … :lol:

    Kebenaran dan kebatilan pasti bisa dinalar dengan akal, karena tanpa akal, manusia tidak bisa mengetahui mana perkara benar dan mana yang salah. Jadi, bukan berarti kalau sesorang itu lebih tua berarti dia lebih benar, atau kalau lebih muda berarti lebih benar dan demikian pula sebaliknya. Bukan pula berarti kalau bertitel dia lebih benar dan lainnya salah. Orang yang bertitel mungkin lebih pintar dalam suatu bidang ilmu pengetahuan, karena faktanya dia memang mendalami hal tersebut. Namun, ada pula pembelajaran berdasarkan pengalaman, dan inipun memiliki nilai dan bobot ilmiahnya. Akan tetapi, belum berarti benar di dalam memahami segala perkara di kehidupan pula.

    Meskipun demikian, kebenaran itu pasti bisa di analisa dan ditemukan. Sebab jika tidak demikian, maka mustahil Allah Swt memberikan taklif kepada hamba-Nya, bila hamba-Nya itu sendiri, sedininya sudah tak mungkin mampu menemukan atau memahami kebenaran.

    Intinya, faktor usia tak pernah menentukan apakah seseorang itu lebih baik atau lebih benar. :lol:

    Bagi yg suka menilai “ngawur” dan “sembarangan” kpd orang yg jauh lebih tua..mbok belajar adab yg bener…

    Menilai apakah seseorang itu “ngawur” dan “sembarangan” pada tingkat nalarnya adalah satu hal, dan menilai apakah seseorang itu “ngawur” dan “sembarangan” pada tingkat akhlaknya adalah satu hal. Semakin tahu belum tentu semakin berakhlak, sebagaimana belum tentu orang semakin tua atau muda dari segi usianya adalah berakhlak ataupu tidak berakhlak.

    Ada akal teoritis (aql nazari) dan akal praktis (aql ‘amali). Yang pertama dikembangkan melalui pembelajaran ilmu yakni secara potensial, dan satunya lagi berdasarkan pelatihan spiritual, yakni mengaktualisasikan ilmu-ilmunya, baik dia masih muda maupun sudah tua. Jadi, menghormati seseorang yang lebih tua adalah satu perkara, dan menganalisa suatu pola berpikir adalah hal lain.

    Kalau mau selamat yaa kita yg tua cuma mau ngingetin agar mendekatlah kpd Ulama Salafush-sholichiin…

    Untuk menghormati yang lebih tua, maka jawaban ini sudah tersirat di atas … :lol:

    jgn apa2 ditafsirkan dg akalnya sendiri…

    Yang dilarang itu bukan dengan akal (‘aql) Mas, tetapi menafsirkan Al-Qur’an dengan persepsi (ra’yu). Manusia pasti menalar dengan akal, karena akal adalah karunia tertingi yang Allah berikan kepada Bani Adam.

    (sbg contoh, ingat : Menafsirkan Qur’an ada Pedomannya,tdk bisa ditafsirkan dg Akal semata, minimal ada 11 cabang ilmu yg digunakan utk dasar penafsiran a.l. Nahwu, Shorof, Mantiq, dll.,spt yg diajarkan Syech Abdul Qodir Al-Jeilani…

    Untuk itu Mas, ada ‘aql dan ada ra’yu. Mempelajari ilmu-ilmu yang anda sebutkan itu hanya bisa dilakukan dengan menggunakan akal yang sedininya memang menjadi sumber kesadaran/kewarasan berpikir manusia. Tanpa akal, seseorang tidak memiliki beban taklif apapun. Dalam konteks menafsirkan Al-Qur’an, orang yang punya akal sehat, pasti tak mungkin sembarangan menafsirkan Al-Qur’an sebelum dia mempelajari sederetan ilmu yang memang diperlukan untuk menalar Al-Qur’an. Jadi, yang dilarang Nabi saw adalah menafsirkan Al-Qur’an menurut pendapat pribadi, dan bukan melalui proses yang rasional.

    dan juga chaditsnya jelas bahwa bila seseorg tafsirkan Qur’an dg akalnya sdri,siap2lah ngicipi panasnya jahanam…na’udzu Billaah…).

    Maaf, bukan ‘aql Mas, tapi ra’yu… ;)

    Untuk itu adik2 dan saudara2-ku,jangan percaya dg kata2 saya sebelum anda semua konsultasikan dg Ulama2 Salaf,lebih2 yg ‘Alaamah..,

    Kealiman dan kearifan seorang mukmin dinilai berdasarkan karya nyatanya bagi kemanusiaan.

    atau bila perlu dg Seorang Mursyid yg Mutassil…

    Ini benar, tapi sayangnya kenapa masih banyak saja orang yang meremehkan keilmuan dan akhlak Imam Ali bin Abi Thalib as, padahal dia sebaik-baik manusia setelah Rasul saw yang paling layak diikuti … Tapi mana faktanya?! Mungkinkah karena faktor senioritas yang akhirnya telah mengalahkan akal sehat mereka… ?
    Alasannya, siapakah mursyid yang lebih muttasil kepada Rasulullah saw selain Imam Ali as…?
    Tanya kenapa?! :lol:
    Wallahu’alam bis shawab

    jgn konsultasi dg ustadz2 kemarin sore yang baru hafal 100-200 ayat Qur’an dan Chadits sudah jualan kemana-mana hanya memburu Fulus dan Ketenaran…

    Heemm … persepsi pribadi anda yang negatif sangat kuat dalam hal ini… tapi silahkan saja, karena nilai kebenaran frase itu pun bukan hal yang niscaya… :mrgreen:

    coba anda simak, Ulama2 Salaf justru malu kpd Alloh kalau dia mjd “terkenal”…Wallohu a’lam bish-showab..

    Terkenal bagaimana Mas?! Pernyataan anda tidak lengkap, sehingga menyisakan ruang penafsiran yang ambigu. Jawaban saya: Wallohu a’lam bish-showab :lol:

    Kalau anda nggugu karepe dhewe, yoo monggo..nafsi-nafsi…. Biar bagaimanapun perbedaan diantara kita semua,

    Heem.. ini juga kuat dengan nuansa persepsi pribadi, karena membahas perbedaan di antara manusia bukan berarti pasti bermusuhan Mas… Walaupun demikian, kalimat “nafsi-nafsi” itu, menurut saya, :) lebih bernuansa westernize…

    TIDAK PANTAS DAN PERLU UNTUK UMAT ISLAM INDONESIA ITU PECAH DAN SALING GONTOK2AN…

    Imam Ali as berkata bahwa manusia selalu takut dengan apa yang tidak diketahuinya. Untuk itu, mengkaji dan mempelajari sesuatu bisa semakin menipiskan jurang permusuhan dan bisa berakibat kurangnya gontok-gontokkan di antara sesama kaum muslim…Perpecahan yang terjadi di antara kaum Muslim disebabkan mereka termakan fitnah (informasi musuh) karena mereka tidak saling tahu dan kenal, dan juga seiring membudayanya pola “nafsi-nafsi” di antara sesama Muslim … :)

    BERSATULAH…! JGN MUDAH DIPECAH-BELAH PARA PENYUSUP YG DIDANAI PIHAK2 MUSUH DGN GERAKAN SPY-nya… WASPADALAH…!

    Setuju Mas, insyaAllah di antara kita bisa muncul saling pengertian dan juga bagi komentator yang ingin menuliskan pandangan2 mereka itu di blog ini…

  22. Sedikit bahan renungan…! Kalau kita hanya belajar dr sejarah yg ditulis…(krn latar blkg kepentingan “politik” dll), pernahkah terpikir bahwa Panembahan Senopati sesungguhnya adalh Putra Sulthon Hadiwidjaja (ini “versi sepuh”,bisa anda lacak di pejabat2 pustaka kraton Ngayogyakarto di kotagede,dulu saya pernah konsult dg beliau2 waktu saya msh kuliah di ugm akhir th 70an),padhal di sejarah sekolah tdk spt itu…? Spt kata mas Sontoloyo,ada satu versi kalau Jaka Tingkir/Sulthon Hadiwidjaja adlh Putra Kebo Kenanga…(itulah sejarah…!) Pernahkah juga anda mengira, siapa sebenarnya Ayah Bung Karno..? Scr resmi adalh R.Sukemi..,tp Dokumen2 Intelijen berkata (dan ini diakui oleh Para Tokoh2 Pelaku Sejarah) bahwa Beliau konon adalah Putra Sinuwun PB X..tdk etis kalau ditulis di sini…krn merpk.wilayah “khusus”…Apakah anda pernah mengira,bahwa ada hubungan antara Bill Clinton, Angela Merkel dan beberapa Tokoh DUNIA lainnya ini dg Bapak Besar…? Tentu saja dokumen ini tdk utk konsumsi umum… Lha,padahal itu baru sejarah (yg “katanya”…). jadi LEBIH VALID MANA,antara yg “katanya” dg kalau kita ketemu dan BICARA LANGSUNG DG SHOCHIBUL HIKAYAH…(INGAT: bagi seseorg yg dicintai ALLOH, kalau sdh “dibuka hijabnya”…TDK ADA YG TDK MUNGKIN…). Bagi yang suka bilang BULSHIT,NDOBOS,OMONG KOSONG dll…ini ibaratnya adalah seorang lulusan SD yg mengumpat anak mhs.S1 FKU,wkt dibilang bahwa “untuk mjd dokter,dia harus bedah mayat terlebih dahulu…” Lha wonk dia gak ngalami sdri,tp SDH OMONG BESAR…makanya belajar dulu 10-20 th atau menunggu dibuka limpahan rohmah agar bisa mencapai MAQOM tsb dg CEPAT melalui CRASH-PROGRAM..baru boleh komentar…. SUBCHANALLOH…

    Bagi pihak yang berkepentingan dan barangkali ada melihat urgensinya perkara ini, silahkan memberikan tanggapan…

  23. hehehe…SUBCHANALLOH…saya sengaja membuat tanggapan yg “panjang dg kalimat bias” ternyata Anda pemilik blog kepancing…

    He he he … bisa aje ngelesnya .. :lol: baiklah … kira-kira ekspresi saya jadi begini Mas … “MasyaAllah … ternyata saya kepancing dengan kelihaian bersilat lidah Mas Jay … cieeee … enk ink enk … :mrgreen: Heem … tapi kenapa kelihatannya anda yaa yang ingin sekali menanggapi pernyataan-pernyataan saya, meskipun saya hanya berusaha ingin mengoreksi anda soal perbedaan antara akal dan persepsi pribadi yang anda anggap sebagai satu hal yang sama … Memangnya kalau kepancing terus kenapa Mas Jay? :lol: … kan asyik malah bisa silaturahmi di antara sesama Muslim. Tapi sekarang anda sudah paham kan bedanya antara akal dan ra’yu … hi hi hi … ;)

    memg,para Mursyid &Salafush-sholichin..sdh sering melarang umat,TDK ADA GUNANYA MUJADALAH DG “ILMU NJERO”..krn pengalaman spiritual itu bukan utk dilihat dg MATA-KEPALA tetapi dg MATA-BATIN..shg maaf mas,tanggapan2 Anda tsb memg tanggapan cerdas,tp hanya mengandalkan MATA-KEPALA…(COBA ANDA CERMATI INTI MAKSUD TANGGAPAN2 SAYA,yg tersirat dibalik yg tersurat…JGN SEPENGGAL2…). knp saya katakan dmk..?

    Perasaan saya cuma mengoreksi pemahaman anda yang keliru tentang perbedaan masalah akal (‘aql) dengan persepsi pribadi (ra’yu) yang anda anggap sebagai satu hal dey … :lol: kok “pencerahan” anda yang tersirat dan tersurat ini jadi agak melebar yaa …? :lol:

    Coba anda renungkan,lebih afdlol mana,anda mencium bau durian dan mendengar+melihat org lain makan durian lalu dia menceritakan nikmatnya dibandingkan anda sendiri yg mengalaminya…?

    Mas Jay, pengetahuan itu ada dua jenis … ada hudhuri ada hushuli … contoh yang anda berikan ini belum seberapa Mas, karena masih bersifat hushuli. Sebab disana masih pada batasan pengalaman antara subyek (si pencicip) yang ingin mengetahui rasanya durian dan obyek yang ingin diketahui (dicicipi) alias durian itu sendiri. Maksudnya disana masih ada keterpisahan antara si subyek dan obyek yang ingin diketahuinya …. jadi… masih belum heboh heboh amat Mas … bahkan hal itu sering kita alami di kehidupan ini. Alasannya, sebagai subyek yang masih memiliki keinginan untuk mencicipi rasanya buah durian, jelas masih belum sama dengan hakekat durian itu sendiri, sehingga apapun pengalaman yang saat itu dirasakan oleh pencicip (subyek) masih terhijab dengan persepsi pribadinya, yakni penilaian pribadi atau egonya terhadap rasa durian tersebut …

    Dalam hal ini, penilaan yang muncul pada pencicip (subyek) masih meniscayakan munculnya kekeliruan penilaian atas rasa durian yang hakiki … alasannya, sebagai pencicip (subyek), dia paling banter hanya mengalami rasa durian tersebut dan belum memahami hakekat durian secara utuh. Misalnya, dari mana durian itu sesungguhnya dan bagaimana cara menanam dan merawat durian. Bahkan sangat mungkin ketika itu saya bisa bilang kepada si pencicip (subyek) bahwa pohon tomat itu adalah pohon durian, maka sangat mungkin bahwa orang yang meskipun sudah mengalami rasanya buah durian itu akan tertipu dan percaya kepada pernyataan saya tersebut …

    Intinya, contoh pengalaman makan durian yang menurut anda sudah heboh ini :lol: … sebenarnya sangat jauh dari realitas ilmu hudhuri itu sendiri …

    kalau anda mengalami sdri pengalaman2 ghoib yg tdk dpt dilihat mata-kepala,mungkin dg kecerdasan akal Anda yg dmkian hebat,anda bisa menganalisa dg akal anda (BUKAN RO’YU lho..!)

    Cieee … sekarang anda kelihatannya sudah tahu perbedaan antara akal dan ra’yu yaa … alhamdulillah … ;)

    Mas, untuk mengimani yang ghaib itu, anda tidak perlu mesti melihat dulu, baik itu dengan mata kepala (koreksi sedikit: yang tepat itu adalah mata fisik) ataupun dengan mata batin, karena realitas metafisik (ghaib) itu adalah perkara yang sangat rasional.

    Mas, saya tidak perlu melihat (baik dengan mata fisik ataupun mata batin) untuk percaya bahwa Allah, malaikat, ruh, hari akhirat, hisab, surga, dan neraka itu ada … karena kalau kita gunakan karunia Allah yang mulia, yaitu akal, maka semuaya akan tampak jelas bagi mata fisik dan mata batin kita. Cukup gunakan akal Mas, percaya deh, semua realitas pun akan tampak sebagaimana adanya … he he he ;)

    Mas Jay, sebagaimana mata fisik itu terbatas dan bisa buta atau keliru dengan apa yang dilihatnya, maka demikian pula halnya dengan mata batin anda … Lagipula, mata batin itu adalah matanya amwat, karena sebagian besar manusia yang masih hidup di dunia ini, mata batinnya masih tertidur pulas, dan kalau sudah mati baru mata batinnya melihat …

    Namun sayangnya … mata batin amwat itu sendiri masih buta dengan alam setelahnya (yaumul ba’ats, hisab, dan seterusnya), karena yang mereka baru bisa saksikan hanyalah sebatas kenikmatan surgawi ataupun kesengsaraan neraka, namun selama di barzakh …. tak sedikitpun di antara mereka yang pernah mengalami hal tersebut, kecuali sebagian saja …

    Artinya mereka masih sebatas “melihat” saja, sehingga cakrawala alam barzakh pun tak sanggup mereka saksikan seutuhnya…

    Untuk itu, keterbukaan mata batin bukan segala-galanya Mas Jay …, bahkan masih sangat terbatas di alam sana dan bukan mustahil keliru … sehinggga jangan kaget kalau ada yang merasa sudah melihat malaikat, padahal yang dilihatnya hanya makhluk yang lebih rendah dari itu alias yang awalnya huruf “j”… :lol: (BUKAN JAY lho!!)

    pengalaman tsb dan menuangkannya ke dlm tulisan yg bisa dibaca org lain…

    Mas Jay, Allah Swt berfirman:

    “Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami.

    Dia berkata kepadanya: “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu?”

    Dia menjawab: “Sesungguhnya kamu sekali-kali tidak akan sanggup sabar bersama aku.” (QS. 18:65-67)

    “Dan bagaimana kamu dapat sabar atas sesuatu, yang kamu belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang hal itu?” (QS. 18:68)

    Ayat ini sudah menceritakan segalanya, dan hanya orang yang buta mata fisik dan mata batinnya saja yang masih tidak melihat juga betapa jelasnya uraian ini … :)

    Selamat berpikir Mas …

    Mungkin ada baiknya juga sbg seorg sdr,saya sarankan anda lebih sering sowan ke Ulama2 “Tradisional” (mnrt org modern) dan Ulama2 Salaf yg ‘Alaamah jg sowan ke Mursyid2 Mutassil (Mursyid Thoriqoh yg silsilah sanad-keilmuannya menerus hingga Rosul SAW-Sayyidina Jibril as dan Puncaknya ROBBUL IZZAH,jd bukan spt yg anda maksud Sayyidina ALI Karomalllohu Wajhah saja…).

    Assalamu’alaina wa ‘ala ibadillahisshalihin …

    He he he … :) Mas Jay … Rasulullah saw bersabda: “Ana madinatul ‘ilmi wa ‘Aliyun babuha” … kalau anda bilang mereka bisa langsung ke Rasul saw, maka anda jelas berfantasi (kalau tidak mau dibilang berdusta) … :) karena mustahil ada yang bisa ke Rasul saw tanpa melewati Pintunya …, yaitu Imam Ali as …

    Mas Jay, kalau anda mau masuk ke dalam rumah, maka anda harus masuk lewat pintunya, dan kalau anda mau masuk ke kota ilmu (Rasul saw), maka anda pun harus masuk lewat pintunya, yaitu Imam Ali as dan Ahlulbait as.

    “masuklah ke rumah-rumah itu dari pintu-pintunya; dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung. (QS. 2: 189)

    Jadi, carilah pintu yang pasti karena jalan-jalan itu sudah ditunjukkan seperti terang benderangnya matahari … :lol:

    Knp dmk,saya lihat kalimat2 Anda merefleksikan anda adalah seorg ilmuwan akademisi+textbook…

    Kalimat “saya lihat” hanyalah persepsi pribadi anda saja Mas Jay … he he he ;)

    “manusia bersifat tergesa-gesa.” (QS. 17: 11)

    Biasanya yang begini, malah merefleksikan sebaliknya… :mrgreen:

    bukan mendpt ilmu krn silaturochim… Gak ada salahnya anda lakukan silaturochim ke banyak Ulama…spt dikatakan dlm Chadits yg serg disampaikan Almaghfurloh Mbah KH Kholil-Bangkalan : “YUCHSYARUL MAR-U MA-’A MAN ACHABBAA..”(seseorg nanti dikumpulkan di maghsyar dg org2 yg dicintainya…mksudnya trmsk jg yg dikumpuli..).

    He he he … Mas Jay … Mas Jay … kalau saja anda dapat melihat siapa yang sesungguhnya pernah mengatakan hal itu, maka anda pasti akan mengatakan shadaqallahul ‘aliyul ‘azim atas firman Allah berikut ini:

    “bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.” (QS. 16: 43)

    Semoga Rasul saw dan Ahlulbaitnya ‘alihimussholawatullahi wassalam berkenan untuk menunjukkan kepada anda siapakah orang yang sebenarnya disebutkan pada ayat berikut ini: “orang yang mempunyai ilmu Al Kitab” (QS. 13:43)

    Dg anda serg dialog (syukur anda mjd pengamal),anda akan makin bijak+bnyk nuansa… Kisah2 tokoh2 thoriqoh (Syech Abdul Qodir Al-Jeilani dan Syech Abu Chamid Muchammad bin Muchammad Al-Ghozaly,dll) dan kisah terciptanya kitab Ihya’ Ulumuddin akan menambah perbendaharaan tsb (bnyk org hny menganalisa kitab tsb,tetapi tidak tahu bgmn perjalanan spiritual Syech Al-Ghozaly wkt mencapai derajad maqom itu,apalagi pd wkt menyusun tsb Beliau selalu konsultasi ghoib dan dhohir dg Shocibbul Sholawat SAW…. lha,yg urusan begini pasti akan ditolak oleh para penghamba nalar.. pdhal kalo mrk alami sdri mgkin ceritanya akan lain…).

    Ha ha ha … :) ternyata anda masih naif juga orangnya …

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan hal-hal yang jika diterangkan kepadamu akan menyusahkan kamu dan jika kamu menanyakan di waktu Al Quran itu diturunkan, niscaya akan diterangkan kepadamu, Allah memaafkan (kamu) tentang hal-hal itu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.” (QS. 5: 101)

    Sabar sobat, sebentar lagi anda juga bakal melihatnya kok …

    “Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin. Niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin.” (QS. 102:5-7)

    Sekedar catatan utk org lain Mas..,skrg “banyak sekali cicak merasa dan mengaku dirinya buaya…” (shg Anda tdk perlu negatif di dlm menanggapi statement2 diatas gunung masih ada gunung,di atas langit msh ada langit..itu mah saya ambil dr kho ping hoo,hehehe….),atau dg bhs vulgarnya : spt anak SD sdh mengumpat anak mhs. S1 kedokteran /FKU krn diksh-tahu harus bedah mayat kalo mau jdi dokter…atau jaman dulu ada anak STM (dulu,skrg SMK) yg merasa sdh hebat krn punya gaji gede,dia melecehkan seorg ahli tirakat (krn makan seadanya,dll) yg berjuluk mahasiswa (S1,apalagi S3) yg dulu di akhir th 70an msh langka… ada tanggapan ttg kasyaf,bagi anda mgkin bisa dinalar,tpi bagi bnyk org dianggap tdk masuk akal..spt contoh:bisa berkonsultasi dg Para Sunan&Auliya’ yg sdh di alam lain, bisa membaca hati org, atau Karomah seorg Auliya’ yg bisa melihat hal2 ke depan s/d kiamat (ini memg oleh ROSUL SAW tdk diajarkan utk konsumsi umum,tpi takhasus..bnyk yg awam tdk tahu selain Salafush-sholichiin..) spt di dlm manaqib Syech Abdul Qodir Al-Jeilani & Syech Abul Chasan Aliy Asy-Syadzilli…(Anda tinggal di kota mana? Bnyk Ulama Salaf yg bisa saya referensikan kalau saya tahu letak geografis Anda). Untuk kitab2,mungkin mulai dulu Anda menyimak kitab2 Salaf yg sdh diringkas & diterjemahkan,spt “MANA DALILNYA..jilid 1&2,karya Habib Novel Alaydrus,cucu mantu Habib Anis Al-Habsyi Solo dan kitab2 terbitan Putera Riyadi Solo,dll…jga msh bnyk kitab2 Syech Muchammad bin Alwi Al-Maliki di Mekah yg sdh diterjemahkan…jgn yg dibaca kitab2 Wahabi saja yg bnyk beredar di Indonesia… OK..Good Luck..! Al-’afwu bila ada hal2 yg krg berkenan…Wassalam WW

    Nah, sekarang terlihat siapakah yang akademisi+textbook kan?!

    Hi hi hi … Mas Jay … Mas Jay … memang anda pikir waktu ayat iqra bismirabikalladzi khalaq itu diturunkan artinya baca Al-Qur’an yaa? Wah … Mas Jay ini semakin jenaka … :lol:

    Masa Al-Qur’an baca Al-Qur’an …?!

    Mas Jay, ada seorang arif berkata:

    Hakekat adalah rumah yang terhias indah
    Hawa nafsu adalah debu yang beterbangan
    Tidakkah kau lihat, bila debu beterbangan
    Mata tak bisa melihat meski tak buta…

    1. seruu..seruu..yg tanya dan yang ditanya sama-sama masuk perangkap hehehe..

      tidak ada yang manfaat, cuma bikin seneng iblis n zionis..

      1. justru mereka lagi bersilaturahmi dgn cara mereka.
        jangan biarkan iblis merasuk dgn ada’y celah diantara kalian mskipun celah itu kecil

  24. to bro jay
    memang ketika hendak belajar agama perlu mengetahui gurunya.
    Nah bagaimanakah kita`mengetahui ketinggian ilmu seorang guru selain dari penilaian kita pada akhlaknya dan kontribusi sosialnya.?
    berikut ini adalah hubungan antara penilaian sosial, akal dan makrifat, menurut saya.

    sains : akal/metafisik/hakikat–>fisik/sains/ilmu teknik–>
    bom atom, senjata kimia.
    agama : akal/metafisik/hakikat–>makrifat/kontemplasi–>
    Tuhan/Meta–>Yang TakTerbatas, Tak Berhingga tapi Tak Berbilang,

    Syariat agama: adalah proses kembali lagi/balik lagi dari Tuhan kepada makhluk:

    Tuhan–>hidayah/sama makrifat, tapi dari arah Tuhan–>
    ilham/pemahaman–> syariat.

    Tetapi berbeda dengan sains, pembuktian keberagamaan bukan berupa realitas fisik seperti bom atom dan senjata kimia, tetapi realitas sosial/ kemampuan berinteraksi sosial. Syariat atau pembuktian kemakrifatan seseorang, dengan cara melihat kualitas interaksi sosialnya (akhlak, partisipasi sosial, atau peradaban apabila di dalam konteks masyarakat, peradaban adalah akhlak dalam konteks masyarakat).
    jadi pemahaman kepada Allah bukan melalui indera tapi hanya bisa berangkat dari akal kemudian introspeksi, pencarian jati diri
    Kemudian bagaimana kita menilai keshahihan shohibul hikayat atau bukan, adakah kita menilai kezuhudan orang itu, kejujuran, partisipasi sosial, dan seharusnya juga seorang ulama rujukan yang terpercaya.
    Dengan segala parameter inipun masih banyak kita jumpai sampai sekarang hadis-hadis Rasulullah yang masuk kategori dhaif dll.
    Maka dari itu saya sebagai seorang yg samasekali tidak zuhud memerlukan melihat seorang yang sangat zuhud sebagai cermin bagi saya melihat dunia ini seharusnya, orang2 seperti imam Khomeini dan sayyid Ali Khamenei, kebetulan keduanya adalah sayyid. dan saya tidak (pendapat pribadi)menjadikan gusdur sebagai cermin dari alam semesta ini meskipu beliau memang adalah keturunan sayyid. walaupun statement beliau disebabkan krn mukasyafah (kata pendukung setianya) apabila eliau tidak mampu menjelaskan statementnya secara nalar, berrarti beliau tidak mau berkomunikasi dengan bahasa manusia sesuai dg tingkat ilmunya, maka saya menilai hal ini sbg tidak akhlak.
    Jadi sbg muslim menurut saya seharusny kita hanya melihat kedudukan manusia itu dari akhlaknya tidak kurang dan tidak lebih.

    1. MENURUT SAYA SE BAIKNYA KITA JANGAN SUKA MENYALAHKAN DAN MENYALAHKAN ORANG KALAU TIDAK TAU ILMUNYA, APALAGI YANG DI SALAHKAN SEORANG ULAMA DAN ORANG KEILMUANNYA SUDAH TIDAK DI RAGUKAN, DALAM BERAGAMA JANGAN HANYA MELIHAT KULITNYA SAJA BIAR TIDAK SALING MENYALAHKAN DAN MENGHINA KARENA KULIT DAN BAJU ITU MEMANG BANYAK PERBEDAAN

  25. ana setuju ama yik Jay Alathos…bhw bib luthfi ahli nasab bukan krn melihat sejarah yg diceritakan org… krn ana sdh buktikan sdiri..jdi bukan dpt dr sejarah atau buku2 atau kata si fulan dan fulanah…ana pernah sowan mbah muslim imampuro (mbah lim) klaten,jg alm.abuya kh.dimyati amien cidahu pandegelang dan alm mbah abdulloh salam kajen-pati,ke alm.mbah arwani-kudus,alm.mbah muslich mranggen, jg ke mbah dimyati ro’is kendal,alm.mbah ali maksum krapyak yogya,alm.mbah abdul chamid pasuruan,dll. ulama2 khos…di th 81-90 beliau2 menyuruh ana sowan ke bib luthfi pekalongan (yg wkt itu blm bnyk jamaahnya,spt skrg yg sdh jutaan) yg kata beliau2 itu adalah ahli nasab..ana baru bisa buktikan di th.98 ana sowan setelah pulang chajj 98,dan di th 99 wkt ana sdh sowan ke sekian kali,ana dipanggil di tengah mlm,ana ditanya nama abah+kakek (krn yg diatasnya ana gak tahu!),ana jawab A + B. Beliau lalu msk kamar,2 jam kmd beliau lalu menyebut nama bhw ana adalah anak A, cucu B, cicit C,dst sampai disebut nama2 leluhur ana lengkap (sampai ke Sultan Agung),wkt itu ana cuma bisa bilang iya-iya aja..Wkt lebaran 2006,ada reuni trah dr kelg abah,ana diberi diagram silsilah dr sdr. yg didpt dr kasunanan solo yg isinya…masya ALLOH…yg dulu ditunjukkan bib luthfi bener semua… Bahkan ana ingat,wkt itu ana gak sebutkan letak makbaroh/maqom abah,kakek,kakek buyut dsb..,bib luthfi justru beri tahu ke ana, ini lho leluhurmu ada yg di surby,di kaki gn.lawu,di solo dst-dst…(ternyata setelah ana ktmu dg kyai2 khos..mrk membenarkan bhw hal tsb bukan ajaib,krn memg bib luthfi udah ktemu dg leluhur ana..).. jga ana menyaksikan ada 2 org tamu bib luthfi,1 dr medan yg 1 dr ntb..bib luthfi dawuh bhw mrk msh sdr..,pdhal 2 org ini tdk saling kenal,stlh ditelusur ternyata benar mrk adlh sdr 1 kakek canggah (bpknya kakek buyut)..SUBCHANALLOH…

    Mas Jay … Mas Jay … seandainya anda melihat nilai kejujuran, tentu perbuatan seperti ini pasti akan anda tinggalkan … tapi yaa mau numpang promo dikit rupanya … ha ha ha :)

    Mongo … monggo Mas …

    Mas Jay .. Mas Jay … masih banyak yang anda belum tahu tentang diri saya … :lol:

  26. kalau soal abah luthfi pklongan…gak usah diomongkan..buktikan saja bagi yg ndak percaya…biasa kalau org2 kamandoko dan org2 mu’tazilah suka berdebat…anggep wae guyon ora maton bib jay… yg sdh terbukti,bib luthfi itu sdh mjd ketua mui jateng 2 periode ndak pernah ada ribut2+kontroversi spt di mui pusat..soalnya mbah sahal jg udah sepuh dan ki amin ma’ruf kena arus… jg udah terbukti para mursyid thoriqoh sepuh di seluruh ind. tetep memilih bib luthfi mjd ro’is aam idaroh aliyah (dpp) jam’iyyah ahlith-thoriqoh al-mu’tabaroh (jatma) utk 2 periode, bahkan kmrin jg kepilih mjd rois aam di jatmi (kelompok lain) krn pertimbangan beliau utk mempersatukan para kyai thoriqoh..kalo pun ada anak2 kecil bau kencur yg clometan ngomong sak karepe dhewe yoo ben wae..mgko kan kesasar kalo gak ditolong ALLOH…yen jatahe slamet yoo slamet..yen jatahe ngicipi nroko yoo ben dirasakno…wong dikandani mung ngeyeelll wae…mugo2 sing nduwe blog ora kesinggung,hehehe…

    Awali syiar Islam dengan kejujuran Mas Jay

    Percayalah Mas Jay … masih banyak yang anda belum tahu tentang diri saya … ha ha ha :)

    Mas Jay, moga-moga saja cara anda ini, masih bisa menuai ridho-Nya dan ridho Rasul saw dan Ahlulbaitnya … :lol:

  27. den baguuss..den bagusss…yik Jay wong-e wis lungo..pc-ne aku sing ngenggo…sampeyan omong naif ning wong liyo lan nyindir gak jujur..tpi sampeyan gak kepikir yen biso wae ning “markas” computer siji dienggo wong 10,he-9x..kabeh biso melu celemong…gak kepikir tho..? Yoo konco2 kabeh pancen tak delok pinter2 nek dadi komentator,dalil-e jago2…tpi kok aku mencium bau “syi’-i” yoo…opo2 mung Sayyidina Ali KWH,opo dianggep 3 shochabat yg lain yoo gak top…?? gak mungkin seorg Aulilya’ ngapusi kggo kepentingan dhewe…!! (Yen aku &sampeyan sing omg pancen perlu dipertanyakan kejujuran telah komunikasi dg ROSUL SAW..,tp udah bnyk saksi bocah2 cilik sing dibimbing Beliau SAW dlm hal Qur’an wis podho biso hafal..!)) opomaneh yg menyaksikan jga Auliya’ dan Salafush-sholichiin yg lain…emang sampeyan sopo biso menilai bgtu kpd beliau2..? Saksikan wae dg panca indra sampeyan, ada jutaan umat di seluruh P.Jawa yg ikut thoriqoh (trmasuk wong2 Muhammadiyah..sing pengin batine tentrem..datang jg ke pklgan) di JATMA..sing mbimbing yoo kyai2 sepuh kok… Saiki eyel2-an dan pinter2an gak penting…mung ndobos+mujadalah thok…SING PENTING : KITO BISO MEMPERBAIKI NASIB BANGSA IKI OPO,GAK…DG KEPINTERAN KITO..! Sesuk sampeyan2 kabeh delengen &SAKSIKAN…: (IKI BUKAN RAMALAN..!) Akan datang suatu saat,dimana akan ada seorg pemimpin yg dg uang yg diamanahkan kpdnya,dia akan bergerak di sektor pertanian,kehutanan,perikanan,industri kecil,dll..yg nantinya akan dihibahkan+diperbantukan utk menolong umat miskin (tdk peduli SARA),guna membantu bangsa ini mentas dr kehancuran…! aku wis entuk ijin kggo omg tsb dr Beliau,deleng wae mengko…! Dadi gak perlu gontok2an…! Pemimpin tsb (juga spt SBY,Gus Dur,dan Bnyk TOkoh spt Amin Rais,Wiranto,Hamzah Haz,dan Menteri2..), SANGAT HORMAT kpd Bib Luthfi TIDAK SEPERTI WONG2 KEMINTER SING SERBA BISA NGOMENTARI WONG TPI TDK BISA BERBUAT BNYK UTK NEGERI INI….! kito saksikan wae….gak suwe maneh…tanda2ne : yen mengko (JELAS SETELAH PEMILU,MUNDAK DIKIRO MGKO DANA KAMPANYE…) ono suatu “panitia” yg menjual beras/bahan pangan lainnya scr besar2an dg harga murah..jga mbantu kasih pinjaman tanpa bunga ke industri kecil+petani miskin,dll…iku tanda2ne… Kabeh onok kaitane karo dawuh ROSUL SAW dan Poro Sunan,dan juga atas ijin poro SUnan..kgo mbantu rakyat kabeh… Dadi sorry Mas…sing pinter2…yen arep mbantu ayuk dilakoni…tpi yen mung arep dadi komentator yoo..yoo sak-karepmu….opo sampeyan ngiro yen iki bolo2 podho kumpul ning “markas” sing kggo persiapan pelaksanaan iku kabeh..? Dadi obat pegel,kito podho mbukak blog iki,eee…malah ketemu bolo anyar pendagel-pendagel….hehehe… Sorry yoo Dab…yen arep dadi “JAPE METHE” yoo kudu melu berjuang…aku elek2 ngene ning kudus yoo tiap bulan bantu ngisi pasukan TNI+POLRI dan juga pasukan BANSER sing arep tugas di daerah bahaya, “diisi” supoyo kebal thdp peluru+sajam…Kabeh BANSER Jateng akeh sing dho njaluk diisi…(mesti akeh sing gak percoyo tho..yoo dijajal wae… teko ning kudus..,1 bln 1 kali aku ke Jkt mergo diundang Boss-e..) Wis ahh.. Males ndebat ae..koyok wong mu’tazilah…nek biasane wong Syi’ah kudune gak ngono…Wass. WW.

    Salam Mas Jay, semoga kepandaian anda beramal secakap kepandaian anda berbicara … he he he :lol:
    Ingatlah bahwa Allah Swt berfirman: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. 9: 105)

    Mas Jay, jika anda jujur, maka itu untuk diri anda sendiri, dan jika anda berdusta, maka itupun untuk diri anda sendiri.

    “Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?” (QS. 96: 14)

  28. pancen bener…tak kenal mk tak sayang…sing durung kenal si A mesti mung meraba2 &beri komentar… lan sing ngalami sing ghoib2 pancen durung tentu iso crito,tpi tentu luwih weruh dibanding sing dicritani / sing dinalar dg logikane..yoo tentu bedo,wong weruh+alami lgsung karo wong sing ning njobo..aku wis didawuhi guruku Mbah Mat Watucongol,ugo Abuya Dimyati alm. (Banten), wong2 sing podhjo keminter kuwi,meski apal Qur’an+bnyk chadits,mung biso ngerti+hayati Qur’an soko kepala s/d di tenggorok,ora tekan ati-ne..mergo akeh nalare thok sing dienggo ora tekan batin-e.. bedo karo sing wis ngamalke thoriqoh utowo wong2 kang bijak…dewekne biso ngalami lan ngrasak-ke dewe… tpi kanggo Ustadz Blog-Master lan konco2 kabeh..kuwi ditantang yik Jay kanggo sowan2 ke Ulama2 Khos, wani ora..?! Kok mung meneng wae… Ojo mung sesumbar jual kecap ning Blog iki wae..,yen arep adu debat karo murid2 Beliau sing pancen mumpuni lan ngerti wae..opo dg Beliau lgsung…! iki mumpung yik Jay-ne lgi lungo ning Suroboyo mau isuk..njarno ae..pc-ne dienggo karo cah2.. kanggo conto,aku wingi ditawani trans-7 kanggo ngisi selama 6 bln dadi narasumber mbahas praktek dukun palsu dibahas+dibanding karo ilmu hikmah soko guru2ku Ulama Salaf, aku emoh..mgko mundak “kondang” lan ngesakke dukun2 sing golek pangan..ben wae meski kuwi istidroj bagi mrka,kuwi pilihan mrka..tp aku emoh mateni sandang pangane wong kafir sekalipun…ben wae kabeh wis ono sing ngatur,Bendaraku Robbul Izzah…pdahal mung ngisi 10 menit dibayar 5yuto..dikontrak 6wulan,weleh..3x.. aku wedi bolo2 gak ridlo opomaneh guru2ku yen gak ridlo,golek kondang kok nganggo coro ngono…gak barokah..! mulo ayuk bolo2 kabeh…critone boloku masbiel mau yoo bener lan ajakan soko Boss-ku,ayuk kabeh sing Ahlus-Sunnah,sing Syi’ah,Mu’tazilah,Wahabi,dll…Ojok podho ribut wae..ayuk bareng2 mbangun bongso iki soko keterpurukan ekonomi,ojo mung dodol abab koar2 koyo tokoh2 ning tv tp gak nglakoni opo2 kanggo ngentaske wong kere…Sesuk yen Boss-ku medun gunung soko uzlah-e…kabeh tak kabari….Afwan kabeh…Billaliqo’ was salaamah..Wass.WW.

    :lol: ha ha ha … Mas Jay … Mas Jay …

    “Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?” (QS. 96: 14)

    Kalau mencari saya tidak susah Mas Jay, anda tinggal tanya saja dengan “wali-wali anda yang sakti itu” atau dengan boss sampaen yang lagi ke gunung soko uzlah … he he … :lol:

    Kalau saya, sudah tahu anda siapa … ;)

  29. Pro Mas Jay,

    Lha sampeyan iki nolak dadi narasumbere Trans 7, dengan mengabaikan bayaran jutaan rupiah. Justru dengan ini saya tahu, betapa baiknya anda, betapa murah hatinya anda, betapa pedulinya anda dengan dukun-dukun lain, betapa saktinya anda yang “ngisi” kebal peluru dan sajam, pokoknya semua memberikan ilustrasi ” betapa hebatnya anda…!!

    biasanya mas jay, atau yang lagi make komputernya mas jay, orang salaf, apalagi yg ngaku muridnya habib Lutfi, orang-orangnya rendah hati, nggak pernah ngaku sudah melakukan bejibun kebaikan, orang yang sudah “ngerogoh sukmo”, itu tak banyak komentar, kalau komentar pun sithik, tapi “mentes”.

    justru kalo saya lihat, semua komentar dari Bang Musadiwq itu yang justru sedikit tapi “mentes”.

    Mas Jay, kalau soal dunia supranatural,… iku wis bukan soal yang aneh dan luar biasa, dulu saat saya baru pertama kali kenal, juga waahhhh….. nganti laku sing abot yo dilakoni, masalah njupuki santet, nembaki tentara kanggo pembuktian kekebalan itu sudah kuno mas,… iket kleyang-kleyang teko dhewe yo wis lumrah. itu adalah bagian dari “sedikit” pencerahan batin. lha… seharusnya tidak dipertentangkan dengan pencerahan “pemikiran” yang dipunyai oleh si empunya blog ini.
    fanatisme kepada guru itu akan mengungkung diri kita sendiri.
    pencerahan dari romo Musadiq marhaban itu justru memperkaya dan bisa saya kombinasikan dengan pencerahan yang saya dapat dari sumber lain.

    lak yo nggak ada toh,… celaan dari romo musadiq terhadap habib lutfi…? coba cek lagi. yang ada itu hanya koreksi atas beberapa pemikiran panjenengan. rak yo sederhana tho…?
    kalau kritik itu diterima, artinya hal itu justru membuktikan bahwa panjenengan tidak mengidap syndrom “sing tuwo mesti bener”. itu baru yang saya tabiiikkk….!!
    kemudaan atau ketuaan seseorang tidak menjadi ukuran kedewasaan. bener kata iklan :” TUA itu PASTI, DEWASA itu PILIHAN.

    ngomong-ngomong mas jay,…..
    di tempat habib Lutfi menerima segala mazhab nggak..? soalnya saya ada pengalaman, hanya gara-gara sholat lurus tangane saja, sudah menjadi halalnya orang mukul orang lain. semoga nggak ya…

    salam.

  30. emang apa hebatnya Habib, keturunann Rasul becanda aja, ALLOH aja melarang ketika Ibarahim as, berdoa memint agar para keturunanya dijadikan raja, ALLOH mengatakan untuk menjadi Imam, raja or what ever, bukan berdasarkan keturunanan tapi kemampuan, apakah Rasul pernah mngajarkan kira untuk memuliakan keturunanya dan memuliakan dirinya sebagai pribadi individu tidak pernah, dia saja malarang kita memnggilnya sayyid, raffidhah saja yang telalu ghulat

  31. @ maliq,

    Al Ahzab : 56
    Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanyasebagai salam penghormatan…..

    agak sadis rasanya kalau ane bilang, elu tuh jenis ordir atau ” orang pandir”. hi..hi…hi….

    Rasul emang gak pernah minta disanjung dan puja puji, karena emang rasul tuh bukan orang yang gila hormat dan gila kuasa, nggak seperti beberapa sahabatnya yang sangking gilanya pada harta dan kuasa, sampai ngerampok kekhalifahan, seolah itu adalah jabatan yang bisa dipindah-pindah….!! gile aje maaannn……!!
    sampe segitunya mereka nepsong, jenazah suci rasul belum dikebumikan aja udah pada berebut kekuasaan di balairung,…. katanya demi kemaslahatan umat….!! ck..ck… ente nyadar gak,… itu semua terjadi selagi Jasad Rasul belum lagi dikuburkan…!! lalu ente gelarin mereka pake ra..!! heeikkk…… ( sendawa )

    kata-kata ente yang menyatakan Allah melarang Ibrahim meminta agar keturunannya jadi Imam tuh mannnaaa….? yang ada ya maliq,…..

    Al Baqarah 124
    “Sesungguhnya Aku (Allah) akan menjadikanmu imam bagi seluruh manusia.” Ibrahim berkata: “(Dan saya mohon juga) dari keturunanku”[. Allah berfirman: “Janji-Ku (ini) tidak mengenai orang yang zalim.”

    artinya keturunan Ibrahim yang zalim tidak akan diperkenankan jadi Imam, but TETEP AJA YG JADI IMAM adalah KETURUNAN IBRAHIM YG BAIK, YG TIDAK ZALIM.
    jangan trus ente pelesetin, SEMUA ORANG YG BAIK / TDK ZALIM BISA JADI IMAM. ngacok deh logika ente maliq.
    jangan kebencian dan kedengkian membutakan hatimu,…say.

  32. to mas maliq
    mas walaupun secara eksplisit di salafy tidak ada teks Rasulullah yang menjelaskan hal mengenai keistimewaan sayyid (kalau di syiah ada, yaitu kewajiban untuk menghormati apabila sayyid itu tidak melakukan tindakan yang menyimpang dari agama).
    Tetapi kenyataannya apabila kita mempelajari sejarah penyebaran agama islam di indonesia maupun tempat lain di dunia ini. Akan kita temukan bahwa para sayyid-lah pembawa risalah islam dan mereka berhasil menyebarkannya. Termasuk islam di wilayah Indonesia ini, semuanya disebarkan oleh para sayyid.
    Walaupun tidak ada pula tuntunan di salafy mengenai penghargaan kepada orang-orang berjasa yang telah meninggal (orang yang sudah meninggal ya sudah tinggal bangkai saja). Tetapi nurani akan menuntun insting balas budi kebaikan manusia. dan insting balas budi manusia akan menuntun manusia itu untuk berakhlak yang benar. oleh karena itu di dalam islam penghargaan kepada keluarga syuhada adalah akhlak yang mulia.
    Nah setidaknya kita dapat mengambil sikap seperti ini juga kepada sayyid yang masih hidup dan keturunan dari sayyid yang menyebarkan islam di Indonesia. Lebih keatasnya lagi yaitu kepada Rasulullah.
    Sekarang kita sebaiknya bertanya kepada diri kita sendiri, bagaimana jika anak keturunan kita tidak dihormati orang lain sepeninggal kita.
    Terlepas dari Rasulullah adalah seorang suci yang saya
    yakin beliau tidak akan ambil pusing dengan keadaan keturunan beliau apabila tidak dihormati orang-orang sepeninggal beliau yang notabene adalah pengikut beliau. Saya yakin beliau hanya mementingkan bahwa semua manusia dapat merasakan kenikmatan iman.
    Tetapi saya minta kita bertanya pada diri sendiri jika hal ini terjadi pada keturunan kita.
    hal ini adalah akhlak keadilan, setidaknya kita tidak mau melakukan tindakan perbuatan yang diri kita juga tidak mau mengalami akibat dari perbuatan itu. Setidaknya kita melakukan hal ini untuk diri kita sendiri, dan kebersihan jiwa kita sendiri.

  33. saya sebagai habaib tidak mau dan tidak senang hati apabila nasab dan keturunan saya dilibatkan ke da’jal no satu di indonesia.jd semua yang bilang gusdur ha bib hanya orang2 yg sesat.dan saya ingatkan juga kepada para habaib agar tidak terpengaruh oleh uang sampai2 bisa menjual nasab dan berani mengasih gelar yg agung yg tlah diberikan oleh rasulullah.dan yg pasti gus dur itu bukan habib,cuma hanya seseorang yang sesat.syukron

  34. wahai habaib2 yg tergiur oleh uangnya gus dur,sungguh kasihan anda2 semua mungkin sebentar lagi akan ada juga hadits yang mengatakan zakat boleh diberikan oleh keluarga rasullullah dari anda,karena nasab aja udah diperjual belikan dan dijual kepada orang yang bermata satu seperti gus dur.dari hati ana yang paling dalam sungguh sangat kasihan kepada nt yg mengaku habib tapi berkelakuan bejat seperti jahannam.dikala nt membutuhkan uang janganlah mengemis kepada orang yg merupakan manusia terkutuk.mintalah kepada orang yang memiliki nasab jangan sekali2 menjual nasab.syukron katsiron

  35. maliq gimana kabarnya….baik kan,nt kirim coment disini mau cari muka ya agar dipandang orang nt pinter,jangan jadi da’jal juga,apa jangan2 nt mau daftar jadi da’jal juga.ya… klo nt mau daftar minta aja sama gurumu dapet duit lagi.da………………………………………

  36. Koq bisa Al-Baqarah 124 yg begitu jelas terang benderang sebagai suatu kemuliaan yg Allah berikan kpd Nabi Ibrahim dan keturunannya (dan sudah dibuktikan dg banyak Nabi2 dan imam2 dr keturunan beliau) koq masih bisa diplesetkan oleh mereka (maliq) sebagai yg sebaliknya. Apakah benar kebencian yg ada, saya pikir gabungan dr kebencian dan kedengkian. Karena kebencian harus ada sebab, Umayyah benci kepada Bani Hasyim dan keturunannya memang sudah jelas dan berdasar, namun umat sekarang masih mewarisi kebencian mereka? Apalg islam Indonesia? Saya pikir tdk bisa berdiri sendiri, tapi kebencian itu bisa tetap ada krn juga ada sifat dengki dr manusia secara umum, bhw mereka tdk bisa menerima bhw ada manusia lain yg diberi kemuliaan oleh Allah. Dengan adanya kedengkian inilah sehingga kebencian tsb diwariskan dr generasi ke generasi. Walaupun tdnya bangsa Indonesia tdklah bangsa yg kentak kedengkiannnya, berbeda dg bangsa arab yg mmg sangat tdk bisa menerima ada suku/bani lain yg lebih dr mereka. Sehingga hanya bisa menerima Muhammad menjadi Rasul pemimpin mereka, tp mereka tdk bisa menerima bhw mereka seumur hidup harus dipimpin oleh keturunan Beliau. Perlu diketahui bhw kaum kafir Quraisy termasuk Bani Umayyah dg Abu Sofyan-nya menentang risalah yg dibawakan Rasulullah bukan krn mrk melihat kesalahan disana, bukann..!!, mrk menentang hanya krn kedengkian bhw ada manusia diluar kaum mrk yg akan memimpin mrk (yg dimuliakan Allah). Inilah kebencian yg diwariskan oleh suku2 arab. Bersyukurlah mereka yg telah Allah singkirkan kedengkian dalam hati mereka. Sehingga bisa menerima bhw keturunan Rasulullah sdh dilebihkan Allah.
    Tidak mengherankan kan jika kedengkian itu msh bersisa sampai sekarang, krn telah dg sistematis diwariskan oleh raja2 umayyah dan abasyiah.

    Wassalam

  37. Seru banget… stad…
    Emang Salafi = Salafikir…
    pake apa aja teteup ketauan…

    Assalamualaika ya shohibuzaman…

    Semoga cepat kehadirannya… sehingga tidak ada lagi kezaliman dimuka bumi ini…
    Yang ada hanyalah keadilan… dan kebenaran…
    sampai bumi ini hancur…

  38. MAAF, KOMENTAR ANDA SAYA HAPUS KARENA KALAU MAU MENULIS KOMENTAR, ANDA HARUS MENGGUNAKAN BAHASA YANG DIAKUI DI BLOG INI, YAITU BAHASA INDONESIA. (BLOG OWNER)
    Penggunaan bahasa daerah sudah tidak diperkenankan lagi demi kenyamanan pengunjung blog lainnya …

  39. emang ente siape…!

    :lol: sabar Opa … sabar … istighfar … akhlak Islamnya jangan sampe ikut berojol di toilet yaa … he he he :)

    pada sok tahu cuman bisa ngebacot tp doing nothing buat umat islam khususnya yang miskin…!

    Opa nilai aje diri sendiri … jangan sampe stress, ntar akhirnye di opnam loh … :D … Wah, ada bab riya wa ujub juga nih …

    bisa2nya maling teriak maling…!

    Gak mungkin tau maling kecuali maling Opa …?! :)

    memang lebih mudah menilai orang…tpi pada ngaca tuch…!

    Saya tau Opa rajin ngaca, tapi Opa jangan sampe lupa untuk menjernihkan kacanya yaa … biar yang keliatan diri Opa sendiri bukan debu … :lol:

    jg utk yg ngaku2 habaib tp hanya bangga dg nasab, istighfarlah…jgn bangga dg nasab tanpa ilmu dan amal..harusnya ente jd contoh,jgn hanya jd provokator kayak rizieq shihab, ali ba’agil dll..(ente apa tutup mata dg yg sesungguhnya dilakukan fpi,dg terima “pajak” dr diskotek2 yg tdk dirusak..?)

    Wah, Opa kelihatannya pernah memiliki pengalaman dimarjinalisasi oleh sebagian Habaib yaa?! :lol: Sudah lah Opa … hitunglah dosa Opa sendiri … jangan menghitung dosa orang lain …

    msh bnyk habaib yg bisa jdi contoh kayak alm. habib anis al-habsyi yg teduh, habib umar bin chafidz-daarul musthofa yg tawadlu’ &jihad keilmuannya diakui,dan yg muda2 kayak novel bin jindan dan othman shihab..

    Jangan lupa sama Gusdur … :lol:

    jg habib2 muda yg dakwah lewat buku,dg terjemahkan bnyk kitab para sholichiin (kitab2 hbb Abdulloh bin Alwi Al-Hadad,hbb Ahmad bin Hasan Al-’Atthos,hbb Abubakar bin Salim,dll),dll…jgn jd provokator aja,bib..!

    Allahumma amin … tuh Bib, dengerin Opa … :mrgreen:

    Jga dg oom musadiq..ente gak usah “arogan”..udah “bisa sedikit bicara” lewat buku2mu, gak perlu merasa bisa mjd “tutor” utk ilmu yg lain…

    Mas, orang kalau ngomong itu pakai bayan dan burhan. Kalau mau berbicara tentang akhlak, yaa silahkan tunjukkan akhlak tersebut.

    “Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”. (QS. 2:111)

    Jangan cuma ngaku bahwa diri anda adalah Muslim yang baik lalu menilai orang lain seperti diri saya atau habaib-habaib itu harusnya bagaimana dan seperti apa?! Nilailah diri anda sendiri. Bukankah anda konon pembaca buku-bukunya Alm. Habib Alwi Al-Haddad … Habib Salim dan lain-lain … mana akhlak mereka?! Sudah melekatkah di diri antum?!

    Kalau ada pernyataan saya yang tidak rasional, silahkan saja buktikan! Sehingga tidak perlu merendahkan orang lain. Anehnya, anda menuduh saya arogan, sementara anda enggan melihat ke dalam diri anda sendiri …

    mgkin bagi temen2 syi’ah anda itu laku..tpi bagi temen2 garis keras kayak h.t.i. karya2mu akan jdi tissue toilet..!

    Loh … bukankah anda seharusnya sudah tahu bahwa karya saya paling diminati oleh HTI?! 8O … Alhamdulillah karya saya terbukti tidak jadi tissu toilet, tapi bagaimana dengan karya anda Brur?!

    n-t jg gak usah sok tau, org menilai seseorg aja msh salah..yg n-t kira itu si A dia bukan si A krn dia gak bisa bhs jawa…!

    Saya tidak perlu menilai anda siapa, karena saya sudah tahu anda siapa. :lol:

    ik geli aja baca comment2 di blog ini…childish semua…!

    Baca ulang seluruh komen anda “tuan”, saya ataukah anda yang childish?!

    sekumpulan anak kecil yg lg maki2 guru2 sekolahnya…!

    Adakah pernyataan saya di atas yang memaki-maki?! Kok, anda yang jelas memaki-maki, malah saya dituduh memaki-maki?! he he he :)

    “Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”. (QS. 2:111)

    Bicara itu dengan pembuktian Opa, sehingga argumentasinya rasional dan realistis.

    deq-deq…buka mata n-t lebar2…msh bnyk yg n-t mesti belajar…gak usah komentar dulu…salam.

    Opa … Opa … terima kasih untuk nasehatnya. Tapi kalau boleh saya mau kasih sedikit nasehat dan semoga bermanfaat … bukalah hati lebar-lebar dan terimalah kenyataan dengan merasa puas atas nikmat yang Allah swt limpahkan kepada anda. Jauhkan sifat dengki karena ia akan menghanguskan seluruh amal-amal anda. Semoga Opa sukses yaa … ;)

  40. Opa asep ghozaly ini habib siapa sih stadz?
    kok malah marah2 gini, padahal ane liat blog ini adem dan analitis lho, tidak bernuansa membangkitkan amarah, tapi kok beliau marah2? habib JIL ya, kok keliatannya mbelain Gusdur?

    he he he … :)

  41. MAAF, KOMENTAR ANDA SAYA HAPUS KARENA KALAU MAU MENULIS KOMENTAR, ANDA HARUS MENGGUNAKAN BAHASA YANG DIAKUI DI BLOG INI, YAITU BAHASA INDONESIA. (BLOG OWNER)
    Penggunaan bahasa daerah sudah tidak diperkenankan lagi demi kenyamanan pengunjung blog lainnya …

  42. heh..heh….heh…..heh…..
    cukup menghibur…cukup menghibur.
    Pak Asep mengajarkan moral dan etika dengan bilang :

    emang ente siape…!
    childish semua…!
    karya2mu akan jdi tissue toilet..!
    sekumpulan anak kecil yg lg maki2 guru2 sekolahnya…!

    sekali lagi membuktikan kebenaran kata-kata :” TUA ITU PASTI, DEWASA ITU PILIHAN”.

    …………..aiihhhh…… ane pusing, mana paramex, mau ane juwal.

  43. wah..wah..wah..ada kalimat2 kompor kok ustadz & temen2-na jadi kepancing…hihihi…. ini ada mas gandung dan denjaka juga ada habib2 al-athas group yang jadi “gerah” juga… waduh2…kok jadi mau buka srimulat seri kedua…??? apa gak pada mikir yaa…??? mungkin saja ada yang “melempar ******” tapi sebetulnya gas H2S buatan..??? kalau masih pada mudah dipancing dg kalimat2 provokatif,apa gak sayang tuh ustadz,nama antum yang sudah menjulang di kalangan syi’i dsb…??

    Alhamdulillah, walaupun saya sadar bahwa saya tidak menjulang dikalangan siapa-siapa Mbak … apalagi dikalangan Syi’i … :D Menurut saya, pujian ini agak menjulang deh Mbak … kok, saya sampai sudah duduk yaa … bisa aja deh … :lol:

    Saya rasa artikel ini maupun komentar-komentar yang ada disini tidak seprovokatif yang Mbak prasangkakan kok … lagipula mereka hanya sekedar menyampaikan pandangan dengan cara penyampaian yang tidak umum saja bagi Mbak. Bahkan kalau mau dibandingkan dengan diskusi-diskusi lintas agama atau mazhab, maka komentar-komentar ini masing sangat seperti apa yang Mbak lukiskan …, yaitu “TEDUHNYA BUMI LEBIH NIKMAT DARIPADA MEMANDANG PANASNYA MATAHARI” …

    comment2 antum yang masih menunjukkan kemarahan karena ego yang diserang menunjukkan bahwa kita harus belajar dari kata2 “TEDUHNYA BUMI LEBIH NIKMAT DARIPADA MEMANDANG PANASNYA MATAHARI”… memang kita harusnya belajar dari yang tua sekaligus dewasa sekaligus bijak sekaligus berilmu sekaligus pengamal sekaligus ikhlas dan syukur2 ketemu orang yang mendapat “derajad mardliyyun”….

    Allahumma amin, benar sekali Mbak … dan saya yakin bahwa sikap-sikap seperti bijak, berilmu, pengamal, ikhlas bahkan hingga sampai derajat mardhiyyah ini hanya bisa dicapai bila kita mau ta’aruf antar sesama, sebagaimana yang dilukiskan firman Allah swt dalam bahasa Al-Qur’an:

    Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik…” (QS. 16:125)

    Sejujurnya, komentar saya belum sampai menunjukkan ego saya kok mbak (sekali-kali kepengen juga sih … :lol: … ), namun saya sekedar melakukan tindakan resiprokal atas berbagai komentar yang tendensi emosionalnya agak tinggi …

    O ya Mbak, barangkali ungkapan yang tepat itu sebaiknya bukan “memandang panasnya matahari”, tapi “merasakan panasnya matahari”, karena menurut saya Mbak cukup perasa di dalam menilai suatu diskusi … dan minta maaf juga ya Mbak, ada kata yang terpaksa harus saya ganti dengan tanda (*) karena kurang sopan. Kan kita sama-sama ingin menghadirkan “TEDUHNYA BUMI LEBIH NIKMAT DARIPADA MEMANDANG PANASNYA MATAHARI” … ;)

    salam dari orang di balik gubug…daripada bikin pusing…ayuk makan rujak aja yuk yang pedessss….hihihi…

    Salam dari orang di balik blog… :mrgreen: kan mending pusing di dunia daripada di akhirat, apalagi kalau sampai pusing di dunia dan di akhirat…wah bisa reppuot … sebaiknya minum puyer saja kalau pusing … dijamin jib ajib … xi xi xi … :lol:

  44. hihihi…”memandang panasnya matahari” maksudku “terasa panas kalau lihat ke atas yg menyilaukan”..better “menunduk” dg melihat keteduhan bumi…krn bnyk hal yg kulihat ditanggapi tidak dgn kebijakan seorang tua kpd yg muda… aku tidak menafsirkan bahwa antum dan teman2 tidak faham, tapi yg kulihat dr kalimat2 provokatif groupnya pak/bib jay (aku gak tahu,kalian tahu apa gak,atau mungkin kalian mengira dia ex dirutnya “bumi resc” yaa…?krn sering kubaca kata2 “aku sudah tahu anda siapa…”,pdhal PASTI SALAH…! yg aku kenal p.jay yg ex dirut bumi gak begitu..krn dia jg dukung syi’i..meskipun dia jg murid bib luthfi,krn sejarah jg buktikan kalo kakeknya dia,bib abdulloh itu murid terkasih bib hasyim (kakek bib luthfi)…tpi dia jg jalani wiridl2 thoriqoh,jg aku tahu (lewat istrinya yg org padang) dia sering kholwat,tp bbrp hal dia lakukan bbrp ajaran syi’i,spt mut’ah dsb…! yg jelas pak/bib jay ini BUKAN yg ex dirut bumi resc.,tpi konon mrk berhubungan cukup akrab…kata shochibul hikayat..). btw, temen2 jangan cepet tanggapi hal2/kata2 yang tersurat..krn ada hal lain yang tersirat,yg bisa berbalikan dg maksud sebenarnya dr yg tertuang…ini kubaca dr nada2 comment dr group tsb ditanggapi kang musadeq dan temen2 syi’ah secr. “tersurat”…,padahal kulihat banyak “trapp” yg dibuat mrk,agar ketahuan warna dr pemilik dan pengunjung blog ini… (coba simak lgi kalimat per kalimat, kalian akan tahu yg kumaksudkan..!) thanx 4 attn.. bye…wass ww.

  45. @ den_ayu,
    sebenarnya kami tidak perduli pengunjung blog ini dari kalangan mana, juga tidak perduli seandainya kami tampak sebagai yang berwarna lain dalam warna dasar. tapi bukan ini yang ingin saya tanggapi.

    saya tergelitik, dengan pernyataan denayu tentang “Mut’ ah sebagai ajaran syi’i”. Bukan begitu nimas,…. Mut’ ah adalah ajaran Islam yang sampai detik ini belum diubah hukum kehalalannya, meskipun juga tidak menjadi keharusan untuk dilakukan. untuk hal ini romo Musadiq pernah membahas sampai detail kok.

    Nimas,…. dalam dunia maya/cyber ini, saya pikir kita tahu karakter orang dari tulisannya, tepatnya apa yang dia tulis mengenai suatu hal. pendapatnya atau ulasannya lah yang mencerminkan karakternya. Tulisan ini akan dibaca oleh ratusan, ribuan bahkan mungkin jutaan orang. Justru karena itulah kehati-hatian, kedewasaan, kebijaksanaan dan keilmuan menjadi pertimbangan.

    anyway,…. saya sangat setuju dan bersuka hati dengan taaruf dan silaturahmi yang selama ini sudah terjalin. Memang seharusnya demikianlah yang terjadi.

    Wassalam

  46. @All
    Apa sih hebatnya menjadi HABIB. Apa enaknya menjadi zuriatil Rasulullah SAW. Kok diributkan GD sayyid atau bukan?. Klu saya tdk salah para Alawyian itu mempunyai Maktab. yakni Rabbital Alwyyian. Apakah GD sdh disahkan oleh maktab tsb. Cuma klu kata2 dari yg menyebut Habib Lutfi b Yahya blm bs di percaya. Kita hrs bertanya ada apa? Mengapa tdk dia katakan bahwa sdh disyahkan oleh RA. Wasalam

  47. @madopolo

    Kalau mas Madopolo baca kembali tulisan p “ustad, mk akan jelas bhw bukan garis keturunan Gus Dur yg dibicarakan, bukan jg keutamaan para Habib (dzuriat Rasul) yg sdg dibahas. Tapi P ;Ustad sdg menghimbau dg pesan damainya agar Bib Rizieq, Bib Gusdur & Bib Seggaf agar berdamai dg memepertimbangkan bhw mrk 1 keluarga.. :) Sayangnya diskusi sdh lari kmn2 (seru juga sihh).
    Sedang mengenai legitimasi jalur keturunan tsb p’ Ustad jg sdh tuangkan berupa pertanyaan apakah RA jg sdh mencatat. Makanya di tulisan sy sebelumnya bicara ttg pengetahuan sy bhw sy sdh tau Gus Dur itu alawiyyin sdh lama (selentingan) apakah itu jauh sblm pernyataan dr Habib Luthfi sy jg tdk tahu. Sy pikir jauh sebelumnya krn kakek Gus Dur sdh lama sebelumnya diberitakan sbg cucu Rasulullah.
    Membandingkan apa yg ditulis Habib Luthfi dg yg dicatat di RA, menurut sy agak berbeda. RA adalah lembaga resmi yg secara “passive” mencatat dzuriyat (khusus pria) Rasul di seluruh dunia. Mrk tdk akan mencatat jika tdk ada laporan. Shg tugas mrk hanyalah mengecek pengajuan dr sang dzuriyat. Jadi kl anda seorg dzuriyat Rasul dan tdk pernah melaporkan diri mk anda tdk akan pernah tercatat di RA.
    Jika kt bicara Habib Luthfi mk dikaenakan keluasan ilmu beliau dan beliau bisa melakukannya secara aktif (tanpa menunggu laporan dr sang dzuriyat). Shg bs saja sang Dzuriyat tdk tahu bhw dia dzuriyat Rasul, tp Habib Luthfi malah tahu.
    PS: mengenai apa hebatnya jd Habib, gak ada tuhhh yg ributin wong itu cm pemberian dr Allah SWT. Terserah mas Madopolo saja menganggap itu hebat atau culun.. :P

    Wassalam.

    Bijaksana … ;)

  48. @truthseeker
    Krn melihat silsilah yg ada diposting ini maka saya berbicara mengenai SILSILAH. Oleh krn itu saya katakan sah tdk silsilah seseorang hrs ada legilitas dari RA setahu saya. Jd siapapun yg menyodorkannya blm bs diterima (krn mungkin ada udang dibalik batu). Krn hal yg demikian banyak terjadi.
    Habib adalah keturunan Rasul. Apakah kita tdk malu sebagai pencinta Rasul ada anak cucu bertengkar. Apa lagi blm jelas apakah dia habib atau bukan tapi membawa nama habib dlm keributan. Seperti komentar diatas habib Rizqi, Habib Sagaf dan Habib Gus Dur. Malu ah

  49. @madopolo
    Bukankah sejalan dg tujuan P ‘Ustad. Dan cara beliau kan cara yg logis. Perselisihan biasanya krn perbedaan, utk mendamaikan mrk p ‘ystad mengajukan persamaan diantara mrk.
    Sedangkan masalah malu, tentu semua hrs malu termasuk yg bertengkar (walaupun utk malu tdk hrs krn keturunan rasul, sesama Islam, sesama bangsa Indonesia sesama manusia dewasa kita patut malu bertengkar), tp krn realitanya spt itu mk kita jg tdk bisa menutup mata. Ingat mas madopolo Habil dan Qabil bukan hanya bertengkar, pdhal bersaudara bhkn anak seorg Nabi, manusia pertama yg pd jaman itu kepentingan & perbedaan tentunya tdk semarak skr ini. Itulah manusia dan itulah hidup dan itulah kehidupan… :)

    Wassalam

  50. HB ABDULLAH BIN ABDULQADIR BIL’FAQIH(MALANG,DARUL HADIST).pernah menasehati gusdur,yaitu jangan sampek ikut politik.
    yahhh ternyata omongan wali kutub di langgar,yahhh jadinya kisru,adakiyai cinta dunia,jabatan(cuma mengingatkan sewaktu gusdur dipecat dari president dia memakai celana pendek doang,aurottt durr!!)

    dan g ada ahlulbait yang menghina alqur’an,masak alqur’an dibilang porno sama orang picek,berarti sama aja dong al quran sama majalah P…….Y dari USA

    sekarang bikin sensasi MUI di bilang sesat yah kalau g sesat cara kita LIHAT hukumnya dari mana?
    emangnya tuh GD bisa lihat?

    wkakakakakakaka
    kalau masalh nasab ana g faham
    tapi kalau perlakuannya sepertinya bukan ahlulbait
    masak ada ahlulbait membela achmadiyah yang terang2 sesat dan syahadatnya lain.dan menghina al-quran,ana g mau buka aib lagi,tapi aibnya dia udah mashur kok

    buka aib ,ngapain takut!!!!!!

    gendeng,jangan2 dia lagi yg sesat!!!!!!!!

    trus dari segi nasab,gusdur sendiri tau g kalau dia keturunan?
    yeni wahid nikah sama siapa?
    anda tau semua sharifah harus nikah sama habib.

    memang abahnya seorang kiyai yg mashur,tapi ayah ayah,anak anak.

    ROSULULLAH aja g berani menjamin SAIDATUNA FATIMAH,cz masalah anak dan bapak terpisah sang anak aqil baligh(bagi laki2)atau sampek menikah(bagi wanita).

    ok
    sukron
    harap di pertimbangkan

    waillaliqah maasalamah
    wassalamualikum wr wb

  51. @truthseeker
    Saya katakan malu bukan krn pertengkaran mereka. Tapi malu menyandang kata HABIB. Anda mungkin jarang bertempat tinggal agak lama didaerah. Bgm kata HABIB itu dipergunakan utk kepentingan PRIBADI. Klu perbedaan dlm mencari kebenaran Akhirat bagi saya bukan masalah tp utk dunia sory tolong jgn pake nama HABIB. Setahu saya sejak Imam Ali sampai Imam Hasan Al Asykari tdk ada pertengkaran diantara Habaib sampai menjadi permusuhan. Lain dong masalah Habil dan Qabil jgn disamakan. Apakah anda yakin Habib Luthfi b Yahya benar? Berdasarkan pengalaman saya banyak yg ingin menyadang predikat HABIB. Memaksakan dgn macam2 cara utk dpt predikat ini. Kemudian ada yg memang seorang Habib memberikan predikat Habib pd yg lain dgn maksud tertentu, walaupun dia bkn dr Zuriat Rasul. Wasalam

  52. @achmad bin ali al-djufrye

    dan g ada ahlulbait yang menghina alqur’an,masak alqur’an dibilang porno sama orang picek,berarti sama aja dong al quran sama majalah P…….Y dari USA

    sekarang bikin sensasi MUI di bilang sesat yah kalau g sesat cara kita LIHAT hukumnya dari mana?

    Fokus ya akhi.., kt tdk sedang mengadili Gus Dur. Tulisan ini ttg bgm mendamaikan sesama muslim atau krn kemarahan/kebencian antum, antum menentang setiap usaha mendamaikan saudara2 kita?

    emangnya tuh GD bisa lihat?

    Apakah menurut antum tdk bs melihat/buta itu suatu kehinaan shg antum tertawa bangga dg kemuliaan antum yg melek?

    tapi kalau perlakuannya sepertinya bukan ahlulbait

    Fokus ya akhii, urursan nasab gak ada urusannya sm akhlak, antum (aljufri) mau baik apa gak ya tetap aja aljufri, mau antum anti damai (ahl bayt pecinta damai) ttp aja antum tersambung ke Rasulullah nasab antum).. :mrgreen:

    anda tau semua sharifah harus nikah sama habib.

    Kata siapa? dalil?
    Kmd apakah jk Yenni tdk kawin dg sayyid mk Gus Dur bkn lg keturunan Rasulullh?
    Apa antum fikir hanya Gus Dur (keturunan Rasul) yg berbeda dg antum. Kalau ane ketemu ada keturunan Rasul yg ahmadiyah, sunni, wahabi, syi’ah dll. Trus apakah yg ahl bayt hanya bergantung dg yg antum senang doank?.. :mrgreen: Pentolan ahmadiyah sayyid, pentolan syi’ah sayyid, pentolan wahabi jg sayyid, pentolan sunni jg sayyid.
    Apa antum sdh bikin hukum baru: semua sayyid yg berbeda pandangan/golongan dg Ahmad b Ali aljufri akan gugur nasabnya?

    ROSULULLAH aja g berani menjamin SAIDATUNA FATIMAH

    Allah yg menjamin surga bagi Sayyidah Fatimah.

    Pesan ana ya sayyid Ahmad lebih fokus dlm berkomentar, hilangkan kebencian (tanpa kecuali) krn ahl bayt tdk pernah singgah setitik kebencian dlm hati mrk.
    Imam Ali (*sambil meneteskan air mata*):” Banyak yg dipanggil namun hanya sedikit yg datang”

    Wassalam

  53. @truthseeker
    Apakah anda tdk ragukan mengenai keturunan Ahmad b. Ali aljufri. Klu dia keturunan sadah masah nda tau mengenai Imam Ali KW, Saydah Fatimah AS, Imam Hasan dan Husain AS? Saya takut nanti kata Habib dipergunakan kejalan yg salah. Wasalam

  54. salam kenal, salam ukhuwwah ya. Habib, Sayyid, Syarif adalah istilah saj. Jangan repot mempertentangkan istilah. Sayyid (dan Sayyidah) itu adl istilah utk menyebut keturunan Rasul dari Cucu Beliau Hasan bin Ali k.w (terus kebawah tanpa ada jedha perempuan, jadi laki2 terus kebawah). Sementara Syarif (dan Syarifah) adl istilah utk menyebut keturunan Rasul dari Cucu Beliau Husain bin Ali k.w (terus kebawah tanpa ada jedha perempuan, juga laki2 terus kebawah). Nah kalu Habib setahu saya yg ada jedha perempuannya. Karena ini istilah, maka ndak perlu lah diperdebatkan. Lagian, masalah GD khan emang yg kontroversi adl sisi ke-GD-annya, bukan dari sisi silsilahnya. Gitu ajah kok repot! Bukankah begitu.. :)

  55. kita asalkan berikrar di jiwa mapun raga pada Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah hamba-Nya yang paling dicintai-Nya adalah anak Rasulullah.

  56. kalo nggak salah, salah seorang datuk para habib yang bernama Ali Zainal Abidin AS, pernah berkata : Allah SWT akan memberikan surga kepada siapa saja yang taat kepada-Nya, walaupun ia adalah seorang budak dari Afrika. Dan Allah akan memasukkan ke neraka siapa saja yang maksiat kepada-Nya walaupun ia adalah seorang sayyid dari bangsa Quraisy

  57. kata guru ngaji saya, salah seorang datuk para habib yang bernama Imam Ali Zainal Abidin AS, pernah berkata : Allah SWT akan memberikan surga kepada siapa saja yang taat kepada-Nya, walaupun ia adalah seorang budak dari Afrika. Dan Allah akan memasukkan ke neraka siapa saja yang maksiat kepada-Nya walaupun ia adalah seorang sayyid dari bangsa Quraisy

  58. Wahh..koq jd bicarakan urusan sayyid dan non-sayyid? Apalg dah bawa2 masalah yg msk surga dan tidak. Tidak ada koq mas yg sampai kebablasan membagi2 kavling surga.. :)
    Tidak perlu sampai dibangga2kan mslh keturunan cukup dg bersyukur bhw kt dr keturunan yg baik. Kalaupun ada bangga itu sekedar spt setiap org bangga dg orang tuanya yg baik/sholeh/berilmu. Jadi jgn diplintir seolah2 ada jatah2an di surga.
    Ada bbrp hal yg kt kuatirkan:
    1. Ada yg jd takabur.
    2. Ada yg menjadi dengki.
    Piss..pisss..piss..bersatu kita kuat, bercerai msk infotainment…. :mrgreen:

    Wassalam

    1. lha…. habib apa bukan ??? saya sich ndak terlalu mempermasalahkan….. tapi asyik juga mbaca blog ini ya…

  59. @truthseeker

    sukron dah dikasih komentar,

    kita sebagai seorang muslim,masak GD menghina alquran porno kita g hawas?

    apalagi musuh dalam selimut

    tuh lagi gencar2nya.

    mau islam apa aja kek,mereka selalu membela kitab sucinya bukanya menghina,
    kecuali kalau “dia”kafir yg jelas musuh,
    pasti akan mengatakan kalau kitab suci kita porno.

    tuhhhhhh

    wassalam

  60. @achmad aljufrye

    Paham2 ..:) tapi usul saya:
    1. Apakah kta dengar langsung.
    2. Apakah kita yakin org yg bisa memimpin para kiai bisa senyeleneh itu?.
    3. Apakah kita tahu knp dia berkata spt itu.
    4. Jika semuanya ya, mk datang ke GD, atau blog beliau and utarakan keberatan kita, drpd kt terjebak dalam menjelek2an (membuka aib seseorang) pdhal tujuan kita adalah mempertanyakannya, sedang disini tdk ada GD dan wakil GD.

    Itu aja sih utk mengingatkan bhw kita sering melihat sesuatu yg kita anggap salah kmd kita mencaci maki. kan sdh ada panduannya jika kita melihat saudara kita melakukan kesalahan (menurut kita) maka apa yg harus kita lakukan.

    Salam kenal ya sayyid..

    Wassalam

    1. hati-hati mas ma ucapan mas! bisa-bisa mas kualat, sakit kepala sampai ajal mas. tapi moga-moga Alloh kasih pintu hidayah, kebenaran kepada saya, mas vai dan seluruh umat muslim. amin

      yang penting cinta sahabat muslim jangan sampai hilang… Alloh sangat mencintai hambanya yang memberi kenyamanan kpd sesamanya.

  61. ih lucu de..tadinya mo komentar soal gusdur yang jelas2 ngawur diblg Sayyid. trus ada yg sok bijaksana blg jangan menjelek2an orang padahal ‘statement’ gusdur yang sangat2 kontroversial itu didengar dimana2, ga perlu klarifikasi, orang semua uda tau….Alquran Porno, dan yang baru2 ini juga GD blg MUI sesat…nah mas, jadi sapa yang mo jelek2an orang kl uda keliatan jelek? Islam itu fair donk, HAQ itu HAQ…bathil ya BATHIL…
    bukan yang BATHIL trus kita blg gpp deh, toleransi, kebebasan berpendapat, dll….

    wah Islam ko diputar balikkan ya, yang bagus diblg jelek…yg jelek ditutup2in alias dikedok…masya allahh ini seperti mengingatkan saya atas program DEBAT antara Mahendradata dan ketua LBH AKKBP.

  62. ih lucu de..tadinya mo komentar soal gusdur yang jelas2 ngawur diblg Sayyid. trus ada yg sok bijaksana blg jangan menjelek2an orang padahal ‘statement’ gusdur yang sangat2 kontroversial itu didengar dimana2, ga perlu klarifikasi, orang semua uda tau….Alquran Porno, dan yang baru2 ini juga GD blg MUI sesat…nah mas, jadi sapa yang mo jelek2an orang kl uda keliatan jelek? Islam itu fair donk, HAQ itu HAQ…bathil ya BATHIL…
    bukan yang BATHIL trus kita blg gpp deh, toleransi, kebebasan berpendapat, dll….

    wah Islam ko diputar balikkan ya, yang bagus diblg jelek…yg jelek ditutup2in alias dikedok…masya allahh ini seperti mengingatkan saya atas program DEBAT antara Mahendradata dan ketua LBH AKKBP kmrn mlm.

    1. Assalamu’alaikum
      nyuwun agungipangapunten.
      kulo ajeng nderek komentar.
      “saya salut dengan kegigihan habib rizziq mempertahankan kemurnian islam, saya bangga dengan habib ssegaf dengan karunia yang Alloh berikan kepadanya kepada pemikiran yang cemerlang, dan saya terhibur dgn pemikiran gusdur yang selalu kontroversial bak wali nyleneh Abu Nawas,..” inilah Islam yang memiliki perbedaan pemikiran di dalam jiwa tiga tokoh penting ini.

      saya mau terfokus ma cemoohan org yang mengkritik perkataan gus dur, gusdur pernah bilang “Al-Qur’an itu porno”,… dan saya setuju memang isi al-qur’an banyak yang menerangkan dan mengkaji masalah ‘dalam’ lelaki maupun wanita, dari ‘anu’ sampai ‘anu’, karen Alloh benar-benar sayang kepada umat manusia (muslim khususnya), DIA memberi pelajaran kepada mereka begitu gamblang dan kompleks sampai kemasalah ‘kepornooan’. ini menunjukan al-quran begitu demokratis dan sayang kpd Umat muslim. berarti memang benar al-qur’an itu porno. apakah artinya kata porno itu selalu dikatakan negatif. porno tidak selalu berkonotasi negatif,
      manusia tak akan “bergenerasi” kalo tak melakukan hal ‘porno’ tersebut. iya tho!

      saya yakin, dalam diri jiwa pencemooh Gus Dur masih ada titik hitam akan kebencian… istighfar bareng2 yuk!

  63. @ranrose
    Walaupun tdk disebut nama, saya anggap saya saja dehh yg lg disindir oleh anda.. :mrgreen:

    ih lucu de..tadinya mo komentar soal gusdur yang jelas2 ngawur diblg Sayyid.

    Gak ada hubungannya ngomong ngawur dengan nasab (sayyid atau bukan sayyid).

    trus ada yg sok bijaksana blg jangan menjelek2an orang

    Maaf tadinya saya pikir secara universal disetujui bhw menjelek2kan (apalgi mencaci maki) dalam kondisi apapun adalah tidak bijak (baca: bukan akhlak yg baik). Karena panutan saya Rasulullah SAW tdk pernah menjelek2an mencaci maki bhkn kpd kafir wa munafiqqun..

    padahal ’statement’ gusdur yang sangat2 kontroversial itu didengar dimana2

    Di dengar dimana2? dimana? di media massa? berupa cuplikan2 kan (saya bukan menyatakan GD benar lhoo) apakah bukannya itu sangat ceroboh menyimpukan sesuatu dr cuplikan media massa? Bagi saya jika mslh GD begitu penting bagi saya maka saya akan mencari:
    1. Buku2nya utk dicomment atau/dan
    2. Tulisan2/artikel resminya.
    3. Alasan di belakang statement2 yg kontroversila tsb.
    4. Diskusi di blog-nya ataupun secara langsung.

    Karena manfaat apa yg didpt dr menjelek2an seseorg dr berita yg terpenggal2?

    Khusus utk pernyataan GD al Qur’an Porno/cabul. Saya harap anda baca secara lengkap wawancara tsb, krn bagi mrk yg paham tata bahasa (gaya bahasa) maka jauh dr yg seudah anda nisbahkan kpd GD. Kenapa tdk ada ulama2 yg protes (kecuali ulama salafy?, krn hanya ulama salafy yg berpendangan kaku (tdk mengenal gaya bahasa) yg terjebak kpd pemikiran tsb.
    Ok, saya sekalian saja jelaskan. Latar belakangnya adalah mengenai definisi cabul/porno yg diklaim oleh bbrp ustad2 yg berpandangan sempit. Nahh mrk ini disindir oleh GD, jika definisi mrk ini digunakan mk mrk harus menerimajika ada yg mengatakan bhw AQ itu jg kitab yg porno/cabul sesuai definisi mrk, krn AQ bercerita ttg perintah para ibu utk menyusuimeneteki anak2nya selama 2 tahun (proses menyusui adalah proses membuka (mengeluarkan tetek/susu) dan jika digunakan definisi dr ustad2 yg sempit tsb maka hrs diterima sebagai porno/cabul.
    Kalau krn subjektivitas thd GD kmd ini dipelintir dan menjadi fitnah, maka salah siapa? Saya pikir ini gaya bahasa sederhana, yg jelas2 tdk menunjukkan prinsip GD ttg AQ yg porno. GD hanya tdk senang melihat ada yg mencaci/menjelek2an kitab suci org lain dg mengatakan kitab suci agama lain adalah porno.
    GD knp engkau selalu mengorbankan dirimu utk dicaci dlm rangka mendidik akhlak bangsa Indonesia dlm merespon sesuatu yg salah??.

    Semoga bisa jd bahan renungan.

    Wassalam

    1. bingung..@truthseeker, GD yg hidup sejaman dengan anda, dan anda tahu tingkah polahnya, dibela mati-matian dengan alasan khusnudzon..tapi anehnya, para sahabat yg hidup jauh berabad lampau dan anda belom pernah lahir dng gampang dihujat, dilaknat..

      Bisa fair ga seh??

      aneh..ck..ck..aneh memang hidup ini..ck..ck..ampuunn Gusti..

  64. Salam,

    jadi heboh nich GD dibilang habib, habib2 kecil g’ dibikin heboh sekalian? :mrgreen:

    masalah GD bilang Al-Qur’an kitab porno/cabul, ana setuju ma truthseeker aja :D (ngikuuuuuuuuutttttt) g’ perlu komentar panjang2, wonk dah dijelasin :D

    tapi sedikit dah… perkataan seseorang yang menimbulkan kontroversial ini mungkin jika di artikan sama dengan teks bisa jadi kebodohan, tapi kita bisa melihatlah..

    kita lihat, apakah ada makna lain yang ingin dijelaskan orang yang sedang berkata-kata, ana pribadi belum apa yang sebenarnya ingin disampaikan GD dalam perkataannya.

    di dilihat dari sisi khusnudhon, kita bisa check di al-Qur’an (seperti yang dikatakan truthseeker :
    AQ bercerita ttg perintah para ibu utk menyusuimeneteki anak2nya selama 2 tahun (proses menyusui adalah proses membuka (mengeluarkan tetek/susu))

    memang ternyata ada dalam Al-Qur’an tentang meneteki, lalu prosesnya?

    pola berfikir seseorang memang berbeda, dan dalam hal ini saya tidak pandai mengatakan apa yang sebenarnya ingin saya sampaikan.

    saya rasa kita di beri akal adalah untuk berfikir, mengetahui mana yang baik dan tidak, yang haq dan yang bathil, dst.

    dalam menanggapi pernyataan GD tentang ke-porno-an Al-Qur’an, ada baiknya kita bertanya apa yang sebenarnya ingin disampaikan GD kepada kita? apakah memang Letter look PORNO atau ada hal lain yang ingin disampaikan?

    buat informasi aja : saya bukan pure pembela GD lho :D

    sebaiknya masalah ini kita tanyakan ke sumbernya saja biar jadi terang g’ kabur seperti sekarang ini yang sedang di usahakan untuk menyalahkan perkataan letter look GD ttg pernyataannya thdp Al-Qur’an yang porno tersebut.

    Wassalam.

  65. mas TS/MM,comment anda sdh bener dan jga perlu ditambahi dg “wise-explanation” yg bisa mudah diserap “konsumen tertentu”…krn memberikan penjelasan kpd anak sd tidak sama dg kpd anak sma..(ini meminjam istilah group-nya mas kaji dan mas asep)..hihihi… seorang mursyid qodiriyah-naqsyabandiyah pernah bersabda : “arto meniko sudo,warto meniko tambah” (uang itu berkurang, berita itu bertambah), ini berkaitan dg itu semua…lucu2 yaa kang,comment2 nakal di blog-mu…jadi laris deh…makan rujak pencit yuk…biar gak spanneng… daripada mujadalah mjd fitnah dan merusak hati,better kita perbanyak wiridl utk mohon welas-asih Robbul Izzah,jga perbanyak sholawat utk Baginda SAW..,krn kalau hanya mengandalkan ibadah kita semua di dunia yg sangat singkat…amatlah malu kita dibandingkan maksiat hati kita kepada-NYA (belum lagi kalau kita maksiat anggota tubuh yg lain…) SUBCHANALLOH… ayuk kita rapatkan barisan,lakukan langkah nyata yg bermanfaat utk dlu’afa negeri ini,agar sektor riel kita jalan,agar negara ini segera bisa bangkit…jika kita sudah senang ribut dg hal-hal sepele..waktu kita habis dan kita tidak melakukan apa2..sementara negara tetangga kita malaysia sudah jauh di depan (padahal mereka dulu belajar dr kita)…SADARLAH saudara2-ku…salam.

  66. tahu gak, saat GD mengikuti acara di gereja. saat dimintai restu dia bilang: “semoga Allah menunjukkanmu jalan” [May Allah Guide You]. emang Gus “gila” satu ini pemikirannya berkelana ke mana-mana. juga rela mengorbankan dirinya. Memang mantan presiden yang membuat banyak orang jadi gila.

    Sebagai seorang yang merasa diri keturunan Ken Arok dengan Ken Dedes [hasil selingkuhnya dengan perempuan India, hehehe...] mungkin Ken Dedes itu macam Aishwarya Rai. Zaman Hindu yo orang2 India yang menjadi terpandang. Zaman Islam ya para sayyid lah.

    Anyway, tentang nasab Gus Dur biarin ae wess. Mulai sekarang jangan kasih Zakat atau Sedekah pada mantan presiden itu. Juga jangan kasih khums. Wong beliau sudah sangat berkecukupan. hehehe….

    Biarin aja Hb Lutfi yang akan mempertanggungjawabkan -jika salah- pernyataannya di depan kakeknya Nabi kita Muhammad bin Abdullah. “Cintailah keturunanku yang saleh karena Allah, dan cintailah keturunanku yang fasik karena aku [karena aku sendiri yang akan mengurusnya kelak di mahsyar." Hb Lutfi salah pun kita cintai dan hormatilah karena Nabi. Gus Dur walau agak gila tetapi pemikirannya haibat euy. [coba kalau tidak shabu-shabu: shatu buta satu buram, mungkin GD akan menjadi our greats president].

    siapapun yang membenci dzuriyat Nabi berilah kabar gembira dengan siksa neraka. Jika tidak sanggup meluruskan sayyid yang menyimpang biarno ae wess sepanjang tidak melakukan tindak pidana/kriminal. masih banyak keluarganya yang akan meluruskannya.

    bukankah kita kalau sedang marah dengan seseorang suka membawa2 ayahnya ibunya dalam makian kita. nah, Nabi karena cintanya pada ummatnya telah mencegah ummatnya dari melakukan kesalahan tanpa sengaja. Barangsiapa tanpa kesadaran penuh menghina Nabi maka Allah -lah yang akan murka. Kalau istri yang anda cintai dihina orang apa anda tidak akan marah?

    Nah, Allah sangat cinta pada Nabi. Maka siapapun yang menyakitkan hatinya akan mendapat kemurkaan Allah. Keturunan memang bukan jaminan syurga dan neraka tetapi ingatlah Allah memang telah melebihkan keluarga Imran dan keluarga Yasin. Siapapun yang tidak redha dengan keputusan Allah berarti ingkar kepada-Nya.

    Allah telah menguji Iblis, malaikat untuk sujud pada Adam [nur dalam sulbi Adam]. Iblis gagal melewatinya karena dengki. Jangan sampai kita juga gagal hanya karena dengki.

    “Sampai sekarang masih tidak habis berpikir, betapa angkuh dan bodohnya Abu Murrah alias si Iblis itu.” Iblis haqqul yaqin, ainul yakin. Iblis memiliki ilmu yang teramat sangat kasyaf. telah melihat tempatnya di neraka. telah melihat perubahan wujudnya karena ingkar hanya pada satu perintah Allah. Lha ternyata manusia lebih banyak lagi yang ingkar.” Jealoussy aja. Udahlah, tunduk dan pasrah serta cintai dan akui kelebihan Nabi dan Ahlulbaitnya. Ikutan masuk syurga deh. Gampang kok masuk syurga itu ternyata. :-P

    Baca Arok Dedes -nya Pram, bagus deh. walau kafir tetapi elan perjuangannya lah yang membuat Indonesia tidak terjebak dalam sistem kasta.

    Bagaimana mau menerapkan sistem kasta kalau Raja Besar Jawa pertama adalah kasta syudra yang menyelingkuhi perempuan India, kasta brahmana pula. Bersyukurlah dan berterima kasihlah pada kakekku Ken Arok dalam hal ini. So, sekarang boleh juga aku menikahi syarifah. but Where r u? khan sudah dicontohkan kakekku. revolusi social-mindset ini. Allah mengeluarkan yang hidup dari yang mati. Mengeluarkan yang mati dri yang hidup. Malam ke dalam siang. Siang ke dalam malam.

    Mukmin melahirkan kafir, Kafir melahirkan mukmin itu adalah hal yang biasa. Kecuali Nabi dan Ahlulbait-Nya yang berasal dari keturunan yang suci dan bersih dari noda dan perzinahan apalagi perselingkuhan. Anyway, daripada gak tahu nasab ane dari mana. Mendingan mengakui Arok Dedes ae lah. Kalau salah, yo maaf. hehehe….

    lingkarluar.wordpress.com

  67. @ Habib Lutfi bin Yahya (Sukran waktu Nisfu th 2002 dijamu dirumah habib).

    Buat para Habaib, pecinta keturunan dan para habibphobia… Kita liat dan baca lagi dari awal…
    “Menurut Habib Lutfi Gusdur itu seorang Habib”

    Sebaiknya komentar saudara2 semua jangan terlalu jauh hingga akhirnya blog ini menjadi blog “penghujatan”.
    Kita bisa buat blog lain yang khusus menghujat Gusdur, atau blog yg khusus memfitnah Habib Rizieq.

    sekali lagi buat para Habaib, pecinta Habib dan Habibphobia, tulisan diatas hanya sebuah informasi.. apakah informasi itu benar atau tidak, itu yang kita komentari.. kalo masalah cacatnya Gusdur baik lahir maupun batin itu diluar redaksi.

    @Savic
    udah dapet jawabannya belum kalo Gusdur itu Habib apa Bukan,… kabarin yah.

    Peace.

  68. @ abelardo
    saya lebih suka menggunakan istilah habib untuk gelar sebenar2 kekasih Allah yang bisa didapat oleh siapa saja yang berhasil meraih cinta Allah
    bukan hanya gelar yang didapat sejak lahir

  69. mas dan mbakyu, gus dur dan habib luthfi lagi sibuk mikirin dan ngurusi umat, belum sempat mendiskusikan sanjungan-sanjungan dari njenengan semua. tolong dimaafin ya. apalagi ini udah masuk bulan puasa

  70. kalo memang gus dur seorang habaib, kenapa dia menyebut al-qur’an porno “???

    kalo memang gus dur seorang habaib, kenapa dia menyebut ajinomoto yang jelas2 memakai minyak babi halal ??

    kalo memang gus dur seorang habaib, kenapa dia membela mati2an ahmad dhani yang telah menginjak2 tulisan allah ?

    kalo memang gus dur seorang habaib, kenapa dia membela seluruh ajaran sesat ??

    kalo memang gus dur seorang habaib, kenapa dia selalu berada di pihak nonmuslim ketika terjadi konflik antar agama ??

    kalo memang gus dur seorang habaib, kenapa dia menolak mentah2 syariat islam ??

    kalo memang gus dur seorang habaib, kenapa dia pergi ke AS untuk menerima penghargaan dari orang yahudi (dilakukan beberapa waktu sebelum innsiden monas)??

    inikah yang disebut habib ?? betapa malu orang2 yang selama ini disebut habib. ko ada seorang yang disebut2 kiai kondang yang berjuang untuk merusak islam dari dalam

    gusdur,ketika bertemu dengan orag cina,mengaku turunn cina.bertemu orang yahudi,mengaku turunan yahudi. dan seterusnya. saya respek dengan habib lutfi bin yahya. tapi saya tidak akan respek sama sekali dengan gus dur.

    apakah anda tidak tahu,betapa islam liberal itu diciptakan asing untuk merusak islam ?? islam liberal adalah tangan kanan asing untuk mengacak2 islam.

    karena mereka zionis tidak menginginkan islam mnjadi penjegal mereka dalam mngasai dunia.

    maka disusupkanlah islam liberal untuk menghancurkan islam.
    apakah anda tidak tahu,MUI sendiri yang telah mengeluarkan fatwa bahwa liberla itu SESAT.dan indonesia akan maju dengan syariat islam,bukan pancasila. dan abib segaf yang mengaku berjuang tapi berniat menyerang pejuang islam yang lain,pantaskah dia disebut pejuang ????

    untuk semua pembaca konentar ini,mari kita satukan visi dan misi untuk mempersatukan islam. sudah belasan abad kita mempeributkan khilafiyah. sementara musuh kita semakin hari semakin siap untuk menghancurkan kita.

    mari kita menggandeng semua mahzab islam. asla dia bukan ajaran sesat, kita haram menghujat mereka. karena persamaan lebih banyak dari perbedaan. mengapa meributkan perbedaan yang sedikit, sedangkan menyampingkan persamaan yang banyak ??

    marilah semua,bersatu dibawah pimpinan imam mahdi untuk menumpas semua musuh islam dan kemaksiatan di muka bumi ini

  71. Bingung euuyyy..
    Ngajak ukhuwah, menggandeng mazhab, menyatukan visi dan misi, tapi koq sambil menghujat golongan lain.
    Bagaimana persatuan bisa tercipta jika tidak bisa menerima perbedaan. Bagaimana bisa ada ukhuwah dan menghilangkan khilafiyah jika hati penuh dengan kecurigaan.

    Pisss..pissss…

  72. sayasetuju dengan truthseeker08, tapi yang harus dilakukan untuk bersatu adalah membersihkan dulu semua ajaran sesat. seperti ahmadiyah,liberalis,LDII,NII,dsb. apa mungkin islam bersatu kaloada golongan perusak di dalamnya ?? mengapa kita kadang2 membela aliran sesar,tapi mengkafirkan golongan yang masih dalam kategori islam ??

    setelah golongan sesat ini bertobat seluruhnya,barulah kita bersatu dalam komando imam mahdi.

    amin ya rabbal alamiin

  73. Mas Zaki ki lo… wong truthseeker bilang Persatuan harus menghormati perbedaan. Anda dukung, tapi di saat yang sama Anda mengharuskan Gerakan Pemusnahan Mazhab. Contradictio In Terminis.

    Bagaimana menentukan sebuah mazhab merusak dan tidak? Jelas jika mazhab tidak mengakui dan “menjadi muslim” pada Ulil Amri zamannya pastilah merusak. Jamin deh…! Islam hanya bisa wujud dengan wujudnya Sang Penjaga. Jika Sang Penjaga telah tidak diakui dengan ketundukan total pastilah mazhab tersebut dan orang2nya bersifat merusak. Makin Alim dalam “kesesatannya” makin kejilah seorang manusia itu. Demikianlah Hukum Tuhan.

    Berpolitik -termasuk dalam kaitan mazhab- seluruh mazhab pastilah melihat mana yang paling manfaat. Demokrasi manfaat ya didukung untuk sementara ini. Pluralisme manfaat, maka didukung pula. Jika antum termasuk muhibbin saran saya lebih baik ikutlah membela minoritas. Jika ikut menentang bahkan menghapusnya maka tunggulah saatnya seluruh muhibbin di Indonesia akan sampai pada gilirannya. gitu lo boss…

  74. Lagipula mana bisa semua manusia bertobat. Mustahil…! Sepengetahuan saya: misi Imam Mahdi as adalah untuk menegakkan keadilan di muka bumi. Bukan membuat seluruh manusia bertobat. Tetap saja ada yang menentang pada saatnya nanti.

    Namanya juga manusia boss… dan lagipula “Mustahil Memaksakan Agama.”

  75. ane juga sama punya darah keRasul dan lainnya juga adakan!cuma sikapnya sob apakah menjadikan Quran sbg imam?dihati setiap manusia ada ada wis-wasnya ada juga mulhimnya,nga pilih-pilih trus siapa yg merasa terplh?malu dah sama Allah yg memberi ujian keimanan bg semua manusia,sama kok semua dihdp Allah Yg Maha Adil,apa sdh ykn slmt dr azab kubur atau sdh pst masuk surga ?nauzubillah minzalik……

  76. sob zaki…sebelum membersihkan yg diluaran apa yg didlm kita(hati) udah bersih?keluarga juga udah?jd kalo yg diluar sulit artinya yg didlmnya juga pasti belum.syaithan aja nanti kiamat baru mati cuma ahmadiyyah?bgmn kalu siapkan diri sendiri misalkan kita tauhidnya qiraat siapa,ilmu ngajinya qiraat ikut siapa,mazhabnya ama siape nah kalo udah jls ktp marifatnya br melangkah kefase berktnya gmana sob lingkarluar…

  77. ya…kalo udah mati ngak ada lagi istilah kiyai,syeik,maupun habib ama penjaga kubur ttp pasti disamperin.udah btl-btl yakin selamat?????entar dulu bos!mau selamat mah urusan sendr tanpa ada pengecualian.memang malaikat penjaga kubur bisa diatur…mulailh berjihad dgn hawa nafsu kita daa ini bkn cm sbtr lts udah main ngatur org,sabar broer.Imam mahdi nanti jg sebel kalo tipe kita kayak gini dan so pasti kita duluan deh yg ditergur benar ngga…!

  78. @Zaki
    Semua pertanyaan mas “kenapa?” sejatinya tidak mas jawab sendiri berdasarkan persepsi mas yang sdh “miring” sebelumnya tentang Gusdur. Bagi yang memiliki persepsi “lurus” tentang beliau memiliki jawaban yang berbeda. Jadi yang penting jangan memvonis dan menuduh sebelum mendapatkan jawaban yang hak dari sumber yang hak.
    Lagipula turunan Habib tingkah lakunya tidak mesti sesuai dengan persepsi dan bayangan mas tentang Habib, bukan?

    Salam

  79. sesama habib mengatas namakan islam kok saling sikut-sikutan,trus yg menang so pasti syaithan.intinya kalo mojihad jangan jauh2.preman maling.psk ada disekeliling kita ama mereka aja dulu dah jgn hanya mau krn disorot ama kamera.bgmn kita bisa beda dan gotok-gontokan smtrn semua ngaku pake Al-quran dan Sunah,krn salah kaprah atas pemahaman “perbedaan umatku adalah rahmat”yg terjdkan slg hantam trus rahmatnya dimana?????makin pintar makin ulet juga yaaa syaithan mempermainkan kita..masya Allah..kapan brentinya yaaa…capek deh.semuanya diatas membuat kami2 bingung.katanya tuhan Allah swt dan Nabinya Muhammad saw trus ternyata nyata-nyata menuhankan egosentris doang.ya hasilinya bisa kita lihat.sendiri.itu artinya salik kita benar-benar salah jalan.”sesungguhnya Allah wali bagi orang-orang yang beriman,yg mengeluarkan mereka dari dzulumati ilannur,dan orang-orang yg menuhankan hawa nafsunya,Allah mengeluarkan meraka dari nur kepada kegelapan(nauzzubillah minzalik)wassalam

  80. tuk lingkaran luar

    loh mas.. mas ini apa tidak bisa membedakan mahzab apa aliran sesat yaa ??? buat saya gampang koo.mahzab itu saling berbed dalam khilafiyah, sedangkan aliran sesat itu beda dalam rukun islam dan rukun iman ??

    kalo mau lebih gampang,lihat saja fatwa MUI. apa itu aliran sesat ?? apa itu mahzab ?? bagaimana sih suatu aliran dibilang sesat ?? gampang kan ??

    trus tentang persepsi mas lingkaran luar

    mas,apa mas tidak tahu apa itu pluralisme ?? pluralisme itu menganggap tidak ada 1 pun agama yang benar2 haq. alias,sampeyan jadi muslim ato atheis ato ahmadiyah itu yaa sama aja. loh ko mas bilang kalo saya ga mendukung pluralisme saya menunggu giliran ?? giliran apa ?? masuk surga ??

    kenapa saya harus mendukung minoritas, kalo minoritas itu sesat dan membahayakan >?? kalo alasan ketertindasan karena statusnya yang minoritas, wah,itu alasan kuno. palestina tuh, yang mayoritas,tertindas, apa yang didukung israel yang minoritas ?? apa yang harus didukung itu selalu yang minoritas ??
    SALAH. dalam islam.yang didukung itu yaa yang betul menurut islam. bkan yang minoritas.

    apa mas lingkaran luar ingin bilang kalo demokrasi itu lebih baik dari syarat islam ?? mengganti peraturan Allah SWT dengan suara manusia ko didukung ?? tanya kenapa ??

    terus tentang persepsi mas bahwa tidak semua manusia akan bertobat, ya justru itulah pemacu kita untuk terus ber amar ma’ruf dan nahi mungkar. bukan sebaliknya. kita ini butuh bekal buat akhirat,mas. salah 1 nya ya amar maruf nahi mugkar. kalo tambah dibiarkan,yaa salah besar doonk.

  81. tuk supriyadi marsan

    mas orang klo sudah agamanya islam tidak menunggu dulu membersihkan hati. wajib bagi setiap umat islam yang melihat kemungkaran yaa dia wajib untuk meluruskan kemungkaran itu. tentu ada cara2 sesuai kemampuan. kalo mampu dengan tangan, yaa dengan tanganya. kalo tidak,yaa dengan lisanya. tapi kalo tdak mampu dengan tangan dan lisan,yaa dengan hatinya.

    nah,kalo betul yang sampeyan katakan tadi,kenapa rasulullah sembari berdakwah tetep banyak beristighfar kepada Allah ?? karena seorang muslim tidak perlu menunggu sampai dirinya sudah bersih baru ia ber amar ma’ruf nahi mungkar. rasulullah tidak pernah merasa dirinya telahsuci hatinya, tapi ia tetap ber amar ma’ruf nahi mungkar, itu semata2 hanya mencari ridha allah.

    untk tulisan sampeyan yang terakhir,saya cukup kasih catatan saja. yaitu, siapa yang provokator ?? siapa yang mengajak bermusuhan ?? siapa yang menghalang2i umat islam berjuang >>??? sapa yang katanya mau pake ilmu keballah,tahan golok lah,toh pejuang islam di indonesia setahu saya tidak pernah pake golok. nah, jangan semuanya disamaratakan. mana yang provokator ?? siapa yang mengungkapkan kata2 kwebencian,mengumpat terlebih dahulu ?? it yang harus dicermati

    wassalam,sob supriyadi marsan

  82. tuk armand

    kalo sampeyan mau membela gus dur, saya tantang sampeyan jawab 1 saja dari pertanyaan2 itu. kenapa anda ko menutup mata terhadap kemunkaran yang dilakukan gus dur ??

    mas, habib itu status yang mulia. orang harus mempertanggungjawabkan statusnya itu. saya tidak bilang darah habaib akan membuat seseorang jadi berbuat baik, tapi orang dengan habaib wajib menjaga nama baik habaib,gitu loo maaas

  83. SISILAH TADI MASIH BIS A DIPERDEBATKAN ,KARENA ADA JARAK WAKTU RATUSAN TAHUN ANTARA SUNAN GIRI DENGAN JAKA TINGKIR.MENURUT SAYA SILAILAH GUSDUR ITU TIDAK VALID.TIDAK MUNGKIN AYAH JAKA TINGKIR ITU SUNAN GIRI. SILSILAH IU TERBANTAHKAN OLEH FAKTA SEJARAH.

  84. Karena darah kita adalah trah dari Homo sapiens javanesis + mongoloid, kayaknya kita ini tidak se-mulia para Habib, yang darahnya secara langsung mengalir dari darah Nabi.

    Sudah sepantasnyalah kita menghormati dan memuliakan para Habib sebagai keturunan langsung dari Nabi junjungan kita.

  85. HUHEHEHE…..GD itu nasabnya nga masuk ke JOKO TINGKIR….Tapi GD nasabnya nyambung ke Buayanya JOKO TINGKIR
    GITU AJA KOQ REPOT :) :) :)

  86. deuh. kagak capek bedebat beginian.
    tapi kudengar2 memang kadang gelar habaib bisa ‘dijatuhkan’ begitu saja oleh orang yang punya nama (dalam hal ini bib Lutfi).

    Selama ku riset di Pekalongan. Banyak kabar ku dengar kalau bib Lutfi suka ngasih gelar habaib ke orang yang bukan habaib (please jangan debat masalah ada tidaknya keturunan muhammad rasul allah. ini konteksnya masalah bib Lutfi ngasih gelar. oke!!)

    mengenai bib Lutfi, kuserahkan padaNya.
    bukan urusanku. Aku sekedar menampung gosip2 kampung pekalongan hehehehe

  87. Saya usulkan gimana kalau di Indonesia gelar habib diganti dengan sayyid saja? Karena gelar habib yang berarti ‘pecinta’ mengharuskan insan-insan yang bergelar tersebut menjadi seorang pecinta Allah dan Rasul-Nya secara nyata, tulus. Gelar ini saya rasa hanya cocok untuk orang2 yang nyata2 tulus berkorban demi agama Allah.

  88. savic, di/pada September 12th, 2008 pada 2:09 am Dikatakan:
    jadi GD habib bukan neh?
    xixixixi

    Vic…Vic…Nt Masih Bingung…Ya Habib lah…Habib CROCODILE… :)

    :

  89. sebenarnya mau di sayyid atau bukan itu ga begitu penting. tapi nambah masalah yang ada. jika Gusdur bukan sayyid, tapi RA Djakarta berani ngasih gelar, itu namanya aneh. Tapi kalau Gusdur memang sayyid … ya ga pentinglah itu di beritakan. Emang enak jadi sayyid. Beban tauuuu !!

  90. saya ingat pesan habib Luthfi, orang Islam Indonesia punya banyak PR yang mesti dikerjakan, sebagian besar muslimin kere, bodoh, terbelakang dan mudah diadu domba, karena itu pekerjaan besar kita sebagai muslim adalah upaya membuat cerdas dan pintar, mengangkat derajat ekonomi muslimin agar tidak kena penyakit sosial. daripada bertengkar sendiri mengenai gus dur sayyid atau bukan (dan ini tidak ada manfaatnya sama sekali karena menimbulkan fitnah dan kebencian) mending kita menindaklanjuti amanah Habib luthfi. Haqqul Yaqin amanah beliau jika dikerjakan akan memberikan manfaat bagi semua muslimin. amien

  91. @Vyasa
    Emang kapan Habib Lutfi ngasih gelar Habib sama orang ? Kayaknya salah deh mas Vyasa. Kalau Habib Lutfi membuat/melacak nasab orang2 tsb, nah itu baru bener. Jadi hati2 mas Vyasa, beda lhooo.

    Selama ku riset di Pekalongan. Banyak kabar ku dengar kalau bib Lutfi suka ngasih gelar habaib ke orang yang bukan habaib

    Wahh risetnya perlu dipertanyakan nihh, cba mas Vyasa sebut saja satu, siapa yg telah diberi gelar Habib oleh Habib Lutfi. Kalau kebanyakan orang menganggap bhw orang tsb bukan keturunan Rasulullah trus dibuat nasab dia tersambung kpd Rasulullah. Itu bukan (belum tentu) salah Habib Lutfi, itu hanya krn keawaman kita. Jangan sampai kita yg kurang pengetahuan malah nyalahin orang berilmu.. :mrgreen: , mulai sering nih terjadi akhir2 ini. Yang awam menghujat yg berilmu.
    Mas Vyasa, banyak sekali keturunan Rasulullah yg tdk menggunakan gelar/nasab mereka, terutama mereka2 yg datang dalam gelombang awal hijrah para Habib dr Hadramaut. Misal saja para Sultan2 di Indonesia, wali songo. Bahkan nama mrk pun menggunakan nama daerah. Bagi bbrp orang sangat jelas bhw Raden Patah adalah sayyid, tp bagi orang awam mrk tdk tahu itu, dll. Yang akhirnya orang awam salah paham dg Habib Lutfi.

    Wassalam

  92. LUTFI bin yahya itu kata orang2 d skitarku adlh seorang habib2an,…..ana sbg sayyid tidak terima jika gusdur di katakan habib oleh lutfi…di urus d robhitoh dku tho!!! bru jelas

  93. well, one point … u have to pay attention dengan yang ku type di atas donk. Karena kubilang seperti apa ynag orang-orang yang ku wawancarai bilang. ku khan cuma fieldnote-ing.

    Jangankan Gusdur …. ,
    Hatta habib lutfi ga sayyid sekalipun, juga tidak masalah. Tapi yang jadi masalah adalah tatanan tradisi bisa morat-marit, jika dan hanya jika tradisi sayid-kesayyid-an mau dijaga. Sejauh yang ku tahu hal beginian khan tidak bisa sekedar di post dan dikomentari saja. Tapi kudu ada yang berani mempertanyakan ke ami lutfi tentang bener tidaknya berita ini dan itu yang tersebar di masyarakat. Jangan salah society yang (afwan), awam dengan masalah seperti ini.

    tapi dari milis tetangga (baalwy.ning.com), dah kudapatkan berita bagus katanya RA pekalongan mau klarifikasi. Baguslah … ada kemajuan …

  94. Hehh ente orang Pekalongan kan Muhirin to, o sembarangan hati-hati dengan Aulia Qutb Habibina Lutfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, saya yg tidak berterima jika ente ngeyek-ngeyek dan yepele2 gitu, awas lo

  95. pemikiran gusdur selalu membuat gw surprise.

    bahkan sampai nasabnya pun membuat gw surprise, tapi sampai saat ini dia kok ga make gelar Habib nya ya seperti kebanyakan orang yang bermuka arab ????

  96. ya bukanlah

    dari keabsahanya sangat2 meragukan dan tidak masuk akal

    dari kebejatanya sangat2 bukan habib.

    lihat FPI dan hizbullah. pemimpinya habaib. masak kaum munafiq dan bejat juga dari habib ?? cape deeh

  97. ha..3x
    bang zaki ternyata pro ama habib rizieq ya !!!!

    hati hati nuduh GD jangan dituduh kaum munafiq ato bejat.

    ntar klo GD bener habib apes ente nanti.

    he..3x

  98. for nana

    sampeyan mau apa kalo saya pro habib riziq ??

    saya bela yang benar menurut islam koo

    terus sampeyan mo bela gus dur dengan alasan doa mungkin saja habib dengan dasar pendapat habib luthfi bi nyahya yang suka kasih gelar habib ke sembarang orang

    kalo sampeyan ingin saya nyesel,sampeyan datang ke habib luthfi terus minta dijadiin sayid

    ana ini sayyid ga pake surat2an. tapi pake darah. begitu juga habaib lainya di indonesia.

    makanya mas/mbak (ini co/ce ?? ) ,saya wajib membela habaib yang memang menegakkan syariat islam.

    bukan orang sekedar dikasih gelar habaib ma si habib luthfi yang telah MERUSAK indonesia ini.

    kalo pun kita masuk di dunia khayal dan berkhayal GD itu habaib,ya saya tetep lawan. yang namanya dholim ya dholim.

    dan habaib yang membela islam,ya dibela dan didukung perjuanganya

    gitu lo (mas/mbak) nana

  99. assalamualaikum….
    sodara2 sebangsa, seagama dan setanah air…..
    ingat….ingat….
    gusdur….
    habib atau bukan….
    beliau tetap saudara kita sesama muslim….
    jadi jangan suka kalian pada njelek-njelekkan beliau atau muslim lainya….
    apakah Rasulullah SAW pernah ngajarin kita umatnya bwt ngolok2 sesama muslim yg katanya kajasadin wahid…
    jadi tariklah sifat kedengkian dari hati2 kalian,,,,ingaaaaat
    a’da aduwwika nafsakalti baina janbaika….
    Wallahu a’lam bi showab

  100. ya turunanya nabi adam

    bukan nabi muhammad

    lihat aja :

    dia bilang babi halal,ahmadiyah halal,nginjek2 lafadz allah halal,dibaptis halal

    waduh,udah deeh. suka ma gus dur itu mudharatnya banyak sekali

    nih ada video pembaptisan gus dur

    setelah lihat video ini,jangan lagi nyebut2 dgus dur kiai yaa. kiai ini malu2in

  101. kalo tidak salah Bani Shadr itu juga sayyid lho, tapi karena membahayakan umat islam dengan kesengajaan, karena bermaksud melakukan afiliasi dengan amrik, maka Imam Khomeini tetap saja menghukum mati Bani Shadr. Jadi walaupun GusDur adalah sayyid tapi kalo membahayakan umat islam kita harus tetap tegas padanya. Sebaiknya menilai seseorang itu baik atau tidak jangan berangkat dari faktor keturunan.

  102. bagai mana saya mahu dapat kitap tafsir ahlilbait dalam bahasa melayu yang lekap untuk rujukan saya yang harga nya murah.

    Ada tafsirnya, dan harganya juga cukup murah. Dalam 2-3 hari ini antum akan saya kabarkan lagi insyaAllah.

  103. hebat-hebat…(tepuk tangan dan tepuk kepala….plok-6x) ada yg mau ana sampaikan : 1).sesama ahlul-bait kok tidak “mikul duwur mendhem jero” tapi malah saling serang tanpa melihat FAKTA dgn siapa dirinya berhadapan..(manusia dilihat dari 5 tingkatan : 1.manusia apa adanya, 2.yg berilmu, 3.yg mengamalkan ilmunya,4. yg ikhlas di dalam hal apapun dan yg tertinggi 5.yg di-Ridloi-NYA /Mardliyyun)..berhati2lah dg siapa kita berhadapan..(ingat sejarah Nabi Musa as dg Nabi Chidlir as, dimana Musa as takabur menganggap bhw tdk ada manusia yg lebih pintar dr dirinya..?? Lalu ditegur oleh ALLOH..?) 2).sesama Ulama’,siapapun Beliau, mempunyai ijtihad sendiri2 yg nanti akan dipertanggung-jawabkan langsung di hadapan ALLOH…bagi sdr. U-A. yg sangat ceroboh&gegabah menghujat seorg Auliya’illah,hanya dg dasar referensi “kata orang2 disekitarku” (pertanyakan : “siapa” mereka..?! ),sebaiknya cek&crosscek dg para Ulama2 Chos/Sepuh/Senior,yg jelas2 Alim&’Alaamah,jgn cek dg para ustadz anyaran wal abangan..juga selidiki fakta di lapangan apakah mungkin seorg “kyai gadungan yg suka memberi gelar habaib” spt kata anda,kok bisa mempunyai jamaah puluhan juta orang di Ind & Asean, yg setiap acara maulid Nabi SAW di pekalongan terkumpul lebih dr 500.000 org (data dari beberapa wartawan 6 stasiun tv yg meliput) dan minimal 30-40 ribu orang tiap jum’at kliwon pagi datang ikut pengajian thoriqoh (yg sebagian jg dosen2 muhamaddiyah yg sdg study banding, sebagian lagi kyai2 dr seluruh jawa), juga kok bisa 5 pasang capres atau wakilnya datang mohon dukungan &pangestu (wiranto,sholahudin,mega diwakili taufiq&puan,kh hasyim,amin rais,hamzah haz, jg sby & jk; mereka datang langsung di noyontaan…) lihat dan buka mata kepala anda (kalopun mungkin matahati anda masih terhijab kabut tebal),jgn asal NJEPLAK pertanda kosong… 3). Yg lebih penting dr ini semua…ngapain sich diributin hal-hal yg tidak ada gunanya untuk mengentaskan masalah bangsa ini…apakah si kelompok XX yg suka ngrusak sana-sini dg pimpinannya yg bisa menghanyutkan org itu juga mencari solusi utk nasib bangsa ini..? Dia lahir th 1965,apakah dia sdh pernah berbuat utk bangsa ini spt the founding father (FF),shg dia enak saja mau merubah tatanan yg diciptakan FF..? Ingat, Islam JANGAN HANYA memberi penekanan pada faktor NAHI MUNKAR SAJA, tapi UTAMAKAN AMAR MA’RUF dgn akhlaqul karimah dan islam sbg Rochmatan lil ‘alamiin perlu ditegakkan…jga bagi para pendukungnya,tahukah anda siapa tokoh dan organisasi internasional di belakang kelompok tsb..?! ana sich gak peduli dg siapa mereka dan siapapun kelompok2 sejenis di indonesia, tapi kalau memang MEREKA BENAR-BENAR BERJUANG UNTUK RAKYAT & BANGSA INDONESIA KHUSUSNYA UMAT ISLAM INDONESIA YG TERBELAKANG, AYUK JANGAN BERBUAT KERUSAKAN DI INDONESIA, BANGUN INDONESIA dan DLUAFA’-nya yg makin hari makin bertambah banyak…lakukan sebisa kita dg apa yg kita punya…dan bagi tokoh-tokoh yg punya kelebihan dr ALLOH, ayuk kita sumbangkan sesuai tugas kita masing2 dr ALLOH & ROSULNYA…jgn melewati batas…! Akhirul kalam, bagi mereka yg tersinggung dg tulisan ana ini (dan ana harap memang harus tersinggung)..gunakan semangat ketersinggungan anda diubah menjadi energi positif dan gunakan untuk membangun indonesia…salam, dr al faqir wadl-dlo’if yg prihatin dg nasib bangsa indonesia..

  104. Assalamualaikum wr.wb

    untuk mas kokoprabu-ndworowati

    mas menganggap seorang habib luthfi bin yahya adalah orang yang hebat. mas telah memberikan fakta2 yang tak terbantahkan.

    masalahnya,fakta2 mas tidak bisa dijadikan pegangan agar perkataan habib luthfi adalah benar apalagi maksum.

    fakta2 mas hanya menunjukkan bahwa habib luthfi adalah orang yang populer,bukan orang yang terbiasa berkata benar.

    lihata aja manusia iblis george w. bush. ketika dia pidato,ga suma 6 stasiun tv yang meliput. tapi puluhan bahkan ratusan. tapi itu tudak mengubah fakta bahwa apa yang dikatakanya benar. malah dia adalah seorang pembohong,agresor,bengis,dan pembuat keonaran.

    maaf sebelumnya,saya tidak ingin menyamakan habib luthfi dengan si iblis itu. apalagi habib adalah sayyid,bush adalah yahudi. tapi kalo si habib yang terkenal ahli silsilah mau meninggikan derajat seorang antek zionis gus dur dengan membuat silsilah ngawur,tentu tidak seharusnya itu dibenarkan. kalo memang ada banyak masalah yang lebih penting,tidak seharusnya habib luthfi kasi gelar habaib ke perusak agama dan bangsa. tindakanya sangat2 tidak bisa dibenarkan.

    mas kokopabu kalo udah lihat video yang linknya takasih kan ??

    betapa memalukanya orang ini dikasih gelar habaib padahal tidak ada kepastian . ini bisa menyebabkan perpecahan karena tindakan2 ngawur gus dur sangat kontroversial. saya gak perlu ucapin lagi karena tindakanya udah saya tulis bekali2 disini.

    saya tau siapa yang mas maksud lahir th 65. habib rizieq kan ?/

    wah,jasanya banyak mas. seperti sekarang dia di penjara. dia menyulap tahanan jadi pesantren. dimana2 dia karismanya mampu mengubah preman jadi santri. kegiatnaya sehari2 tidak pernah bengong,tapi diisi dengan dakwah dimana2. beliau kerap kali keluar kota.

    beda sekali ma gus dur. kalo dia,preman dijadiin anak buah and pendukungnya. dia selalu menolak syariat islam. kamasutra dibilang tidak porno,tapi al qur’an dibilang kitab paling porno di dunia. ini tindakan penistaan agama yang sangat nyata.

    Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan pernyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan kkeduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu bila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertaqwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. -Qs. 2 al-Baqarah: 233

    bayangkan. firman tuhan ini dibilang porno. tapi kamasutra dibilang tidak porno. aduuuh. keblinger bener ini orang./

    dangus dur ingin mempertahankan ahmadiyah sampai mati. ini sangat2 memalukan apalagi pada tataran orang yang dianggap kiai.

    saya bukan ingin menghujat FF.tapi apa yang mereka buat berupa pancasila dan UUD 45 adalah sesuatu yang sangat provan dan multitafsir.

    apa yang diperjuangkan habib sesutau yang lebih absolut dan mempunya ijma’. yaitu syariat islam. ingat, kebijakan2 nyeleneh yang dilakukan pemerintah kita karena pemerintah tidak takut pada Allah,tapi takut pada george w. bush.

    sehingga tiap kali si iblis ini ke indonesia,dia disambut layaknya utusan tuhan. lihat saja,ribuan TNI disiagakan untuk mengamankan iblis ini.padahal tindakan ini mematikan kegiatan sehari2 warga. sangat memilukan.

    habib rizieq merusak pusat maksiat karena tempat itu meresahkan,sumber masalah rumah tangga,tempat harta2 golongan menengah dirampas dengan judi,dll. mereka2 ini telah berupeti pada polisi. dan tmpat mereka dijaga preman2. sehingga harusa ada FPI yang meringkus mereka. tapi yaah,media massa kita yang dikuasai yahudi,terutama sctv and metro tv,memfitnah mereka. sehingg alhir stigma yang buruk terhadap FPI di tengah masyarakat.

    saya harap,mas bukan lah uslim liberal ato pembela gus dur. semoga mas adalah pembiela islam

    Wassalamualaikum wr.wb

  105. ihhhhhhhhhhh……. ngeri.., kalau gusdur habib..,itu habib lutfi dibayar brp..? gila aja masa ada habib berprilaku dajjal..,ah.., yg gak gak aja siy……

  106. hehehe…dik zaki,dan juga untuk anda yg berpendapat senada.., anda hanya membaca yg saya tulis,tp tdk melihat maksud tersirat dr yg tersurat..anda bisa bilang bgtu krn anda belum tahu siapa yg anda bela dan siapa yg anda curigai, itu saja…silakan anda cross-cek dg para ulama chos (gak ada salahnya anda silaturochim kpd Beliau2 Ulama2 sepuh..,baik dr kalangan habaib maupun dr ahwal..) siapa syaikhuna Bib Luthfi, bgmn Beliau sbg Mursyid dan bgmn kiprah Beliau di dunia Thoriqoh Internasional (dekat dg alm. Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki & kelg-nya, Bib Umar bin Hafidz, Syekh Hisyam Al Kabbani,dsb..) silakan jga anda cross cek dg org2 intelijen (yg paling dekat dg kita yaa bisa bin, ex bais, etc…) siapa kelompok XX dg pemimpinnya yg muda dan kelewat energik itu (siapa yg mendanai dan siapa tokoh internasional yg memback-up, bgmn sumber keuangan yg dirahasiakan dr umum mereka mendapatkannya, dsb..ini bukan utk menjelekkan,tpi hanya sekedar referensi &kumpulin info), ini juga berlaku utk kelompok2 lain di indonesia yg punya “warna” bermacam2.. Tapi sudahlah, MUJADALAH spt ini GAK ADA GUNANYA, Dik..,gunakan energi kita untuk membangun Indonesia, BUKAN MERUSAKNYA… Masuk penjara bukan ukuran seseorang itu telah berjuang utk membangun negeri ini bukan spt jaman Bapak Besar (kalo anda mendebat saya ttg popularitas seseorg lewat TV,spt Bush, yaa TIDAK PAS krn anda tidak mempertimbangkan fakta lainnya ttg semua capres kita sowan kpd Beliau di Pekalongan..masak mereka para capres itu STUPID semua,khan gak mungkin..!). SHOCHIBBUL SHOLAWAT SAW mengajarkan kita tekankan AMAR MA’RUF, bukan hanya NAHI MUNGKAR (itupun BUKAN DG MERUSAK, tapi dg cara yg ma’ruf pula..). Gak ada gunanya anda semua yg sebagian besar masih adik2ku,krn rata2 anda lahir setelah 1960 ke atas, pada ribut bertengkar hanya masalah Cak Dur satu ini habaib atau bukan, nyeleneh+sableng atau bukan…tapi soal nasab,sudah banyak referensi jaman 60-80 th yg lalu (bahkan sebelum Bib Luthfi lahir), yg menyebutkan bahwa KH Hasyim Asy’ari pendiri NU adalah ahlul-bait, jadi bukan krn Bib Luthfi yg bilang…(kok ributnya baru skrg..),pdhal Beliau adalah Mbah-nya Kang Dur yg antik…
    OK, BTW.., kalau anda2 masih mau berdebat silakan saja anda buang2 energi anda menjelek2kan org lain (ROSUL SAW tdk pernah ngajarin begitu..),tpi saran saya gunakan energi sehatmu utk entaskan bangsa ini dr keterpurukan dg apa yg kita bisa sumbangkan…AYUK BERSATU,bila UKHUWAH KITA RAPAT, maka BALA’ dr ALLOH MUNGKIN SAJA TIDAK JADI DITURUNKAN, tapi BILA UMAT TERPECAH BELAH, SANGAT MUDAH BALA’ itu SEGERA DIJATUHKAN…data fisik dan interpretasi geologis dr International Geolgical Survey, Japan Geological Survey maupun USGS (biarpun mereka kafir..) SANGAT AKURAT AKAN TERJADI BENCANA BESAR KURANG DR 17 thn sejak ACEH…TANPA BERMAKSUD MENDAHULUI KETETAPAN ALLOH, marilah kita bersatu membangun dan berdo’a mohon belas kasih ALLOH untuk diselamatkan dari kehancuran… Buat Dik Musadeq – Truthseeker – dkk. yg bijak, anda jangan senyum2 aja donk…adik2 & temen2 yg kelewat energik ini yaa tolong dimoderasi dg mengingatkan, kalau2 mereka agak “lewat garis”,ini kita di jalan tol lho..jgn lewat garis org lain… krn sayang kalau masih muda2 hatinya yg harusnya masih bersih lalu terkontaminasi oleh fenomena2 alam maupun manusia yg penuh hasut,provokatif,dan penyakit2 Qolb lainnya… al-’afwu bila ada kata kurang berkenan & thx 4 attn.

  107. sekedar tambahan, anda baca sejarah ttg Kerajaan Ndworowati yg terkenal…? sering disebutkan oleh Bung Karno di dlm pidato2nya…! Kita bangsa Indonesia memang tidak spt itu…(tidak ada Up and Down), tapi jangan sampai kita hancur spt hancurnya Ndworowati…krn perang Sdr terkena “kutukan” .. saya hanya ingin belajar bersikap spt tokoh yg memimpinnya…bgmn sikap Beliau thdp Hastina dan Amarta dan bgmn pula sikapnya pd waktu tumpahnya darah Baratha..semoga mjd pelajaran bagi kita yg mau berpikir… (Bagi anda para spiritualis metafisis Yogi, Dharma, maupun Islam dan agama samawi lain, silakan anda cek sejarah di atas dg pengembaraan anda langsung melihat era setelah generasi Nabiyulloh Sis a.s. Titik2 di 3 tempat dunia, Makatul Mukaromah, Himalaya dan Lawu, silakan anda cek…! untuk melacak jejak…) Salam.

  108. @ bang Zaki

    Wah..wah..wah.. bang zaki emosional sekali jika menyangkut habib rizieq ya.

    yang perlu diluruskan disini adalah adalah laki-laki dan saya bukanlah orang yang mendukung secara membabibuta gusdur ataupun rizieq, mungkin mereka benar menurut pandangan mereka masing-masing.

    tapi yang menjadi permasalahan disini adalah adanya pengakuan seorang habib tentang garis keturunan gusdur.

    yang perlu dicermati disini adalah analisa tentang garis keturunan tersebut bukannya perbuatannya, karena itu sudah keluar dari konteks yang akhirnya hanya saling menyerang dan menjelekkan dan tanpa disadari anda telah terjebak dalam permainan devide et impera penjajah pembenci islam.

    jika anda mempunyai data lain tentang garis keturunan gusdur mungkin sebaiknya di share aja disini dari pada menjelekkannya.

    Terkadang saya berfikir Islam yang salah atau Orang Islam yang salah dalam mengaplikasikan Rahmatan Lil Alamin.

    Thax b4

  109. Mau Habib…Mau Non Habib yang penting pade bener….Jangan Jadi Jurang Pemisah diantara Umat Islam…….Pokoke kalo semua muslim yang mencintai Rasul Muhammad dan Ahlul Bayt pasti Sayyid juga secara ideologi bukan Keturunan…….

    Jangan sampai ada Jurang Pemisah ya……..Ini Nusantara……masalah gelar tidak perlu di gembar gemborkan…..

    Biasa aja kaleee

  110. mo habib ato bukan,
    yang penting jangan buat muslim indonesia bingung dan terpecah belah.
    selalu tunjukkan sifat ke’aliman kita dengan cara menghargai sesama umat muslim di seluruh bumi.
    bersatulah wahai umat muslim..
    ALLAHU AKBAR….!!!!!!!!!!!!

    1. heheheh…ke kehhh.. euy!… mau habib atau bukan bagi Gusdur itu gak penting…yang jelas Gus Dur itu jauh lebih Jenius dari pada kita…

  111. lah kan paling atas udah dipajang nasabnya !!!!

    sampai saat ini belum ada yang bisa membantahnya, bang zaki hanya bisa memaki tanpa bukti.

  112. ada yang aneh menurut saya.
    Rata-rata, jalur nasab keturunan Ali as, telah mencapai 40-an generasi. Agha Khan, misalnya adlah keturunan ke 49. Raja Yordania, keturuan ke 42. Artinya, umumnya sudah di atas angka 40.

    sementara jalur yang disampaikan di atas, masih menggambarkan bahwa Gus Dur adalah keturunan ke 32 dari Rasul. Nah, timpangnya jauh sekali.

    Apakah benar-benar bahwa GD adalah Sayyid atau bukan, saya pikir tidak bisa diklaim tanpa penelitian yang valid.

  113. nurut ane, org2 nusantara (sunda, jawa, minang, banjar, makasar, aceh dll) ini adalah sayyid dari ayah atau dr ibu. Tapi bukan sayyid ja’fari melainkan sayyid musawi.
    Secara umum ane membagi sayyid menjadi tiga golongan sayyid. Yaitu sayyid ja’fari, sayyid musawi dan sayyid mahdiyi, (jenis sayyid yg ketiga ini belum muncul karena mrk adalah keturunan imam Mahdi). dan walaupun memang ada sayyid yg dari imam Ali Zainal Abidin dan imam Muhammad Al-Baqir, ttp ketiga imam ini memiliki tugas yg sama dg imam ja’far. yaitu mengajarkan perjalanan pertama Shadra ( dari data menuju fakta) kepada kaum muslimin. Maka keturunan mrk dpt digolongkan scr mental dan keilmuan sbg sayyid Ja’fari. Sdgkan walaupun ada pula sayyid keturunan imam Ridha, imam Jawwad atau imam Hadi tapi ketiga imam setelah imam Musa mengajarkan hal yg sama dg imam Musa pada kaum muslimin yaitu perjalanan kedua Shadra ( dari fakta menuju konsep) Maka keturunan beliau2 ini masih digolongkan kepada sayyid`musawi. Apabila ilmu agama dikategorikan sbg syariat, hakikat dan makrifat, maka sayyid Ja’fari adalah sayyid syariat, sayyid Musawi adalah sayyid hakikat dan sayyid Mahdiyi adalah sayyid makrifat. Sesuai dg asal-usul nya, Imam Ja’far yg sedang mengajarkan perjalanan pertama Shadra, maka sayyid ja’fari secara naluriah berbakat menjadi ilmuwan yg tulus. Sedangkan Musawi adalah sayyid sufi, sesuai dg asal-usul mrk, Imam Musa yg membuka portal dunia sufi. (sunni terpaksa membuat figur sufi tandingan utk menutupi imam Musa, yaitu Syekh Abdulkadir aljailani). Org2 nusantara, jawa misalnya, juga memiliki fitrah sbg sufi. Sayyid jenis ini menggunakan rasa sbg mata indera. krn keturunan imam Musa, scr instingtif mrk cenderung berkomunikasi dan berinteraksi dg cara`membatin. kalimat2 yg keluar dr`mulut hanya kata2 simbol saja yg membawa kandungan yg sangat luas, dalam dan banyak di belakangnya (org jawa bilang sanepa). kemampuan ini tidak dimiliki oleh sayyid ja’fari. Tetapi masing2 memiliki tugas sendiri2, sayyid Musawi agak kurang piawai dalam berdialektik, debat membela agama menghadapi org kafir scr langsung. Tapi sayyid Musawi dpt melihat hakikat dibalik fakta. Walisanga yg mjd cikal-bakal org jawa hanya satu yaitu Syekh Siti Jenar yg merupakan satu-satunya wali yg sufi dan keturunan imam Musa (yg lainnya sayyid`Ja’fari). sdgkan sebelumnya lagi adlh Syekh Subakir, guru sanjaya. Pendaratan sayyid ja’fari dr Hadhramauth di nusantara adlh sekitar tahun 1550-1600, yaitu basyeiban dan assegaf yg pertama. sedangkan keturunan Imam Musa sdh jauh sebelum itu menetap di nusantara. Ketika Imam Ridha pindah ke Masyhad tahun 800-an, terjadi eksodus sayyid besar2-an mengikuti imam Ridha, dr irak menuju ke timur, iran, afghanistan, pakistan, india dan indonesia, dan semuanya adalah musawi. sdgkan sayyid Ja’fari justru berpindah ke barat, Yaman, Mesir, Afrika utara, terutama Yaman. banyak keturunan Imam Musa yg tercerai-berai setelah Ma’mun mengirim Qatlagh utk menghancurkan eksodus sayyid musawi, jangankan putus nasabnya, agamanya saja mrk putus. (banyak yg jadi Hindu, Budha dll). Sdgkan org2 nusantara ini jd memiliki gradasi jasad dikarenakan mrk terputus syariatnya, mrk juga pernah terputus agamanya, mrk juga tdk syiah. ttp menurut buku mazhab syiah salah satu karakter`sayyid disebutkan memiliki keindahan dan karakter. Atau dg kata lain memiliki inner beauty, Jadi bukan dr faktor fisik, tetapi lebih ditekankan pada `kepemilikan inner beauty. Adapun Rabithah Alawiyah adalah pelacakan sayyid yg dr keturunan imam Ali Al-Uraidhi, sayyid selain itu mrk tidak memiliki kesadaran dan kemampuan utk melacaknya. Apalagi Musawi yg secara umum adlh syiah, pd waktu itu dianggap sudah keluar dari islam, tidak perlu susah2 melacaknya. sdgkan perjuangan org2 nusantara dlm mempertahankan islam di masa lampau sudah tdk perlu dipertanyakan lagi di zaman kolonialisme, skrg giliran Iran dan Libanon, dua tempat Musawi yg lain.

  114. waduh, seru juga ya soal GD habib atau bukan .

    Nuwun sewu poro sedulur, sekedar ingat mengingatkan diskusi sepanas apapun yang penting niatnya di luruskan yo…jangan sampai kesisipan syeitan, biar diskusi kita masuk kategori ibadah hehehehehe…kalau gak khan sayang.

    Yang jelas, menurut ane sih mau ada garis keturunan atau gak yang diidam-idamkan adalah semoga kita semua mendapat syafaat dari rasulullah dan diakui sebagai bagian umat yang dikasihinya.
    wassalam peace…. lanjut diskusinya, seneng bacanya

    wass
    putro lawu ( keturunan asli ibu bapak saya)

  115. aku sangat percaya pada abah lutfi bin yahya .bagi yang ingin mbuktiin tentang nasab / silsilah anda silakan datang ke pekalongan jawa tengah .silakan pake bahasa apa saja entah itu perancis ,inggris ,jepang apalagi bhs madura? silakan buktikan insyaAllah abah akan menjawab dgn bhs yang anda pakai.
    sekedar tambahan jangankan nasab dan bahasa sedangkan masalah kesehatan sampai pertanian setahu saya bisa.(sering aku ketahui saat para tamu konsultasi)
    terlepas itu semua abah masih manusia yang tak lepas dari kesalahan .
    enaknya jangan saling menyakiti labih baik mendoakan abah sbg guru saya dan gus dur sbg manusia semoga Allah menberkati mereka aaaamin….

  116. Dapat duit berapa dari Gus Dur bib ? Bilang ke Gus Dur, kalo Demi allah kami dan juga habaib 100 persen tidak percaya.

    Saya tidak dapat sepeser uang pun dari Gusdur. Jadi, jangan semua orang disamaratakan dengan anda bib. Nasab Gusdur sebagai seorang habib itu berasal dari salah seorang Habib yang terhormat. Intinya, nasab Gusdur sebagai seorang habib bukan saya yang menyatakannya, karena saya hanya mewacanakan tentang konklusi kenasaban tersebut. Kalau anda keberatan silahkan protes ke Habib Lutfi saja, jangan ke saya. Jadi pernyataan anda bahwa “habaib 100 persen tidak percaya” sebaiknya ditinjau ulang, karena konklusi kehabiban Gusdur berasal dari beliau (Habib Lutfi). Dan seandainya ini hanya isu yang mengatasnamakan Habib Lutfi saja, silahkan anda menghadirkan bukti sebaliknya. Jika ternyata anda benar, yakni hanya sekedar isu yang mengatasnamakan Habib Lutfi saja, maka saya pun akan mewacanakn sebaliknya pula.

  117. anda salah menafsirkan kata2 sy,maksud sy si lutfi yang dpt duit brp dr gusdur,mbok ya pernyataan2 bodoh seperti ini(gus dur sayyid) jgn dmskin kforum ini lah,jd diskusi yg konyol akhirnya,

    O gitu, minta maaf yaa …
    *No Comment* :mrgreen:

  118. Salam,
    soal sayyid atau bukan… ga penting. yg lebih penting apa yang sudah GD berikan untuk bangsa ini. kita ini bangsa cengeng gampang menjelekkan tanpa punya dasar yang jelas hanya kata tokoh ini ato tokoh itu. kalo mau jujur dikalangan sadah pun banyak terjadi friksi. jadi waspadalah. tetap senyum n selamat idul adha smoga pengorbanan hidup dari tenaga, harta, pikiran dan perasaan kita takkan sia-sia seandainya kita ikhlas dgn wajah yg slalu berseri dihiasi seyuman manis nan abadi. amiin

    tabik,

    pencari

  119. salam lagi,
    Sekedar informasi, menurut habib gozzy basyaiban klego pekalongan , marga basyaiban cenderung berhidung ” pesek ” ( maaf saya tidak menemukan kata yang lebih halus ) karena pada saat dulu ketika datuk mereka ( sayyid sulaiman? ) datang keindonesia pernah bermohon agar hidung mereka dan keturunannya disesuaikan dengan mayoritas penduduk nusantara. makanya jgn main fisik ya. sejarah para habib memang menarik, perlu baanyak belajar. ini masih dijawa bagian timur belum jawa barat dan sekitarnya.
    tabik

  120. Nasabnya begitu menurut org yg kualitas keulamaanya jg mumpuni itu satu hal, tp kelakukan GD yg kontraproduktif dlm segala aspek kehidupan umat muslim seperti zaki bilang itu lain hal dan g bisa dilupakan gt aja.

    Jgn berdalih pendidikan bangsa tp memecah belah umat muslim, dgn membela Ahmadiyah, menghujat Quran, menyebar isu2. Memang hrs ngehina agama Islam dan memecah belah umat muslim utk dpt mendidik umat muslim?

    Didiklah bangsa seperti mas MM mengajak kita2 ini berpikir lewat blognya. Dewasa, cerdas, dan konstruktif. Tq mas momod..

  121. salam,
    saya melihat satu hal yang hilang dari “generasi muda ” ahlul bait, kearifan dan tabayun, yang membanggakan ghirah pembelaan agama dikalangan Anda para habib muda. tetapi itu semua tidak cukup kalo ga arif, bukan? soal gusdur biarlah tuhannya dan dia sendiri yang tahu, jujur ato tidak kita banyak berutang jasa pd GD? kalo GD tak kontroversial, kita ga akan pernah berpikir dan bersemangat untuk membela akidah kita bukan?kita memang harus banyak belajar dan berpikir agar kita semakin yakin dan paham apa yang sebenarnya Gusti Allah Dan Kanjeng Rasulullah inginkan dari kita,sebagai manifestasi syahadat kita… hati2 dengan syahadat kita

    tabik

  122. Hanya Allah yg tahu, semoga Allah tetap bersama kita
    amin ” kel. besar jamaa’ ratibul al iydrus Tuban

  123. rif- rif kalau belajar islam itu jangan setengah-setengah yang tau orang itu wali ya wali yang tau orang itu habib atau bukan ya habib.kok sok tau sejarah.pinteran habib lutfi kaliiii darpda kamu.sejarah itu ditulis orang tapi kalau pengakuan seorang habib terhadap gus dur itu bukan sejarah arif yang sok pinter,tapi itu butuh ilmu yang luh ga’ punyai.saya aja yang keturunan nabi adam saja mendukung benar kalau gus dur itu benar-benar habib,lah yang bilang habib lutfi,pasti saya percaya.kalau yang bilang kamu.bulsittttttttttttttttttttttttt.makan tuh sejarah

  124. WAH ANA MO MANGGIL AMI JAKA TINGKIR AJA AH, BISA2 NIH SELURUH JAWARA BETAWI SAADAH ALAWIYIN DONG !
    NAMA2nya BIN BIN Nya kok ga meyakinkan sih :D

  125. Ass,smg antum sht sll,habib,ana Azfi bin yahya dr Riau,kt pernah ktm dikeramat empang bgr bln maulid se thn yg lalu insyllh antum msh ingat waktu itu kt sama2 berjln menuju ramayana menuju ke mobil antum dan ana mnta maaf tdk bs dtg pd undgan antum acara maulid di pklgan,Bib ana mau tnya kpd antum bagaimana agar bs mencari dan mndptkan Nasab keturunan ana? afwan bib,ana ingin sekali bs mndptkn nasab tsb krn di Riau tdk ada yg mengurus ttg silsilah keturunan,krn Abi dan umi sdh wafat,abi pd saat usia 7bln dan umi 7th,ana tggl dg nenek (umi nya umi) dan tdk dkt dg sebelah abi krn tdk prnah ktm dan ana ktm dg datuk abi nya abi pd usia 13th itu pertama kali ana kenal dg datuk dan skrg ana sering tlp beliau tnya2 kbr2 nya dan beliau tggl di selat panjang dkt dg malaysia/perbatasan riau malaka,ana alhmdllh sdh menikah dg syarifah Baragbah keturunan hb.husein bin ahmad baragbah jambi th 2003,alhmdllh kami dikaruniai 2org anak sy.nasywa dan sayid maliki ibrohim bin yahya,info yg ana dpt dr datuk (hassan bin yahya selat panjang / hassan gambus abi nya abi)alhmdllh beliau msh hidup silsilah nya adlh: AZFI BIN IBROHIM BIN HASSAN BIN ALI BIN AGIL BIN HASSAN BIN IBROHIM,bib ana ingin mndptkn silsilah tsb,bgimn cara nya dan bgimn ana bs mndptkan no hp antum dan ana ingin bs berbicara dg antum via hp atau tlp,insyllh ada rzki ana ingin ke pklgan rumah antum/pngajian/majlis antum insyllh smga allah jawab do’a ana smga di amin malaikat pembuka pintu riski,mohon maaf apabila kata2 yg ana ungkapkan tdk sopan,wassalam

  126. salam.
    ana cah kudus.pastinya muhibbin bgt.
    kalo kamu2smua gk tau HABAIB.(masalah dzuriyyah rosul) gk usah komentar ah krn anda gk ahli nasab.ingat ya……….semua ahli baitnya rosulullah masuk surgaaaaaaaaaaa tau nggak…….!maka nggak usah ngece habaib ntar kamu kuwalat.pingin tau masalah habaib hubungi 0291 3322653 biar anda nggak biongung cpt telpon.

  127. ich…
    ngapain masalah nasab diperdebatkan di forum yang tidak dapat dipertanggungjawabkan (karena satu sama lain di antara kita belum pernah tatap muka). Kita mengomentari sesuatu yang tidak ketemu ujung pangkalnya. Yang berkompeten melegalisasi nasab yang kayak gini ini siapa? Mending salah satu dari kita tanya-tanya dulu dong….
    Nah, nanti hasilnya diinformasikan lagi di blog ini, selesaikan?
    Yang lain yang nggak sempat nyari tahu, mendingan berusaha mencari nasab masing-masing biar tahu “leluhur”nya sendiri-sendiri, eh.. siapa tahu ternyata kita ini adalah keturunan seorang tokoh dalam buku-buku sejarah, atau ternyata kisah-kisah leluhur kita masing-masing bisa menjadi cermin bagi kita, sebagai anak cucunya.

  128. Ketika saya bertemu dengan Habib Luthfi, saya bertanya tentang nasab tersebut, ternyata Habib Luthfi kaget sendiri. Beliau menjawab. “Ïtu entah nasab dari mana”.

  129. @all
    dah….lah pisssssss…….aja!! Damai khan lebih enak
    Mendingan kita lakonin yang Alloh merintahin aja deh

  130. ha..ha.. lucu deh komentarnya bikin nyengir saja.. jadi inget bokapku pengagum GD aku kebalikannya.. kata bokap aja ngomong kaya kuwelah mengko kualat dia kan wong sakti.. aku cibir bokapku ALLOH lah Maha segala-galanya GD manusia biasa sama kaya kita2.. kalau ROSUL S.A.W itu tak boleh di banding2kan sama manusia biasa.waktu dulu kan aku di suruh sama bokapku pilih coblos pkb.. so pasti gue kagak mau mending tak milih presiden.. kulana fi hada zaman insan ngadi wala had atmayaz ngla thani… ma had kamil ila ALLOH.. subhanalloh dari mana ya.. rangkaian bin2 itu sampai turunan ROSUL ?? any way ofcourse l cant belive it… aku hanya percaya beriman kepada ALLOH S.W.T nabi MOHAMED and para sohibnya.. sementara turunan yang di bilang habib2 l cant belive.. aku hidup di saudi 14 thn kok belum denger orang ada orang saudi yang ngaku turunan rosul.. sedang Rosul S.A.W kan lahir wafat di saudi.. suka heran deh..aku malu sendiri kalau cerita ke orang saudi di indonesia banyak habib yang katanya masih turunan rosul.. karena menurut sejarah turunan rosul itu semua meniggal di zaman dulu kala.. kalau sampai kini masih ada kan di sembah maksudku jadi bi,dah kan???? di indo sedang kuburan saja selalu pada minta berkah itu kan musrik meminta berkah sama orang mati.. ya ku harap to orang2 yang berilmu islam tinggi ajarkan islam yang benar kepada orang2 yang masih awam soal islam jadi peace lah.. tak terjerumus sama islam2 yang salah karena di indo semakin banyak islam yang nyleneh.. menyimpang dari quran.. ALLOH YANGTIKUM AL AFIA..

  131. sudahlah bos sesama muslim g’usah gontok-gontokan g’ sah saling jelek menjelekan sebagai manusia yang masih banyak kekurangan mari perbaiki diri kita dulu …….ayo sesama muslim harus tetap hidup berdampingan dengan rukun jangan maunya bener sendiri …..” BAHAYA kalau sampai orang YAHUDI baca coment2 anda yang terkesan bisa menjadi bahan untuk ADU DUMBA wong ISLAM

  132. uwes2 ki tman aq wong YAHUDI ketwa seneng nek keo2 kabeh podo2 wong muslim podo gontok- gontokan jare ” tak adu domba qo’ gelem bae…ixh…ixh…ixh….”

  133. Assalamu’alaikum wr. wb.

    Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, isu yang beredar dari dulu sering terdengar seperti ini “katanya sih… Basyaiban”, “katanya keturunan Sunan Giri, Walisongo.”

    Untuk menetapkan nasab seseorang banyak hal yang harus bisa dipastikan dan dipertanggung jawabkan disamping harus melewati proses penelitian secara seksama dan hati-hati, seperti saksi dan bukti-bukti yang otentik, bukan dengan cara perkiraan, katanya, dan sebagainya. Banyak Alawiyyin yang nama-nama mereka tidak tercatat pada kitab-kitab nasab rujukan, tetapi hal itu bukan berarti mereka bukan Alawiyyin, seperti halnya Alawiyyin di beberapa kota di Sumatera, hanya saja apabila mereka memohon penerbitan buku nasab maka tidak akan bisa diterbitkan oleh Maktab Daimi – Rabithah Alawiyah, dikarenakan hilangnya/tidak tercatatnya nama-nama dari generasi demi generasi atau lebih dari 3 atau 4 nama dalam urutan silsilah mereka, hal ini membuat silsilah tersebut kabur dan tidak jelas/pasti, sedangkan dalam menetapkan nasab seseorang semua harus diketahui secara jelas, pasti, dan dapat dipertanggung jawabkan. Siapa orang yang berani mengajukan penyaksian atas satu demi satu nama-nama dari sekian banyak generasi yang terputus dalam silsilah mereka? Data-data apa yang mereka bawa untuk memperkuat kesaksian mereka agar bisa diterima dan sesuai kriteria? Dalam hal ini kita harus bijaksana dan berhati-hati dalam meng-klaim seseorang itu sayyid atau non-sayyid, karena akibatnya bisa fatal. Fatal karena ini adalah menyangkut penetapan hubungan darah dengan Rasulullah saw dan Sayyidatuna Fahimah az-Zahra r.a.

    Silsilah nasab Al-Basyaiban adalah satu silsilah/garis keturunan dengan Al-Habsyi, Asshatiry, Jamalullail, Bin Sahil, dsb, yaitu keturunan dari al-Faqih al-Muqaddam Muhammad bin Ali bin Muhammad Shahib Mirbath, sedangkan Walisongo, mereka adalah keturunan dari Alwi ‘Ammil Faqih bin Muhammad Shahib Mirbath (paman dari al-Faqih al-Muqaddam). Disini Perbedaan jalur silsilah sudah jelas terlihat, yang satu dari al- Faqih al-Muqaddam yang satu dari ‘Ammul Fagih.

    Silsilah nasab zurriyah (keturunan) para Walisongo tidak tercatat di dalam kitab-kitab nasab rujukan Maktab daimi – Rabithah Alawiyah. Yang tercatat hanya sampai pada nama-nama Walisongo dan anak-anak mereka. Begitu juga halnya dengan Al-Basyaiban, dalam kitab silsilah nasab rujukan Alawiyyin pada jilid 12, halaman-halaman kosong terlihat begitu banyak karena lebih dari 3 atau 4 generasi yang tidak tercatat. Jika kita hitung berapa kurun waktu sejak tidak tercatatnya silsilah mereka sampai dengan sekarang, bisa lebih dari 100 tahun !

    Kitab berjudul “Talkhis” karangan habib Abdullah bin Umar Assathiri yang disebutkan oleh akhina Ibro Uraidzi diatas, harus ditinjau dan diteliti kembali dengan meng-cross check ke kitab-kitab nasab rujukan Alawiyyin lainnya berkenaan dengan keturunan Walisongo untuk menemukan data yang akurat dan menghasilkan kesimpulan yang pasti. Sepengetahuan ana, kitab nasab karangan Habib Abdullah bin Umar Asshatiri berjudul “al-Mu’jam al-Lathif”, Didalam kitab tersebut (al-Mu’jam al-Lathif) tidak memuat tentang keturunan dari Walisongo, tapi lebih kepada latar belakang timbulnya nama qabilah dan ringkasan biografi penyandang pertama nama qabilah tersebut.
    “Talkhis” secara literature berarti “ringkasan”, ringkasan tentang apa yang dimuat dalam kitab “Talkhis” tersebut? tetapi apabila benar kitab yang berjudul “Talkhis” tersebut memang ada, mohon akhina Ibro Uraidzi dapat menginformasikan kepada ana dimana ana bisa mendapatkan kitab tersebut, min fadhlik..

    Sebagai informasi, silsilah nasab keturunan Walisongo tidak tercatat pada 3 kitab sumber rujukan nasab Alawiyyin yang ada pada Maktab Daimi – Rabithah Alawiyah, 3 kitab tersebut merupakan rujukan untuk menetapkan silsilah nasab seorang saadah, yaitu kitab rujukan nasab Alawiyyin Hadhramaut karangan Mufti Hadhramaut al-’Arif Billah alhabib Abdurrahman bin Muhammad al-Masyhur (7 jilid), kitab sensus nasab Alawiyyin (ihso’) di Indonesia tahun 1932 karya habib Ali bin Ja’far Assegaf (3 jilid), dan kitab induk nasab Alawiyyin (15 jilid). Kitab nasab karya Habib Abdurrahman Al-Masyhur adalah sumber rujukan utama diantara ketiga kitab tersebut. Kitab nasab Alawiyyin karya beliau lainnya yaitu as-Syams adz-Dazhirah, yang kemudian di tahqiq (diperkuat/diperjelas) oleh alhabib Muhammad Dhiya Shahab, dan di talkhis (diringkas) oleh alhabib Ahmad bin Abdullah Assegaf (salah satu pendiri Jamiat Kheir). Pada kitab nasab rujukan karya habib Abdurrahman bin Muhammad al-Masyhur hanya ada catatan (note) yang menyebutkan bahwa keturunan dari Abdul Malik bin Alwi Ammul Faqih bin Muhammad Shahib Mirbath (sepupu dari al-Faqih al-Muqaddam Muhammad bin Ali bin Muhammad Shahib Mirbath) banyak tersebar di Haydarabad (india) dan dikenal dengan sebutan Al-Adzamat Khan.

    Kitab nasab rujukan yang ada di Hadhramaut sekarang yang dipegang oleh habib Masyhur Bin Syaich Abubakar adalah sama persis dengan kitab nasab Hadhramaut yang menjadi rujukan Maktab Daimi – Rabithah Alawiyah, karena judul dan pengarangnya adalah sama, yaitu habib Abdurrahman bin Muhammad al-Masyhur. Kitab tersebut ditulis menjadi 2 set (asli), satu untuk di Hadhramaut, dan yang satunya lagi dibawa ke Indonesia pada tahun 1928 M sewaktu Rabithah Alawiyah dibentuk. Jadi isi catatannya adalah sama.
    Tanpa mengurangi rasa hormat saya yang amat dalam kepada guru saya yaitu habib Masyhur Bin Syaich Abubakar, Tarim, pertanyaan ini hanya untuk studi banding, apakah kitab nasab rujukan yang sekarang ada di Hadhramaut tersebut adalah masih aktif didalam penambahan/pencatatan nama-nama dari zaman dahulu sampai dengan sekarang, seperti kitab nasab rujukan yang ada di Indonesia yaitu di Maktab Daimi – Rabithah Alawiyah? yang aktif dalam pencatatan silsilah/penambahan nama Alawiyyin sejak dimulainya sensus pada tahun 1932 oleh habib Ali bin Ja’far Assegaf dan berlanjut sampai dengan saat ini, sehingga akibat dari aktifnya pencatatan tersebut dan meningkatnya jumlah Alawiiyiin di Indonesia, permasalah yang timbul pun semakin kompleks dan beragam, sehingga sangat membutuhkan ketelitian dan kejelian didalam meneliti dan kehati-hatian didalam menetapkan nasab seorang Alawiyyin. Apakah di Hadhramaut banyak terjadi kasus-kasus seperti yang terjadi selama ini di Indonesia dan kasus-kasus tersebut dibahas dalam setiap studi nasab disana? Atau hanya membahas tentang hokum-hukum syara’ berkenaan dengan nasab?
    Kepada akhy Hanif alatas, ana butuh penjelasan dari Antum tentang hal ini, karena Antum pernah berada di sana dan menimba ilmu dengan syaikhy alhabib Masyhur Bin Syaich Abubakar, min fadhlik ya akhy…

    Sebagai informasi, Maktab Daimi – Rabithah Alawiyah hanya mencatat, menetapkan, dan menerbitkan buku nasab seorang saadah yang namanya, atau nama orang tuanya, atau nama kakeknya tercantum didalam kitab-kitab nasab rujukan yang telah disebutkan diatas, serta didukung oleh kesaksian-kesaksian yang dapat dipertanggung jawabkan dari para saksi yang yang memenuhi kriteria untuk menjadi seorang saksi, dan didukung dengan data-data yang konkret.

    Dan sebagai bahan renungan, akhina Hanif Alatas pernah menyampaikan kepada kita (dalam forum “Ngaku-ngaku Habib, gymana tuch?”) hadits Rasulullah saw sebagai berikut :

    Sabda Rasulullah saw :
    “Man kazzaba ‘alayya muta’ammidan falyatabawwa’ maq’adahu minan nar”
    yang artinya : “Barang siapa yang berbohong atas ku maka tempatnya di neraka ”

    Coba kita bayangkan, bagaimana kalau kita dengan gampang tanpa meneliti dahulu sebelumnya dengan seksama, menetapkan bahwa seseorang adalah cucu Rasulullah saw, atau bukan cucu Rasulullah saw, yang kemudian pada akhirnya terbukti pada Yaumil ‘Akhir bahwa penetapan kita tersebut adalah salah, apakah kita berani mengahadap kepada Rasulullah saw dan menanggung malu di depan Beliau, disaat kita ingin mencium tangan beliau dan mengharapkan syafaat dari beliau, sedangkan kita telah mengecewakan hati beliau dan membuat sedih hati Sayyidatuna Fathimah az-Zahra?
    Na’udzu billah min dzalik..

    Kesimpulannya, Maktab Daimi – Rabithah Alawiyah tidak pernah akan menetapkan dan memberikan legitimasi atas silsilah nasab K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dikarenakan silsilah nasab beliau tidak tercatat pada kitab-kitab nasab rujukan Alawiyyin.

    Wallahu ‘A’lam bis Shawaab.

    Afwan.
    Wassalamu’alaikum wr.wb.

  134. chupzsegav
    edit delete reply
    chupzsegav wrote today at 8:04 AM
    I N F O :

    1. Silsilah nasab Gus Dur yang tertulis pada forum “Menurut Habib Lutfi Bin Yahya dari Pekalongan, Gusdur Seorang Habibin” oleh akhina yg bertuliskan bahwa beliau pada keturunan yang ke-33 dari Rasulullah saw, padahal pada zaman sekarang ini tidak ada silsilah nasab yang menyambung kepada Rasulullah saw kurang dari 36 atau 37 atau 39 silsilah, ini adalah sesuatu yang ganjil dan tidak mungkin.

    2. Menurut cerita yang saya dapat dari salah satu orang tua dari hahaib, bahwa beliau sudah pernah bertemu dengan Gus Dur dan menanyakan langsung silsilah nasabnya, Gus Dur menjawab bahwa urutan silsilah nasab yang dia tahu hanya sebagai berikut : Abdurrahman Wahid bin Abdul Wahid Hasyim bin As’ari” selanjutnya dia tidak tahu lagi, bahkan juga seluruh keluarganya tidak ada yang mengetahui kelanjutan silsilah tersebut.

    Wallahu A’lam.

  135. GUS DUR ( NGAKU NGAKU CUCU NABI )

    Awal Mei 2008, Abdurrahman Wahid terbang ke Amerika serikat memenuhi undangan Simon Wiesenthal Center (SWC), sebuah LSM Zionis garda terdepan di AS. SWC akan menganugerahkan Medal of Valor, Medali Keberanian, buat Durahman yang dianggap sangat berani membela kepentingan Zionis di sebuah negeri mayoritas Muslim terbesar dunia bernama Indonesia.
    Dalam konferensi pers di Gedung PBNU Jakarta, sebelum keberangkatannya, Durahman menyatakan bahwa kepergiannya ke AS selain untuk menerima penghargaan tersebut juga akan merayakan seklaigus mengucapkan selamat atas kemerdekaan negara Israel ke-60. Durahman bukannya tidak tahu jika kemerdekaan Israel merupakan awal dimulainya teror, pembunuhan, pemerkosaan, pengusiran yang dilakukan teroris Zionis Yahudi terhadap ratusan ribu hingga jutaan warga Palestina yang sampai detik ini masih jutaan jumlahnya yang menjadi pengungsi di negeri-negeri sekitar tanah airnya. Tapi Durahman telah memilih posisi sebagai sekutu Zionis-Israel, bukan Palestina.
    Acara penganugerahan medali tersebut dilakukan dalam sebuah acara makan malam istimewa yang dihadiri banyak tokoh Zionis Amerika dan Israel, termasuk aktor pro-Zionis Will Smith (The Bad Boys Movie), di Beverly Wilshire Hotel, 9500 Wilshire Blvd., Beverly Hills, Selasa (6 Mei), dimulai pukul 19.00 waktu Los Angeles.
    Sebagai tuan rumah adalah Rabbi Mervin Hier (Pendiri SWC dan Rabbi paling berpengaruh di AS 2007-2008), yang dengan tangannya sendiri mengalungkan medali tersebut ke leher Durahman. Durahman sendiri, sambil terus duduk di kursi rodanya, tersenyum dan mencium dengan penuh takzim medali tersebut. Inilah seorang manusia yang bernama Abdurrahman Wahid, tokoh sentral dalam AKKBB.

    Sudah sedemikian jelas sekarang, siapa yang memperjuangkan Islam dan siapa yang memilih bersekutu dengan musuh-musuh Allah SWT. Masihkan Anda ragu mengambil posisi dalam perjuangan ini?

    1. coba ent diat lagi sejarah sebelum rasululloh meninggal, dikisahkan sebelum rasululloh meninggal rasululloh setiap sehabis shalat subuh pergi kepasar buat nyuapin perempuan tua yahudi buta dan setiap hari pula perempuan tua yahudi buta tersebut mencaci maki rasululloh, hal tersebut itu berjalan hingga beliau wafat.
      Setelah beliau meninggal, perempuan tua yahudi buta tersebut baru mengerti dan masuk ISLAM
      …………Makna Hikmah Dakwah………

      hubungannya dengan artikel ini apa Mas … :lol: ….?
      tapi terima kasih, karena menghibur sekali …

  136. SIAPAKAH YANG DISEBUT BA’ALWY ?

    Risalah kecil ini adalah usaha seorang insan kerdil untuk memberi sedikit maklumat mengenai Ba’alwy.lni ialah kerana ramai keturunan Ba’alwy dewasa ini yang mempunyai sedikit sekali, malah ada yang langsung tiada mempunyai pengetahuan, mengenai asal usul mereka. Saya amat berharap bahawa risalah yang cetek ini dapat menyingkap serba sedikit tentang asal usul Ba’alwy, serta menaruh harapan agar ia dapat mencetuskan minat lalu mendorong golongan Sadah daripada keturunan Ba’alwy untuk mengenali susur galur mereka secara lebih dekat lagi. Alangkah baiknya kalau risalah inidapat disebar luas bagi menemui seramai keturunan Alawi yang mungkin. Semoga usaha ini diberkati Allah swt.
    Jaafar bin Abu Bakar Al ‘Aydarus

    Ba’alwy – Siapakah Mereka?

    Ba’alwy ialah gelaran yang diberi kepada mereka yang bersusur-galur daripada Alawi bin Ubaidullah bin Ahmad bin Isa Al-Muhajir Ahmad bin Isa Al-Muhajir(1) telah meninggalkan Basrah di Iraq bersama keluarga dan pengikut-pengikutnya pada tahun 317H/929M untuk berhijrah ke Hadhramaut di Yaman Selatan. Cucu Ahmad bin Isa yang bernama Alawi, merupakan orang pertama yang dilahirkan di Hadralmaut. Oleh itu anak-cucu Alawi digelar Ba’alwy(2), yang bermakna Keturunan Alawi. Panggilan Ba’alwy juga ialah bertujuan memisahkan kumpulan keluarga ini daripada cabang-cabang keluarga yang lain yang berketurunan daripada Nabi Muhammad s.a.w. Ba’alawi juga dikenali dengan kata-nama Saiyid (Sadah bagi bilangan lebih daripada seorang). Keluarga yang bermula di Hadhramaut ini, telah berkembang dan membiak, dan pada hari ini ramai di antara mereka menetap disegenap pelusuk Nusantara, India dan Afrika.

    Ahmad bin Isa Al-Muhajir Ilallah

    Dalam abad ke-10 Masehi, keadaan huru-hara mula menyelubungi dan menggugat empayar Abbasiyah yang berpusat di Iraq itu. Kerajaan tersebut kian bergolak menuju keambang keruntuhan. Kewibawaan Abbasiyah semakin terancam dengan berlakunya pemberontakan demi pemberontakan dan ini menjejaskan ketenteraman awam. Keadaan sebegini telah membawa padah kepada keturunan Nabi Muhammad s.a.w yang dikenali dengan gelaran Sadah itu. Pada umumnya ummt Islam menghormati serta menaruh perasaan kasih sayang terhadap Sadah. lni bukan semata-mata kerana mereka ini keturunan Nabi Muhammad s.a.w, tetapi juga kerana mereka melambang pekerti yang luhur, keilmuan yang tinggi dan wara’. Kedudukan yang istimewa dimata umat Islam ini telah menimbulkan perasaan cemburu dan syak wasangka terhadap Sadah dikalangan pemerintah. Mereka juga khuatir kalau-kalau Sadah akan menggugat dan merebut kuasa daripada kerajaan Abbasiyah.

    Dengan tercetusnya pemeberontakan demi pemberontakan terhadap pemerintah, kewibawaan Abbasiyah pun menjadi semakin tercabar dan lemah. Keadaan ini juga turut mengancam kedudukan golongan Sadah, kerana mereka sering dikaitkan dengan setiap kekacauan yang tercetus. Dari masa ke masa golongan Sadah menjadi sasaran pemerintah. Ramai diantara mereka yang ditangkap dan dibunuh berdasarkan apa saja alasan .Namun majoriti Sadah bersikap sabar dan menjauhkan diri dari kelompok yang menimbulkan kekacauan. Daripada pengalaman yang lalu golongan tersebut yakin bahawa penglibatan diri di dalam politik akan berakhir dengan kekecewaan.

    Ahmad bin Isa al-Muhajir meninggalkan Kota Basrah bersama seramai 70 orang, yang terdiri dari ahli-ahli keluarga dan pengikut-pengikut beliau. Pada mulanya kumpulan Al-Muhajir ini pergi ke Madinatul Munawwarah dan tinggal di sana selama setahun. Pada tahun berikutnya setelah menunaikan fardhu Haji, Ahmad bin Isa Al-Muhajir dan rombongan meninggalkan Kota Madinah menuju ke Yaman. Mereka singgah di Al Jubail di Lembah Dau’an, kemudian di Al-Hajrain, dan seterusnya menetap di suatu tempat, yang benama Al Husaisah(3). Ahmad bin Isa Al Muhajir Ilallah wafat pada tahun 345.H/956 M.

    Permulaan di Hadhralmaut

    Ahmad bin Isa memilih Hadhramaut untuk berhijrah, meskipun Hadhramaut merupakan suatu kawasan tandus dan kering kontang di Selatan Yaman. Kawasan tersebut pada zaman itu, dikatakan terputus daripada dunia luar. Tentunya banyak persoalan yang timbul tentang mengapa Ahmad bin Isa memilih kawasan sebegini untuk berhijrah. Pada zahirnya, pemilihan kawasan tersebut mungkin didorong oleh hasrat beliau untuk hidup di dalam keadaan aman bersama keluarga dan pengikutnya, atau keazaman beliau untuk membina sekelompok masyarakat baru di suatu kawasan baru bersesesuaian dengan kehendak syiar Islam yang didokongi oleh golongan Sadah selama ini. Akan tetapi sebelum sampai ke Hadhramaut Ahmad bin Isa dan rombongan terlebih dahulu berada di Madinah, tempat yang tenang dan aman lagi sesuai bagi tujuan beribadah dan membina ummah. Namun daripada Madinah beliau dan rombongan bertolak ke Al-Husaisah. Malah di Al-Husaisah Ahmad bin Isa telah pun membeli kebun buah-buahan yang luas. Akan tetapi pada akhirnya beliau memilih Hadhramaut sebagai tempat berhijrah. Sebagai seorang Imam Mujtahid mungkin keputusan yang dibuat beliau itu didorong oleh perkara yang diluar pengetahuan kita, Wallahualam.

    Penghijrahan Ahmad bin Isa Al Muhajir ke Hadhramaut bukanlah bermakna berakhirnya ranjau dan rintangan. Di awal penghijrahan beliau, Ahmad bin Isa Al-Muhajir, bersua dengan ancaman daripada golongan Mazhab Ibhadiah(4) yang mempengaruhi kawasan tersebut. Namun setelah gagal untuk mencapai persefahaman dan perdamaian dengan pihak Ibhadiah, Ahmad bin Isa Al-Muhajir terpaksa mengangkat senjata menentang mereka. Berbanding dengan kaum Ibhadiah, bilangan pengikut Ahmad bin Isa Al-Muhajir adalah kecil. Akan tetapi semangat kental dan kecekalan, yang ditunjukkan oleh Al-Muhajir dalam menentang kaum Ibhadiah ini telah menarik perhatian dan simpati penduduk-penduduk Jubail dan Wadi Dau’an yang bertindak menyokong Al-Muhajir. Dengan sokongan penduduk-penduduk tersebut kaum Ibhadiah dapat di singkirkan dari bumi Hadramaut.

    Cara hidup yang dianjurkan oleh Ahmad bin Isa Al-Muhajir, iaitu kehidupan harian yang berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah itu, senang -diterima oleh masyarakat tempatan. Lambat laun cara ini menjadi norma hidup di dalam masyarakat tempatan. Malah beberapa tokoh terkemuka di kalangan Ba’alawi yang menjalani hidup sepertimana para sahabat di zaman Rasulullah s.a.w, mempunyai pengaruh yang positif ke atas masyarakat Hadhramaut. Tokoh-tokoh berkenaan lebih dikenali dengan panggilan Salaf.(5)

    Walaupun persekitaran baru mereka masih tidak sunyi dengan keadaan huru-hara, masyarakat Ba’ Alawi masih boleh menjalankan kehidupan yang aman tenteram. Sebenarnya ini adalah sesuatu yang merupakan cara hidup yang lumrah bagi keturunan Rasulullah s.a.w daripada Hassan dan Hussain. Mereka sentiasa dihormati dan disanjung tinggi di seluruh pelusuk Dunia Islam, lebih-lebih lagi di Hadhramaut. Kehormatan yang diterima ini serba sedikit berpunca daripada amalan golongan Ba’alawi yang berjalan tanpa membawa sebarang senjata, sepertimana yang dianjurkan oleh datuk mereka, Ahmad bin Isa Al-Muhajir. Tambahan pula golongan ini dihormati dan disanjung oleh kerana mereka merupakan golongan yang berilmu lagi wara’.

    Apabila Ahmad bin Isa Al-Muhajir serta rombongan (seramai kurang lebih 70 orang ahli keluarga dan pengikut) meninggalkan Basrah , mereka membawa bersama mereka harta kekayaan yang banyak. Dengan harta ini mereka dapat memperolehi tanah yang luas yang digunakan untuk pertanian. Dan sewajarnyalah yang menjadi kegiatan utama golongan Ba’alawi di Hadhramaut ini ialah pertanian. Sementara itu mereka juga bebas untuk beribadah dan membina masyarakat berdasakan ajaran Al-Qur’an dan Sunnah

    Fasa Perkembangan Ba’alawi

    Perasaan golongan Ba’alwy terhadap kampung halaman mereka di Basrah masih kuat dan menebal, walaupun mereka telah memilih untuk membina penghidupan baru di Hadramaut. Oleh itu tidak hairanlan sekiranya didapati ramai dikalangan Ba’alawi yang selalu berulang alik di antara Hadhramaut dan Basrah untuk menziarahi sanak saudara yang masih berada di Basrah. Hubungan diantara Ba’alawi dengan Basrah berterusan. Masa kini masih terdapat keturunan saudara Al-Muhajir, iaitu Muhammad bin Isa di sekitar Basrah.

    Salah suatu ciri hidup golongan Ba’alwy ialah mereka ingin bebas bergerak dan tidak suka terkongkong di suatu daerah sahaja. Tambahan pula, di tempat seperti Hadhramaut peluang untuk mencari rezeki terlalu terhad. Ini menyebabkan individu mahupun kumpulan Ba’alawi sanggup berpindah memulakan hidup ditempat-tempat yang lain seperti Yaman, Syam (Syria), dan Iraq. Tambahan pula Hadhralmaut merupakan tempat yang tidak mempunyai pemerintahan yang stabil, dan oleh itu tidak sunyi daripada tercetusnya perbalahan dan pergaduhan di antara kabilah-kabilah yang menjadi penghuni tetap di kawasan tersebut.

    Sejarah perkembangan Ba’alawi, mengikut pandangan Sayid Ahmad bin Muhammad Assyathiri(6) boleh dibahagikan kepada empat fasa, setiap fasa mempunyai cirinya yang tersendiri. Perkembangan ini adalah bergolak di sekitar beberapa tokoh Ba’alawi, serta juga pengalaman jatuh bangunnya mereka dalam menempuhi kehidupan yang sering berubah itu. Namun begitu, golongan Ba’alawi masih berpegang teguh kepada keperibadian mereka, dan perkara yang mempegaruhi kecekalan golongan ini ialah istiqamah kepada ajaran AlQur’an dan Sunnah. Fasa perkembangan Ba ‘Alawi boleh dihuraikan seperti berikut:

    Fasa Pertama

    Fasa ini bermula dengan zaman Ahmad bin Isa Al-Muhajir dan berakhir dengan Al-Faqih Muqaddam Muhammad bin Ali(7) iaitu jangka masa di antara abad ke-3 hingga abad ke-7 Hijrah. Pada zaman tersebut pemimpin dan tokoh-tokoh Ba’alawi dikenali dengan gelaran Imam. Tokoh-tokoh pada masa itu digelar dengan panggilan Imam Mujtahid, iaitu mereka yang tidak terikat dengan mana-mana mazhab. Tokoh-tokoh terkemuka pada masa itu ialah keturunan daripada Ubaidullah bin Ahmad bin Isa AlMuhajir, melalui 3 orang putera beliau, iaitu Bashri, Jadid dan Alawi. Namun begitu, keturunan Bashri dan Jadid tidak berhayat panjang. Mereka hanya dapat mempelopori dan mengembangkan penyebaran ilmu hinggalah ke tahun 620an H/1223M. Keturunan Bashri dan Jadid yang terkemuka ialah Imam Salim bin Bashri (wafat pada 604H/1208M) dan Imam Abu Hassan Ali bin Muhammad bin Jadid (wafat pada 620H/1223M). Tradisi pengajian Ilmu, bagaimanapun di teruskan oleh keturunan Alawi, dan yang lebih terkenal di antara mereka ialah Imam Muhammad bin Ali bin Alawi. Beliau lebih dikenali dengan gelaran Sahib Marbat (wafat pada 556H/1161M). Tradisi keilmuan,(8) ini juga diteruskan oleh dua orang putera Sahib Marbat, iaitu Imam Alwi dan Imam Ali, dan oleh putera Imam Ali, iaitu Al-Faqih Muqaddam Muhammad bin Ali, serta tokoh-tokoh yang datang kemudian daripada mereka.

    Fasa Ke-Dua

    Zaman yang dikenali sebagai fasa ke-dua ialah di antara abad ke-7 hingga abad ke-11 Hijrah. Pada zaman tersebut tokoh-tokoh Ba’alawi yang terkemuka disebut dengan nama As-Syaikh. Zaman ini bertepatan dengan era Al-Faqih Muqaddam Muhammad hingga ke zaman sebelum Habib Al-Qutub Abdullah bin Alawi Al-Haddad. Di antara ulama-ulama yang terkemuka di zaman ini ialah Al-Faqih Muqaddam Muhammad bin Ali (wafat pada 653H/1255M),As-Saqqaf(9) (wafat 819H/1416M), Al-Mahdar(10) (wafat 833H/1429M), Al-’Aidarus(11) (wafat 865H/1460M), dan Zain Al-Abidin Al-’Aidarus(12) (l041H/1631M). Pada ketika tersebut bilangan Ba’alawi sudah menjadi bertambah ramai dan mereka mulai dikenali dengan nama kabilah masing-masing seperti As-Saqqaf, Al-Mahdar, Al-’Aidarus, Al-Habisyi, Al-Junid, Jamalullail dan banyak lagi.

    Fasa Ke-Tiga

    Zaman yang dikenali sebagai fasa ke-tiga ialah di antara abad ke-11 dan abad ke-14 Hijrah. Pada zaman tersebut tokoh-tokoh Ba’alwy dikenali dengan panggjlan Al-Habib. Ulama-ulama yang terkemuka pada zaman ini ialah Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad (wafatI132H/1717M), Habib Ahmad bin Zain Al-Habsyi, Habib Hassan bin Salleh Al-Bahr, dan Habib Abdurrrahman Bilfagih (wafat 1163H/1749M) dan beberapa orang tokoh yang lain. Pada masa ini juga keturunan keluarga Ba’alawi terus membiak. Keadaan ini membawa kepada migrasi (perpindahan keluar) yang begitu pesat. Pada abad ke-11 dan ke-12 berlaku penghijrahan keIndia(13), Timur Jauh (Far East), Afrika Timur dan Hijjaz, sementara di abad ke-13 berlaku pula penghijrahan ke Asia Tenggara (terutama ke Indonesia dan Malaysia). Kaum Ba’ Alawi mewarisi semangat suka merantau. Mereka juga tidak gemar diri mereka terkongkong di suatu kawasan. Namun begitu Ba’alawi juga merupakan golongan yang senang menyesuaikan diri dengan penduduk tempatan dimana sahaja mereka merantau. Akan tetapi, seberapa jauhnya mereka daripada Hadhramaut, hubungan erat dengan kampung halaman induk masih dikekalkan. Mereka yang menjalinkan perhubungan melalui perkahwinan dengan penduduk tempatan dan masih menghantarkan anak-anak mereka ke Hadhramaut, terutama ke Tarim, untuk menuntut ilmu secara tradisi yang diasaskan oleh pelopor-pelopor Ba’alawi.

    Perubahan Yang Ketara

    Pada penghujung fasa ke-tiga didalam Sejarah Ba’alwy, perubahan ke arah kemunduran dikalangan Ba’alawi di seberang laut dapat dikesan. Walaupun tradisi pulang ke Hadhramaut untuk menziarahi keluarga masih diamalkan, ramai pula di antara mereka yang telah bermastautin di India dan Asia Tenggara, mula menampakkan proses asimilasi dengan masyarakat tempatan, iaitu menerima dan menyerap budaya dan tradisi persekitaran. Sementara golongan Ba ‘alawi pada mulanya menjauhkan diri daripada kegiatan politik melainkan perkara-perkara yang menyentuh kebajikan dan ketenteraman umum, mereka yang terkemudian mula mencebur diri dengan politik. Ada di antara golongan Ba’alawi yang mempunyai hubungan rapat dengan raja-raja dan penguasa tempatan, dan telah menggunakan pengaruh mereka. Pernah diceritakan bahawa tokoh- tokoh Al-Mahdar, Al-’Aidarus, Jamalullail dan Al-Haddad, mempunyai hubungan yang intim dengan pihak istana, sehinggakan raja-raja. sentiasa merujuk kepada mereka untuk mendapatnasihat(14). Budi pekerti yang luhur, disiplin diri dan didikan yang menjadi tradisi dikalangan Ba’alawi adalah faktor utama meyebabkan mereka dihormati dan disanjungi, sementara ciri peribadi istimewa sebilangan mereka membolehkan mereka diterima sebagai pemimpin masyarakat tempatan. Ada pula dikalangan mereka yang berkahwin dengan ahli keluarga diraja, dan pada akhirnya mereka diangkat menjadi raja, contohnya, Syahab di Siak dan Jamalulail di Perlis. Beberapa kesultanan juga diasaskan oleh tokoh- tokoh Ba’alawi. Sebagai contoh, Al-’Aidarus menubuhkan kerajaan di Surat (India), dan di Kubu (Kalimantan), Al-Qadri dan Bin Syaikh Abu Bakar di Kepulauan Comoros, AlQadri di Pontianak (Kalimantan) dan Balfagih di Filipina.

    Fasa Ke-empat

    Zaman yang dikenali dengan Fasa ke-empat ini ialah di antara abad ke-14 Hijrah hinggalah dewasa ini. Perubahan yang bermula dipenghujung Fasa ketiga menjadi semakin ketara di zaman ini. Dalam beberapa aspek hidup, golongan Ba’alawi telah menempuh keruntuhan dari segi pegangan moral dan etika yang diasaskan oleh pelopor-pelopor di Hadhramaut dahulu. Zaman ini bertepatan dengan kemunduran Dunia Islam keseluruhannya, akibat dilanda budaya Barat. Golongan muda Ba’alawi, terutama mereka yang bermastautin di tanah jajahan Inggeris dan Belanda mula meninggalkan pendidikan tradisional berasaskan Al-Qur’an dan Sunnah, dan memilih pendidikan Barat. Walaupun masih terdapat tokoh-tokoh Ulama Ba’alawi dikalangan mereka, namun bilangan mereka adalah terlalu sedikit berbanding dengan masyarakat Ba’alawi amnya. Keadaan sedemikian telah menghakiskan status Ba’alawi keseluruhannya.

    Ba’alwy Masa Kini

    Keturunan Alawi bin Ubaidullah bin Ahmad bin Isa Al-Muhajir pada masa kini membiak dengan banyaknya. Mereka bemastautin di sebahagian besar pelusuk dunia. Mereka ialah keturunan kelompok-kelompok Ba’alawi yang keluar dari Hadhramaut. Mereka dikenali dengan berbagai gelaran seperti Syed atau Saiyid, seperti di Indonesia dan di Malaysia. Mereka juga dikenali dengan nama Habeeb seperti di India, Sidi, Syarif, Tuanku, Engku, Wan dan beberapa panggilan lagi. Namun begitu disebabkan beberapa faktor ramai pula keturunan Ba’alawi yang telah kehilangan identiti mereka. Kebanyakkan dari golongan ini menganggap mereka sebagai orang tempatan dengan mengamalkan budaya tempatan dan melupakan budaya datuk nenek mereka. Ramai pula keturunan Ba’alawi yang berakar umbi di tempat-tempat yang mereka tinggal kini, sejak datuk nenek mereka berhijrah seawal-awal abad ke-15 Masehi dahulu. Mereka tidak lagi mengenali asal-usul mereka, dan perhubungan mereka dengan negeri Ibunda telah begitu lama terputus.

    Walaupun ramai ahli keluarga Ba’alwy yang telah hilang identiti, namun ramai pula yang masih berpegang teguh dengan asal-usul mereka dan mengambil berat tentang silsilah keluarga. Mereka juga masih menjalin hubungan dengan saudara mara di Hadramaut. Golongan ini terdiri daripada anak cucu mereka yang keluar merantau dalam abad ke-18 dan ke-19. Ramai daripada mereka terutama anak cucu Ba’alwy yang berhijrah terkemudian dan tinggal di kawasan-kawasan berhampiran pelabuhan. Mereka masih berpegang teguh dengan beberapa tradisi Ba’alawi, dan ada yang masih fasih berbahasa Arab. Oleh itu, sayogianya kita bertemu dengan kelompok keturunan Ba’alawi yang masih berpegang dengan tradisi dan amalan datuk nenek mereka, maka kita akan bersua dengan amalan seperti membaca Maulid Diba’ii, Ratib Haddad, Ratib Al ‘Attas dan lain-lain lagi. Seperkara yang menggembira dan menggalakkan ialah bahawa mereka daripada golongan ini giat menghidupkan kembali dan mengembang tradisi ini di kalangan keturunan Ba’alawi yang sudah jauh terpisah daripada kelompok asal. Ini dilakukan dengan menarik dan menggalakkan mereka menghadiri majlis Ta’lim atau Rohah, sekaligus mengukuhkan silaturrahim diantara mereka. Namun begitu masih ramai lagi daripada keturunan Ba’alwy yang hanyut di bawa arus kemodenan dan kejahilan, dan belum lagi terdedah kepada amalan murni Ba’alawi. Mereka ini amat perlu mendapat perhatian.

    Seorang ulama besar yang wafat di Jakarta, iaitu Habib Muhammad bin Abdurrahman Bin Syahab, pemah melahirkan harapan agar generasi-generasi yang datang kemudian dari keturunan ‘Alawi akan memegang teguh kepada agama Islam, mejaga pusaka nenek-moyang, dan jangan sampai tenggelam ke dalam peradaban Barat(15). Marilah kita sama-sama berdo’a agar Allah s.w.t memberi taufik dan hidayah semoga mereka yang terpisah ini akan jua balik ke pangkal jalan mengenali diri dan asal usul mereka, serta menghargai warisan mereka yang sebenarnya. Sesuai dengan hadith(16) Rasulullah s.a.w mengenai pentingnya mempelajari tentang nasab, kita menaruh harapan yang mereka juga akan mengambil berat tentang nasab masing-masing.
    (Disusun semula oleh: Karimy Uthman Benyahya)
    http://www.asyraaf.net/v2/baalawi.php#top01

  137. kalo masalah GusDur habib pangga, itu ga penting! yang penting akhlaknya. liat aja klakuannya, anaknya pa da yang pake jilbab, trus masalah AKKBB jelas2 salah dibela NJELEI. kalo masalah habib lutfi sih aku ngga kaget, dia mau jadi apa kek, brapa periode kek, jabatannya apakek, yang penting akhlaknya! kalo kita lihat sekarang ya……. yang memeimpin dunia siapa kalo bukan amerika dg obamanya. apa itu berarti obama bagus ‘n masuk surga so kita musti ikutin? yang perlu kita ikutin itu ya orang b’pegang pada agama Allah, bukan krn kehebatannya yang muluk2 kaya letong kebo. buat apa gede kalo cuman letong, mendingan telur meskipun kecil

  138. mana mungkin bersatu antara yang haq dengan yang batil, adanya umat Islam berpecah belah itu bukan karena mereka mau berpecah belah, tapi mereka tau mana yang hak dan yang batil, so ngga’ mungkin dong kalo kita tau bahwa itu tu batil trus kita ikutin, sangat naif banget. kalo ada yang mau mencampurkan antra habib lutfi, asegaf ma habib rizieq, itu kaya’nya susah karena jalurnya dah berbeda (laa talbis al haq bi al bathil : jangan campur adukan antara yang hak dan yang bathil). kalo saya sih ga’ penting habibnya, jumlah masanya ataupun kedudukannya. yang penting akidahnya, akhlaqnya ma muamalahnya. kalopun habib luthfi bisa seribu bahasa, bisa tau segalanya, sampai yang ghoib, aq ga peduli toh dia bukan robb dan bukan ilaah. apa yang ada pada dia bukan berarti dia bener. ingat kebenaran yang sejati diukur dari Qur’an ma Sunnah. kalo ada yang terlalu berlebihan menyanjung dia ya…. ingat ! jangan sampai terpeleset ke dunia syirik dengan m’pertuhankan habib lutfi coz itu sangat berbahaya banget {udah sesat, menyesatkan lagi}

  139. Haa…
    lucu juga artikelnya…..
    kalo Nasab dalam istilah orang arab adalah dari Seorang laki2

    saya ulangi -dari laki-laki-
    itu baru disebut dengan nasab.

    itu kan ada nama akhwat/wanita satu orang
    yaitu fatimah…
    ya…
    tidak masuk kedalam silsilah nasab dong…

    ada Jaka tingkir segala lagi…
    haaaaa…….

  140. assalamu’alaikum. lailatukum sa’idah.numpang komen geh. kl qt berbicara yg namanya habaib itu jangan main2.coz ini menyangkut keluarga nabi. maka jangan berdusta atas nama keluarga nabi.jika kami lihat dari nasab yang tertera diatas yaitu nasab gusdur banyak hal yang ganjil. dari nama2nya yang masih asing dan tidak ada bau2 arabnya tapi malah bau2 jawanya yang ada. jika dibandingkan dengan nasab habib lain yang nasabnya banyak nama arabnya. permsalahannya kenapa dari dulu hasyim asyari tidak dipanggil habib.beda dengan habib lain sejak dulu sdh di panggil habib.
    saya kasih contoh silsilah habib coba nanti bedakan dengan silsilah gusdur. semoga Allah mengampuni kami krn telah lancang menulis nasab habib. semoga yang saya tulis tidak ada kebohngan didlmnya. ini adlh silsilah al habib Ali bin Husein al attas
    Silsilah beliau adalah : Al-Habib Ali bin Husein bin Muhammad bin Husein bin Ja’far bin Muhammad bin Ali bin Husein bin Al-Imam Al-Qutub Al-Habib Umar bin Abdurrahman Al-Attas bin Agil bin Salim bin Abdullah bin Abdurrahman Assegaf bin Mauladawilah bin Ali bin Alwi Al-Ghuyyur bin Muhammad Al-Faqih Al-Muqaddam bin Ali bin Muhammmad Sahib Mirbath bin Ali Khala’ Qasam bin Alwi bin Muhammad bin Alwi bin ‘Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa bin Muhammad An-Naqib bin Ali Al-‘Uraidhi bin Ja’far Ash-Shadiq bin Muhammad Baqir bin Ali Zaenal Abidin bin Husein bin Ali bin Ali Thalib suami Fatimah Az-Zahra binti Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam

    semoga dapat direnungkan dan di bedakan.
    bukan maksud menggurui atau gimana.tapi cuma pengen meluruskan apa yang masih syubhat.
    wassalam.

  141. eh…..kalo habib nakal akhlaqnya jelek tetep masuk surga,…………………………..pekokkkkkkkkkkk tau gak.buka qur’an cari surat al ahzab. ya bunyinya “innama yuridulloha liyudzhiba ankumurrijsa ahlal baiti wayuthohhirokum tathhiro’. MAKA KALO PINTER JO SOK KEMINTER KAMU BELUM TAU DALAMNYA KITAB SUCIMU.
    UU KNOW.?

  142. DAH GA USAH DI GAGAS SI GUSDUR HABIB PA NGGA. GUSDUR NYA AJA DIEM KOQ. ITU MENUNJUKKAN KALO GUSDUR ITU BUKAN HABIB TAU!

  143. Gus Dur Habib atau bukan, beliau tetap orang yang sangat ku hormati….. Beliau adalah guru bangsa dan rakyat Indonesia.

  144. hehehe…lee…leee..,isina blog ini kok jadi makin lucu dan menggemaskan…orang2 buta pada cerita ttg gajah,pdhal gajahnya & yg lain2 gak mau pusing…apalagi isinya malah saling menghujat sesama,celakanya banyak yg menghujat alimin &sholichin yg menurut “kacamata” mereka penghujat adalah “dholimin”/”zholimin”…sementara para komentatornya msh “belum cukup arif dlm perbekalan”…eling2 yoo lee…jgn nambah dosa atas dosa yg telah menumpuk…lebih baik perbanyaklah lidah dan hatimu selalu mengingat “Ndoro Gusti”-mu dan Pemimpin-mu, banyak2 baca istighfar,tahlil dan sholawat…(bila perlu baca syahadat dulu krn sudah menjelek2kan Ulama2 Alim..),drpd ente2 nanti rugi di akhiroh…bersihkan hati kalian dr chasud,fitnah dan dengki…iblis selalu “ambil posisi” (ingat dialog Nabi Nuh AS dg Iblis Laknat-ULLOH..)..Indonesia akan cepat hancur kalau kita pecah hanya gara2 masalah sepele beginian…gak penting itu mas Dur trmasuk habib apa bukan,dianya jga gak repot…smtara Bib Luthfi-nya sdri jga Habaib2 lainnya (jgn denger dr org lain tpi denger lgs dr Beliau2) juga gak akan merosot “maqom”-nya hanya gara2 statement dr para “pendagel2″ ini…jadi,drpd buang energi kalian dan JELAS AKAN MERUGI DI AKHIROH UNTUK SESUATU YG KALIAN SENDIRI SUMBERNYA GAK JELAS..,lebih baik perbanyak amalkan : istighfar,tahlil dan sholawat…JGN BUANG WAKTU ANDA UNTUK HAL SIA-SIA… ma’af bila ada kata krg berkenan…salam buat Oom Musadeq…cegah donk org berbuat dholim…kasihan sdr2 kita tsb…

  145. weleh2 kok jadi begini, udah ga usah di ambil pusing, semua itu tergantung anda percaya atu tidak…….

  146. Ya begini ajalah mudah, memang urusan ini sudah di tashih ‘Auliaillah Hadratus Syeh Al-Habib Lutfiy bin Yahya kita wajib mengamini, tiadalain tiada bukan lita’dzim kepada beliaunya. (Al-Habib Qutb)alim dibidangnya. wong anda sekalian bodo ndak alim ko’ nantang dan badali (aba wastakbara). kaca mata (analisa) orang-orang penentang pendapat ini itu pikiran (akal) too.. dan matanya too…, ya jauh dari kebenaran apalagi hakiki. coba anda lihat dengan mata anda, gunung diseberang lautan seperti apa : lurus menukik seperi kurva, sekarang lihat dari dekat:”apa ada yg terlihat halus yang ada hanya belantara hutan. ::: itulah lemahnya analisa anda, lebih tajam hati Qolb yang difutuh Allah Ta’ala. udah silaturahim belum sama Habib Lutfi ? hatinya bersih bersinar mencorong, tatap wajahnya dalam 5 menit jika kuat tak kasih hadiah, dengan menatapnya 3 menit saja saya berharap dan berdo’a anda pulang mendapatkan hidayah dari Allah Ta’ala, amiin,amiin. minta ngaji sama beliu ngaji-ngaji dan ngaji terus biar hati ini lembut bersih…….. wal afwu mingkum. (al faqir ila rahmatiil Jalil— massibacom@yahoo.co.id )

  147. Ukuran Seorang Habib biasanya Dilihat Dr Fam nya…..
    ( Marga..)

    Kl memang benar gusdur itu adalah Habib……… Apa fam Gusdur…. bukankah selama ini gusdur tidak pernah menyebutkan Fam nya…..

    Seperti halnya habib habib yg lainnya… Seperti :

    As Syihab, As Syegaf, Al bar, Al Kaff, Al Athos….. Dll….

    Knp Gusdur tidak ada…….. Atau memang Mengada ngada..

  148. APA BENAR HABIB LUTFI BIN YAHYA NGOMONG SEPERTI ITU? APA INI BUKAN HANYA KABAR BURUNG AJA?

    SAYA PERNAH MELIHAT NASAB GUSDUR DI SEBUAH MASJID DI SIDOARJO DAN SEBUAH MASJID DI GRESIK. SEKITAR TAHUN 1999-2000.

    DI KEDUA TEMPAT DIATAS NASAB GUSDUR SAMBUNG KE ROSULULLAH MELALUI SALAH SATU NENEKNYA (PEREMPUAN DAN BUKAN LAKI-LAKI). TAPI SAYA LUPA NENEKNYA INI BERAPA TINGKAT DIATAS GUSDUR TERSEBUT (KALAU TIDAK SALAH IBU/NENEK KH AS’ARI).

    GIMANA PAK MUSADEQ MARHABAN APA BERITA INI SUDAH ENTE KONFIRMASI KEPADA HABIB LUTFI BIN YAHYA APA BELUM?????
    ATAU ANDA HANYA SEKEDAR CARI SENSASI AJA???

    maaf kalau anda jadi agak sensitif. Tapi silahkan menilai, itu juga kan hak anda … :)

  149. nha..tuh kan ajakan bersatunya malah jadi terabaikan….sebagai org yg awam malah jd bingung hehehehe… tapi salut deh untuk semuanya… ilmunya manteb semua.. salut juga untuk yg design blog ini.

    Terima kasih :) dan salam kenal

  150. Habib pa Bukan, yang penting kita ihat polah tingkahnya Islami nggak?, ngebela oarang Islam Nggak. Keturunan Abu Jahal tapi klo ia muslim yang taat Insya Allah Yaa selamat. keturunan Nabi sekalipun tapi klo ia tidak menjalankan syariat agama neraka pasti menantinya

  151. BEN LERES………………..
    merasa tertarik dengan pernyataan habib lutfi tentang gusdur
    sebagai seorang habib lengkap dengan sissilahnya.
    terlepas apakah itu benar atau tidak saya sebagai orang awan
    hanya ingin bertanya kira kira apakah tujuan yang sebenarnya
    dibalik pernyataan tersebut ?
    sebagai seorang tokoh yang cukup dikenal dengan pernyataan
    tersebut bahkan mengeksposenya di internet tentunya memiliki tujuan tertentu bukan sekedar memberikan legitimasi
    atas sahnya silsilah seorang gusdur.
    bila mengingat kiprah dan pernyataan2 an gusdur selama ini terhadap islam dan hal2 yang berbau islam lebih lebih
    bila issue gusdur adalah salah satu ketua yayasan simon peres ( ex perdana menteri israel ).
    mungkin wajar juga bila muncul pertanyaan 2 sbb,
    Apakah habib lutfi sekedar sedang mencari muka atau me
    nebarkan sensasi. ?
    Ataukah ada tujuan lain yang lebih dalam dari sekedar mencari muka dan menebar sensasi ?
    kalau kita cermati tentu ada tujuan yang lebih dalam, hanya
    saja agak nyeleneh kalau issue dilontarkan hanya soal
    silsilah gusdur.
    sekiranya tujuan itu baik mudah2 an lain kali issuenya bisa
    lebih aktual dan realistis agar tidak terjadi polemik dan debat kusir, karena ada issue2 lain yang lebih urgent, seperti pengembangan saint teknology, dan ekonomi di berbagai pesantren tradisional.
    Terima kasih
    BEN LERES mudah2 leres beneran

  152. Wahai saudara2ku.. Jgn bangga dgn Habib kalau tidak taat pada Allah Ta’ala.. Jgn bangga dgn Habib kalau tidak memiliki akhlaq yg mulia.. namun bila ada Habib yang berakhlaq mulia dan memiliki pengetahuan Agama yang tinggi, maka kita lebih pantas mendahulukan beliau sebagai panutan.

    Soal Gus Dur, beliau sama sekali tidak ada pertalian dgn turunan Nabi SAW / bkn Habib.

    Turunan Nabi SAW dari jalur Imam Husain as, minimal silsila keatas sampai pada Imam Husain berjumlah 37,38,39 bisa jadi 40 orang.

    Kalau ada Habib silsilanya keatas hingga Imam Husain berjumlah krg dari 37 nama, maka pasti salah dan palsu..! sementara nasab Gus Dur yg terlampir diatas krg dari 37 nama, bahkan Dari Gusdur hingga Imam Husain as cuma 32 nama saja. untuk lebih jelas, silahkan merujuk sendiri ke Rabithah Alawiyyah Pusat di Jakarta.

    Salam.

  153. Assalamualaikum.

    Mas Musadiq, kenapa comment saya tentang nasab Gus Dur tidak dimuat? apa memang tidak layak untuk dimuat?

    Saya sebagai keluarga habib kan berhak meluruskan kesalahan klaim Hb.Lutfi yang menganggap Gus Dur adalah dari keturunan Habib.

    Txs.

  154. @ savic…..
    he..he..he.. udah hampir setaun bo’….. tetep setia dengan pertanyaan – jadi GD habib bukan..? Bakal jadi never ending story nih kayaknya…

  155. romo m3 yth,
    menurut saya thread ini selayaknya sudah harus ditutup, komen dan pembahasannya sudah semakin tak bermutu… sayang jika hanya mengotori keindahan blog ini..

    Masukan antum pasti akan saya pertimbangkan baik-baik … bagi ikhwan dan akhawat lainnya, silahkan untuk memberikan masukan … apakah tulisan ini ditutup atau terus dibuka …? Cukup jawab Ya atau Tidak saja agar mudah untuk saya menghitungnya. Terima kasih sebelumnya.

  156. Assalamu’alaikum

    tanpa menyepelekan dan menaruh hormat dan mengharap barokah para habib, yang diliat oleh Allah adalah “ketakwaan” seseorang, bukannya keturunan….
    ingat ada keturunan Nabi yang juga …..

  157. thread nya jangan ditutup dong ustad :(
    pertanyaan saya kan belom dijawab : JADI GUS DUR HABIB ATAU BUKAN????

    cukup ketik YA atau TIDAK, saya nanti menghitung juga :D

  158. Percaya atau tidak Gusdur adalah habib bukan masalah, yang jadi masalah adalah kalau kita buruk sangka terhadap orang. Janganlah kita memperdebatkan Gusdur habib atau bukan. tidak ada salahnya kalau kita mengatakan Gusdur adalah habib dan tidak ada salahnya juga kalau kita mengatakan Gusdur itu bukan habib. Berbaik sangkalah… karena yang mengatakan adalah seorang hamba Allah yang Sholih. Wallahu A’lam…

  159. kenapa kita pusing mikirin gusdur……….
    gusdur aja tidak pusing mikirin kita.
    ” Jalan Raya satu bisa di lewati banyak kendaraan bersebrangan asal kita tidak tabrakan kita tidak sakit (KITA MENCARI SELAMAT MASING2).

    batu di tengah jalan kalo tidak di sandung kaki tidak sakit.

  160. kita harus bangga klo pd jaman ini masih ada org yg berjuang demi kemaslahatan umat bukan golongan atau apapun. krena dimata Allah swt sama saja.

    karena ada orang2 ( auliya, habib, syeh dll ) dunia ini masih terlindungi yang jadi paku bumi untuk seluruh umat. jika tidak ada maka bersiaplah kita untuk mendapatkan ajab terbesar yaitu kiamat

    mungkin dsinilah kita arus lebih bijaksana… krn yg saya dptkn dlm pencarian mencari ridho Sang illahi :

    Orang jujur : berkatalah jujur walau itu baik or buruk
    orang baik : melakukan hal-hal yg baik

    akan tetapi orang yang BIJAKSANA : belum tentu semua orang bisa ( hanya Nabi Muhammad lah Orang yang paling bijaksana )

    mudah2n kita bisa petik hikmahnya dari semuan ini…

    wassalam

  161. to:cak yon

    kamu dah liat qur’an ato blm.11!!!!!!!!!!!!!!!!
    “innama yuridulloha liyudzhiba ankumur rijsa ahlal bait wayutohhirukum tathhiro”
    surat al ahzab.

  162. menurut saya, gusdur itu habib, habibud duur… xixixixxx

    menanggapi tulisan nasab diatas, saya kok curiga itu ngawur bin ewer-ewer.

    Jaka Tingkir itu anaknya Kebo Kenanga gelarnya Brawijaya V, yg memang menjadi mu’allaf ketika datang ulama Syekh Jumad Al-Kubro di tatar majapahit.

    Kebo Kenanga kemudian berguru kpd syeh siti jenar. Hal inilah yg kemudian membuat Kebo Kenanga harus kehilangan nyawanya ditangan salah satu wali, karena pemahamannya tentang Ketuhanan dianggap sesat.

    Sejak itu, Jaka tingkir diasuh oleh sunan Kalijogo.

    Kemudian Jaka Tingkir tersingkir dari tahtanya(pajang), yg juga disarankan oleh gurunya, Sunan Kalijogo. Dan bersumpah bahwa anak keturunan Jaka tingkir tidak boleh menguasai tahta, atau akan berakhir dg tdk baik.

    Anaknya, Raden Benowo, mempunyai 5 orang anak. salah satunya adalah KH.IDRIS, yg mempunyai 11 anak, salah satunya adalah KH. Abdul Jabbar.

    Menurut tulisan dalam buku Keluarga Besar Bani Abdul Jabbar, ibunda Gus Dur adalah cucunya dari qabilah Hasan. jadi Gus Dur, kalo dari keturunan Raden Benowo, tidak bernasab ke Jaka Tingkir.

    Dan yang menikah dengan sarifah adalah Kebo Kenanga (Brawijaya V), yaitu putri sunan giri.
    Hal ini dikarenakan pada waktu itu Kebo Kenangan mengasingkan diri di blambangan, yaitu sekitar gresik, tempat dimana Sunan Giri berada.
    dan mungkin hal ini juga dalam budaya arab terkait dengan budaya kafa’ah.
    Dan kalau dilihat pada tahun kehidupan beliau2, mungkin betul.

    memang tidak ada riwayat yg tertulis, hingga ke garis keturunan Brawijaya V.
    dari raden benowo-pun, ada nasab yg ditulis dlm bahasa arab, bahwa abdul jabbar adalah anak KH.IDRIS, yg mana KH.IDRIS adalah anak raden Benowo. Tapi tdk diketahui siapa nama2 anak Raden Benowo.

    Saat ini masih ada Organisasi Bani ABdul Jabbar, yg berpusat di Babat, Lamongan. Disitu tertulis silsilah ibunda GusDur.

    nah, kembali lagi apakah GusDur itu habib?
    kalo dari kakek buyutnya yg menikah dg sarifah, tentu tidak bisa dikatakan GusDur sayyid.
    kalo dikatakan keturunan jaka tingkir, lagi2 nasabnya putus.

    yo wis, habibud dur ajalah.

  163. Gus Dur Habib, Gus Dur adalah Habib. saya yakin 100 % tanpa ada keraguan, karena Guru kami yang berfatwa, ragu kepada mursyit batal ke_murid-annya, gitu fanatisme kami, maaf, tidak main-main jika pada masalah keyakinan. sebab leluhur saya juga anda itu sudah

    1. samikna kepada guru itu wajib tapi untuk masalah serumit n seberat ini harus dklarifikasikan kepada yang bersangkutan……….. kita harus cerdas dalam memperoleh info n ilmu. apalagi zaman sekarang dunia maya bisa jadi alat apa saja positif ato negatif jadi berhati2 dalam menentukan sufat menurutku lebih bijak sana… kalau ada waktu langsung klaririkasi aja ke hbb lutfi….

      1. Silahkan saja diklarifikasi dengan yang bersangkutan masing-masing. Karena masalah ini sebenanya tidak sejelimet yang anda anggap rumit, apalagi seolah-olah menghebohkan. Bahkan kalau jawabnya iya atau tidak pun, tidak ada kaitannya dengan akidah Islam secara langsung. Selain jawabannya ada di diri kita masing-masing, agama Islam juga sejalan dengan akal dan fitrah manusia. Dan prinsip positif atau negatifnya suatu persoalan itu juga bersandar kepada rasionalitas. Tapi terima kasih untuk nasehatnya.

  164. Emang habib tu makanan apaan ya.. dibuatnya dari apa ya.. beda kah dengan manusia pada umumnya yang mahluk tuhan yang sukanya mempertuhan nafsunya sendiri itu.., seharusnya jika mereka lebih hebat dari manusia biasa pada umumnya, niscaya mereka tidak akan lagi ngomong atau berbuat seenaknya saja yang sangat jauh dari cerminan sifat hamba tuhan yang sebenar 2 nya.., bukan yang sekedar manusia makhluk tuhan saja. Kapan ya islam bisa lebih maju kalau ulamanya saja masih kelas TK Begitu.., yang masih menganggap dirinya paling benar.., padahal mereka juga bukan tuhan yang maha benar. mereka juga belum bisa merealisasikan apa yang qur’an bilang benar adalah benar, bukan sekedar katanya. lama 2 islam cuma jadi budaya ya kalau begini terus.. Cape’ Dech. mending tidur daripada ngurus silsilah yang tidak jelas gitu. lagian datam tasawuf itu emangnya penurunan silsilah keguruan itu apakah harus yang berhubungan darah langsung.. kalau begitu mereka mengartikan manusia itu sesungguhnya yang mana saja belum bisa ya.. lagian tuhan tidak adil jika menurunkan kalifah, imam jaman hanya dari golongan habib saja.. katanya tuhan itukan maha adil.. Emang dulu kita bisa memilih untuk dilahirkan dari rahim ibu habib atau ibu kere ya.. semua sudah ketetapan serta kehendak tuhan lagi.. terus kalau udah gitu adakah perbedaan kere dengan habib.., makanya semua dimata tuhan sama. yang membedakan adalah amalan kita. ya itupun kalau kta punya amalan tentunya. Maaf kalau gue sombong.., soalnya gue kan dari golongan iblis lagi.., soalnya gue kan sukanya mempertuhan nafsu gue… ok coy.

    1. sayang aku tahu kamu nulis ini hanya becanda n caper, tapi ketahuilah Allah tdak suka orang yang bangga memproklamerkan dirinya sebgai iblis….. dari tulisannmu sy tahu niat kamu baik dalm ngomentari info ini tapi se x lg saya mhon jangan bangga ngaku bernama iblis. ok i love u full my muslim brothe

      1. Salam, sebaiknya tidak perlu berburuk sangka. Memangnya anda tahu niat saya apa? Ambil saja hikmahnya. Tidak semua kritik itu buruk, meski saya juga tahu bahwa tidak semua kritik itu baik. Nah, anda mau menilainya sebagai suatu keburukan pada diri saya, karena anda mungkin sudah terlalu yakin melihat diri anda baik … yaa silahkan. Kalau anda benar, manfaatnya pasti untuk anda, sementara kerugiannya saya tanggung sendiri. Dan begitu juga sebaliknya bukan? Benar kan? Mulai sekarang coba arahkan jari itu ke wajah kita masing-masing … oke mas :) wassalamu’alaikum wr wb

  165. @ Admin : Tidak !!!!!!!!!!!
    @ Savic : TIDAK !!!!!!!!!!!

    @ Siba : bener nich.. apa hadiahnya????????
    tanyakan dulu tuh ama Bib Lutfi, capai gak gw pandangin seharian…
    klo oke, silahkan hub mail gw ya….
    deket kok rumah gw dr pekalongan.. 2jam perjalanan.
    lumayan cuma mandangin wajah dapat hadiah…

  166. Wahai Sahabat,Coba simak hadis Rosululloh
    cintailah Orang yang kamu Benci.
    Belajar coba Dari Sana!!!!!
    Faham Kalo DI Pikir Ga Abis2
    Ingat Orang Berjalan Dengan Keilmuany
    Islam Tidak Pernah Mengajarkan Pemaksaan
    …………SIMAKLAH…………

    hubungannya dengan artikel ini apa Mas … :lol: ….?
    tapi terima kasih, karena menghibur sekali …

  167. Insya Alloh kalau memang benar yang mengatakan Habib Luthfi, saya yang bodoh dan dhoif ini ikut mengamini, karena sy juga pengikut salah satu thoreqot

  168. ass.
    klu sy gk mau ikut campur apa Gd habib atau gk, yang penting semua manusia adalah ciptaan allah swt. yang membedakan adalah ketakwaannya kepada allah dan keimanannya pada allah. soal keimanan itu urusan masing2 dan kita gk boleh ngklaim ini iman atau gk itu urusan masing2 kepada allah dan allah yang menentukan. dan kita tidak boleh menyuruh seseorang u/ membuktikan keimanannya di hadapan kita, dan hanya allah lah yang berhak. semua umat islam adalah saudara dan harus bersatu, kita di perintah untuk berfikir agar tidak merugi yang didasarkan kepada syariat islam, apa yang baik menurut akal dan baik menurut syariat islam adalah yang baik. intinya kita semua makhluk allah.

  169. kita belajar kepada semua orang yang penting benar dan gak menjerumuskan walau itu seorang budak. dan tanya kepada yang ahlinya itulah yang membuat saya suka kepada agama islam, kita mempunyai kemerdekaan untuk berfikir dan tidak ada orang melarang kita untuk berfikir, tapi berfikir yang betul menurut syariat islam. kita hanya wajib menghambakan diri kepada allah swt, dan gak usah mencari kesalahan orang lain. dan saya meminta maaf kepada semuanya, diantara kedua pendukung masalah diatas gd habib atau gak, yang penting kita bersatu untuk umat islam. okey

  170. 1.GUS DUR BILANG AL QURAN PORNO BENAR ATAU TIDAK ???
    KAFIR TIDAK ??? MURTAD TIDAK ???
    2.GUS DUR BELA AHMADIYAH YANG SUDAH JELAS JELAS SESAT MENYESATKAN BENAR TIDAK ??? KAFIR TIDAK ??? MURTAD TIDAK ???
    3.GUS DUR BELA PORNOGRAFI PORNOAKSI BENAR TIDAK ???

  171. 4.GUS DUR BELA LOGO DEWA YANG BERTULISKAN ALLAH YANG DI INJAK INJAK DI PANGGUNG SECARA RESMI LIVE BENAR TIDAK ???

  172. Berita itu dibantah oleh Al Habib M. Luthfi bin Yahya. Mursyid ‘Am Jam’iyyah Thariqah an Nahdhiyah itu mengklarifikasi, bahwa beliau hanya mengatakan kalau ibu Gusdur Ibu Hj. Nyai Sholichah Munawaroh binti KH. Bisri Sansuri adalah Syarifah. Akan tetapi karena dari jalur ayah, yaitu KH. Wahid Hasyim bukan Habib, maka Gusdur nasab Sayidnya terputus. Karena nasan sayid dari jalur ayah. Demikian disampaikan oleh Al Habib M. Luthfi pada pertemuan Rabitah ‘Alawiyah pusat di Jakarta, Minggu, 10/05.
    Sumber :habibluthfiyahya.net

  173. Hehe…. Guwa gak yakin Gusdur keturunan ahlul bait…. coba ente cek lagi nasab yang bener…. kan banyak pemalsu nasab…. untuk gusdur … elo tobat dong kan udah tua… jangan aneh aneh coy… hehe … pisss…i love you …full…..

  174. gusdur bukanlah keturunan rasul karena kakeknya adalah anak angkat yaitu K.H. Hasyim Asy’ari.Nah bapak angkatnya K.H As’ari adalah keluarga Baseban,dzuriat rasul..saya tegaskan klo hasyim Asy’ari mendapatkan kata dibelakangnya karena dia paling pintar dan kesayangan gurunya yg juga bapak angkatnya.toh dalam sejarahnya Gusdur pernah mengajukan itu di Robithoh di tahun 70-an namun itu ditolak karena alasannya jelas kakeknya adalah anak angkat bukan anak genetik.seingat saya hal ini sudah ada keputusannya resmi dari robithoh.mohon di check langsung ke robithoh.selepas dari habib ato bukan tidak seharusnya umat islam berbentrok sperti ini.illa dia habib ato bukan,harus duduk bersama membicarakan persoalan ini tapi klo ngomongin ahmadiyah jelas mereka sesat.ingatlah para salafunah soleh kita kita dulu!!para Habib dan Kyiai kita bersatu padu dalam satu bendera yaitu “laa illa haillallah muhammadurasullullah” sehingga lahir tiga serangkai Habib salim jindan,habib ali bungur dan habib muhammad kwitang kemudian para kyai Langitan yang menjadikan kita bangsa indonesia yang bisa mengusir penjajah!!!saya ingat perkataan Ibunda saya,anak dari Habib salim Jindan,beliau mengutip perkataan ayahnya dan ayahnya mengikuti perkataan Imam Ghozali”jika ulama sudah mendekati/dekat para penguasa maka ulama itu adalah ulama su’ dan ulama itu telah jauh dari Allah swt” yg berarti k lo ada ulama yg membicarakan sesuatu untuk kepentingan dirinya bukan kepentingan Umat,jangan dengerin mendingan kita jaga itu namanya Sholat.karena urusan ulama adalah bimbing umat.Maaf klo kasar ato apa krn saya hanya bs bicara fakta.maaf skli lagi.Alaydrus

  175. SELAMAT YANG MBUAT BLOG INI….. TUJUAN ENTE SEDIKIT BANYAK UDAH TERCAPAI….. NDAK ADA YANG MENARIK KOK… SETIAP ORANG BERTANGGUNG JAWAB ATAS PERBUATANNYA… DAN ENTE YANG PALING BERTANGGUNGJAWAB ATAS SEMUA INI…… SEMOGA ALLAH SWT MENGAMPUNI KITA SEMUA…

  176. Wes tho mas, Kalo yang setuju ya monggo! kalo yang tdak setuju ya silahkan!!!!
    Tapi Ingat !!!! kalo yang gak setuju jangan memberi komentar yang menjelek-jelekkan. Ini sebatas informasi !!!!!
    WaAllahu ‘Alam!!!!!!!!!!

  177. pusing bener gw gara-gara gusdur, memangnya gusdur bener-bener puyeng mikirin apakah dia habib atau bukan?

    kalo mau melacak kehabiban gusdur melalui rabithah yg ada di Indonesia ya gak bakalan ketemu. karena orang-orang pribumi ini (yg tradisi islamnya sudah lama) spt orang2 jawa, sunda, minang, banjar, bugis, aceh, gorontalo, ternate, madura banten dll, adalah para habib, tapi bukan habib dari keturunan Imam Ja’far Ash-Shadiq, tetapi habib dari keturunan Imam Musa Al-Kazhim. sedangkan jalur yang diakui di Indonesia secara formal sebagai keturunan adalah dari imam Ali Al-Uraidhi. padahal kalau saya menilik dari sisi mental manusia, maka org2 pribumi ini memiliki ciri kehabiban yg tinggi.
    Secara historis mungkin bisa dilacak dari cerita sejarah hijrah besar-besaran para alawiyyin dari Baghdad menuju Mashad untuk menyusul Imam Ali Ar-Ridha yang akan dijadikan putra mahkota oleh khalifah Ma’mun. Tetapi ditengah perjalanan mereka, Ma’mun memerintahkan panglima perangnya Qatlag untuk menghadang mereka. maka terjadilah peperangan antara para sayyid dengan tentara Ma’mun yang dipimpin Qatlag, dalam pada itu para sayyid terpecah berantakan ke berbagai wilayah di sekitar Iran. Ada yang lari ke pakistan, india, afghanistan, bangladesh, dan yang terjauh adalah pelarian ke wilayah-wilayah Asia Tenggara terutama Indonesia. tahun-tahun penyebaran sayyid Musawi ini berkisar pada masa Imam Ali Ar-Ridha tahun 800-an Masehi, hal ini sangat cocok dengan masa-masa keislaman nusantara yang bukti-bukti arkeologis menemukan masa yg lebih tua lagi dari kesepakatan umum sekarang, yaitu sekitar abad ke 9-10. Berdasarkan riwayat yang ada di buku mazhab syiah. (tt penghadangan yg dilakukan Qatlag) bahwa mayoritas para habib yang memiliki kecintaan besar pada imamah, (yg waktu itu dipegang oleh Imam Ali Ar-Ridha justru bergerak ke timur, bukan ke barat (Imam Ali Al-Uraidhi bergerak ke barat, -> Yaman)
    bukti-bukti dalam buku-buku ahlulbayt spt buku “kisah-kisah ajaib” juga membuktikan bahwa ternyata keturunan Imam Musa Al Kazhim sangat menerima tekanan yg kuat dari musuh-musuh mereka, mengalami ujian yg jauh lebih besar, dikejar-kejar, dibunuhi, bahkan kehilangan pengetahuan nasab mereka, bahkan banyak yg kemudian memeluk agama di luar islam spt Hindu dan Budha.
    penduduk Indonesia pada tahun 1950 masih berkisar 60 jutaan. apabila pendaratan sayyid pertamakali di indonesia adalah berkisar pada tahun 1000-an maka secara matematis besar kemungkinan seluruh penduduk Indonesia yg berinteraksi dg para sayyid Musawi awal ini skrg adalah para sayyid semua(minimal dari jalur ibu) karena ajaran para sayyid musawi ini tidak begitu mementingkan nasab dr ibu atau ayah.
    dengan asumsi bahwa hanya ada satu sayyid saja yg berhasil mencapai Indonesia pd th 1000-an, dg asumsi mereka mempunyai tiga orang anak, dan menikah ketika berusia 30 tahun (biasanya org jaman dahulu menikah lebih awal). dan mempunyai tiga orang anak (padahal biasanya org jaman dahulu anaknya jauh lebih banyak) setelah berusia 33 tahun, maka dapat kita hitung jumlah keturunan sayyid pd masa skrg.
    th 1000= 1
    th 1033=3
    th 1066=9
    th 1099=27
    th 1132=81
    th 1165=243
    th 1198=729
    th 1231=2187
    th 1264=6561
    th 1297=19683
    th 1330=59049
    th 1363=177147
    th 1399=531441
    th 1432=1594423
    th 1465=4783269
    th 1498=14349807
    th 1531=43049421
    th 1564=129148263
    th 1597=387444789
    tahun 1597 saja jumlahnya sudah 300 juta, jauh lebih banyak dari jumlah penduduk Indonesia sekarang, memang metodenya terlalu lurus apabila diterapkan terlalu naif, karena adanya penyakit, peperangan dll, tapi tujuan angka-angka diatas adalah menunjukkan kalau kelipatan dalam deret perkalian bisa sangat meledak secara ekstrem. Dan menunjukkan bahwa secara matematis sangat mungkin adalah orang-orang pribumi nusantara ini adalah keturunan Rasulullah.
    deskriptif kemungkinan kehabiban orang-orang pribumi secara kuantitatif telah kita uraikan, sekarang kita coba uraikan secara kualitatif.
    secara keilmuan Imam Musa Al-Kazhim adalah pengajar pertama hakikat atau ilmu pikiran atau ilmu ruh pada kaum muslimin. Dalam buku ziarah harian dapat kita lihat bahwa Imam Musa adalah pada hari Rabu, bersama-sama dengan imam Ridha, Imam Jawad, dan Imam Hadi, oleh karena itu beliau berempat mulai melatih hikmah pada kaum muslimin. mereka makin lama mulai makin sukar bersua secara langsung pd para pengikut. para pengikut diajari mengambil hikmah dari jarak jauh. hal seperti ini meninggalkan jejak dan sangat lazim pada budaya-budaya lokal. org-org pribumi diajarkan sanepa, mangerti sadurung dikandhakake, tanggap ing sasmita dll secara turun temurun itu adalah peninggalan ajaran para Imam ilmu ruh, org-org pribumi bisa bercakap-cakap hanya menggunakan beberapa kata saja yg hanya diketahui antar mereka saja, tapi dibalik kata-kata yg terucap terdapat jutaan makna yg hanya mrk yg hatinya tlh bertaut diantara mrk yg mengetahuinya.
    sementara itu para penentang ahlulbayt di negeri asal timur tengah merasa perlu membuat figur tandingan untuk melawan pembuka portal dunia sufi; Imam Musa Al-Kazhim yaitu digubahlah Syekh AbdulQadir Al-Jailani untuk menutupi pancaran sinar imam Musa.
    seperti sebelumnya mereka berusaha membuat empat figur imam mazhab untuk membendung keilmuan tiga imam kita sebelumnya yaitu imam Ali Zainal Abidin, Imam Al-Baqir dan Imam Ja’far menyebar ke masyarakat. ketiga imam sebelum imam Musa mengajarkan kepada kaum muslimin ilmu sunatullah. ilmu realitas, ilmu jasad, atau pada masa modern ini adalah ilmu-ilmu eksak, spt matematika, fisika, dan kimia serta biologi. para sayyid keturunan beliau-beliau ini memiliki fitrah sbg ilmuwan yg tangguh, yaitu sayyid-sayyid Ja’fari (Sayyid keturuna imam Al-Baqir dan Imam Zainal Abidin scr keilmuan dapat dimasukkan ke sayyid ja’fari). sedangkan sayyid-sayyid Musawi adalah sayyid-sayyid sufi, saat ini sayyid makrifat, sayyid gaul, sayyid pemerintah, belum muncul yaitu keturunan-keturunan imam Mahdi as. sayyid Ja’fari di Indonesia memiliki kemampuan yang kuat untuk meneliti, mencari data, teguh dalam metode ilmiah dll mereka adalah insinyur yg menjadi pelaksana, sayyid sufi membuat konsep dan perancangan, sedangkan sayyid Mahdiyyin menemukan masalah dan merumuskan masalah dan pemecahan masalah serta memerintahkan sayyid musawi/sufi membuat konsep perencanaan.
    Adapun dalam buku mazhab syiah ketika sayyid musawi berdialog, beliau diakui oleh lawan bicara sebagai zuriyyah karena tiga faktor, yaitu penampilan yg menarik, memiliki daya tarik fisik, ketampanan, memiliki karakter/ inner beauty, memiliki tingkah laku /perbuatan yg menarik hati. tiga hal inilah ciri sayyid yg sempurna.
    terutama tentu saja adalah inner beauty dan akhlak/perbuatan.
    dalam hal ini coba kita bandingkan antara berbagai manusia; 1) yg sayyid, 2) yg diduga sayyid?/pribumi, 3) yg pasti bukan sayyid:china, kulit hitam atau yg lainnya 4)yg bukan sayyid tapi penganut agama abrahimik. org kulit putih dan yahudi.
    ada beberapa metode untuk membandingkan sampel secara kualitatif, metode yg sederhana adalah dengan nilai rata-rata atau mean, tapi juga bisa dengan metode modus. perbandingan secara fisik dalam hal ini lebih akurat kita gunakan metode modus. karena keseluruhan kualitas tampak disana. apabila kita gunakan metode mean disebuah bangsa yg secara kualitas merata tetapi sebenarnya hanya sedikit diatas garis tengah rata-rata.
    Dalam hal kita adu mana yg lebih tampan/cantik diantara bangsa-bangsa secara superlatif, kita cari wakil yang tertampan dan tercantik diantara wakil-wakil itu. memang secara mean rata-rata, org-org pribumi akan segera kalah dalam hal ini, tapi apabila dicari dg metode superlatif, atau siapa yg tertampan/tercantik, saya pernah melihat seoirang pribumi yang sementara ini sampai sekarang saya melihatnya sebagai yg tercantik melebihi para sarifah. pada tahap ini besar kemungkinan inner beauty mulai berperan. dalam hal ini yg bukan sarifah seperti org-org china akan segera K.O. walaupun secara fisik wajah pribumi itu mungkin biasa-biasa saja, bahkan kalah oleh penganut ibrahimik/org2 kulit putih dan yahudi keturunan nabi Ishak, tapi secara sesuatu yg tak tampak oleh indera saya melihatnya lebih cantik bahkan dari para sarifah. secara jasadiyyah memang para sarifah adalah yg terunggul, karena kemampuan mereka menjaga kemurnian genetik jasad, menjalankan syariah. sedangkan para pribumi kehilangan nasab, pegangan asal-usul, bahkan sempat kehilangan keimanan dan kehilangan pegangan syariah. dalam hal ini saya membandingkannya dengan sayyid Ja’fari yg ada di Indonesia karena merekalah yg dapat saya bandingkan. walaupun misalnya hanya satu saja seorang pribumi yang unggul, tapi jika keunggulannya melebihi semua orang yang dibandingkan, hal itu berarti menunjukkan keunggulan sebagaimana apa adanya. yg menjadi pertanyaan adalah: mana mungkin keturunan Rasulullah bisa dikalahkan? apakah hal itu adalah hal yang mungkin? sedangkan dalam ajaran ahlulbayt seorang pengikut adalah orang yang terunggul diantara manusia-manusia lainnya. maka akan timbul pertanyaan: jangan-jangan apakah mungkin para pribumi ini adalah zuriyyah juga?

    kemudian dari sisi akhlak, seperti kita ketahui dasar dari akhlak adalah kejujuran. karena kejujuran adalah parameter yg sangat sulit untuk diukur secara menyeluruh dg detail pd satu individu, maka metode mean lebih cocok untuk diterapkan, mana mungkin kita mengukur kejujuran seorang individu secara menyeluruh dari segala sisi. kita hanya bisa melihat secara umum dari perilaku umum sebuah bangsa atau ras. maka kita akan bandingkan secara umum kejujuran orang2 china, para habib, orang-orang pribumi, orang2 kulit putih dll. dalam hal ini sering kita melihat bahwa pribumi adalah pihak yg di dunia ini lebih banyak menerima ujian, tetapi mereka tetap berusaha hidup dengan jujur, meekspresikan apa yg mereka rasakan, bersikap apa yg mereka pikirkan, dan bertingkah sesuai dg kehendak mereka. dalam hal ini lagi2 org2 china biasanya segera akan K.O diawal kompetisi, yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana apabila sampai org2 yg secara formal adalah keturunan Rasulullah juga kalah dalam hal ini, apakah mungkin hal ini terjadi, mungkinkah keturunan-keturunan Rasulullah kalah jujur daripada org2 yg secara formal bukan keturunan beliau?

    kemudian dari semangat pembelaan terhadap islam. patut diketahui bahwa ancaman terbesar islam kepada wilayah Indonesia ini sebenarnya adalah dimasa kolonialisme. yaitu perang antara kristen dan islam, kebetulan para pahlawan pembela tanah air dan islam di nusantara ini semuanya adalah pribumi.

    saya memiliki buku babad Diponegoro, yg tak sempat diedit oleh para pakar penjajah belanda, karena babad Diponegoro jatuh turun-temurun ke keturunan beliau. babad ini juga digubah paling akhir daripada buku babad yg lain. dalam buku itu terdapat dialog imam Mahdi dengan p diponegoro, yg initinya Imam Mahdi memerintahkan p. diponegoro untuk melawan belanda, karena yg ditakutkan bukan bahaya penjajahan tapi bahaya pemurtadan, maka apabila kita menelaah buku babad ini, akan segera kita ketahui bahwa perjuangan p. diponegoro tidaklah gagal, tapi beliau menemui keberhasilan.
    yg menjadi pertanyaan adalah kenapa yg ditemui oleh Imam Mahdi adalah seorang pribumi dan bukannya para habaib, siapakah keturunan yg lebih dicintai oleh beliau? beliau yg notabene pada saat ini adalah Hujatullah wakil Rasulullah di dunia. kemudian kenapa yg berhasil membebaskan dan menolong islam dari kehancuran adalah pribumi?
    kemudian perjuangan mempertahankan kemerdekaan, patut diketahui Indonesia adalah sorotan mata dunia pada saat itu, pertaruhan antara kegelapan penjajahan dan cahaya kemerdekaan. barang siapa kalah, maka kekalahannya akan menjadi kekalahan seluruh ideologi yg dibawanya. Indonesia boleh dikatakan sebagai inspirator kemerdekaan dunia. setelah kita merdeka, maka seluruh bangsa2 yg dijajah bebas dari penindasan.

  178. emang kalo Gusdur Habib kenapa?, bukankah manusia sama di mata Allah SWT, kecuali amal ibadahnya. para habib ini pada sok semua, membuat golongannya sendiri, seolah olah beda dari manusia lainnya, padahal Nabi Muhammad ga pernah mengajarkan demikian. semoga Allah menunjukkan jalan yang benar pada keturunan Baginda Rasulullah ini.

  179. penghormatan kpd keturunan rasul saw itu pentig,tapi yg lebih penting kita tahu adabnya(bersikab dan bertindak bedasarkan syara’ islam) untuk mewujudkan ukhuah islamiah

  180. yang tau HABIB yaa HABIB? jd terserah HABIB…. (kenalilah dirimu sebelum engkau mengenal HABIB??????)

  181. Bohong kalau Gus Dur Habib. Titik kesalahannya ada di Joko Tingkir. Beliau bukan putera Sayyid Ainul Yaqin, tapi Putera Ki Kebo Kenongo, murid Syekh Siti Jenar yang dibunuh Sunan Kudus. Ki Kebo Kenongo Putera Prabu Handayaningrat, salah seorang musuh besar Dakwah Islam era Wali Songo. . Kami dari keturunan Sunan Giri, tidak mengenal Joko Tingkir sebagai putera beliau. Syukron…

    1. Sejarah yang di riwayatkan oleh ketoprak memang kadang-kadag mirip seperti itu banyak yang kemakan fitnah , tapi para ulamk di Ind. hampir banyak yang memilki nasab sampai pada jaka tingkir, itu pertanda Jaka tingkir termasuk orang baik walaupun belum tentu anak Sunan giri, Sayyid Abdul Fattah bin MAULANA ISHAQ. ada kitab yang mengatakan bahwa jaka tingkir adalah putra Sayyid Abdul Fattah bin MAULANA ISHAQ ,dan saya ingin sekali saudara membantu saya menulis / memberikan silsilah nasab saudara kepada saya berkenaan dg rencana saya akan. menulis dan menelusuri sejarah Sunan Giri.terima kasih sebelumnya.

  182. Djafar Nuh Aidit juga habib khan?

    Kok bisa seorang habib menjadi anggota PKI yang komunis dan tidak punya sopan santun.

    hi hi hi

    memang sih kemudian disangkal oleh persatuan habaib
    tapi penyangkalannya kok telat ya?

    Aidit juga masih bisa mencantumkan nama marganya sampai akhir hayatnya

  183. Habib atau bukan terserah…nilai seseorang tergantung tingkat ketaqwaanya kepada Allah SWT. Meskipun habib tidak ada jaminan mereka masuk surga, itu hak Allah.Dan itu hanya Allah yang maha tahu nilai kualitas seseorang.. Sementara masalah habib atau bukan adalah berkaitan dengan cinta kita kepada rasulullah. Kita mesti mencintai rasulullah, maka keturunannyapun harus kita hormati dan cintai. Bukan berarti mendewakan mereka dan bukan berarti mereka lebih baik dari orang lain. Memuliakan mereka semata-mata mengikuti perintah rasul Bahwa kita mesti mencintai rasul dan keluarganya. Karena kita tidak dapat menjumpai Rasulullah maka keturunannyalah yang mesti kita muliakan.

  184. Gusdur adalah serang mantan presiden dan seorang Habib yang harus di hormati.Namun tingkah lakunya menjadikan Beliau kurang di hormati.

  185. Assalam alaikum wr.wb. Para habaib dan Masyayikh yg terhurmat ! menurut saya pertentangan . tentang gus Dur habiib atau bukan itu tidak penting toh gus Dur juga tidak pernah menyebut dirinya habib, kalau habib Lutfi menyebut gus Dur habib itu juga tidak salah, bahkan ada maslahahnya agar orang muslim tidak terlalu menghujat dan menghina sesama muslim sebab mnuut saya gus Dur orang Alim, dalam hadis di sebutkan AL`ALIM HABIBULLAH. (Orang alim itu adalah kekasih Allah.) apa lagi yang mengatakannya itu adalah habib luthfi tentu banyak benarnya dari pada salahnya.beliau kan dzurriyyah Rosul SAW. banyak orang menyaksikan kesholihanya. Tetapi saya juga kaget kalau gus Dur keturunan Sunan Giri / Maulana Ainul Yaqin sebab yg sy lihat dalam kitab “Adabul Alim wal muta`allim” hal:3 karangan KH. HASYIM ASYARI bahwa sayyid Abdurrohman ( jaka tingkir ) itu putra sayyid Abdul-Fattah bin Maulana Ishaq (org.tua sunan Giri) bukan putra syyid Ainul-Yaqin bin Maulana Ishaq. terus gemana apa mungkin kitab trsebut salah cetak atau penulisan? tlong dari pihak keluarga KH. HASYIM ASY`ARI memberikan komentar tentang kebenaran nasab tersebut agar tidak membuat ragu para pengikut NU. dan tidak berselisih sejarahnya.

    1. Verry Good, saya setuju atas kebijakan dan kearifan anda untuk meminta keluarga dari pihak Gusdur / KH hasyim Asy’ari untuk memberikan penjelasan agar jelas kedudukan permasalahannya, wassalam….

  186. sejak dkejar2 sama orang yang tdk suka (munafik/kafir) ahlul bait menyembunyikan identitasnya di muka umum….. untuk keselamatan dan jalan dakwa. pada awalg penjajahan abad 20 d dunia islam mereka tampil dengan segala tribut sifat ke ahlulbaitan tetapi tatap merahasiakan jati dirinya. bagi orang yang hatinya bersih… orang itu akan bisa menilai sp yang ahlul bait ato sp yang tdak…. yang jelas menurut sy salah satu ciri mereka adalah pembela agama Allah dan selalu hdup dalam teror penguasa zalim…. ya minimal rata2 mereka pernah jadi penduduk penjarah…. jadi kalian bs memakai hati dan pikiran kalian sp orang2 di antara kalian yang punya sft ke ahlul baitan ato spa yang ngaku2. karena buah anggur tdak akan menghasilkan berbuah mentimun. kalau tdk percaya pergilah kalian kepulau2 terpencil dsana kamu akan menemukan ahlul bai2 yang tdk tau sp jt dirinya tetapi sifat ahlul bait tdk lepas dari diri2 mreka,,, dan ku yakin mereka yang hanif dan belum terkontaminasi dengan ide2 sesat2 dan original hasil taklim dari moyang mereka. jadi jangan bangga ngaku sayyid jk sifat dan prilaku masi jauh dari karakter pendahulu ahlul bait, takut jadi fitnah n membuat pusing ummat. misalnya ………… ya nt pikir sendiri dan cocokkan dengan realitas kehidupan para keluarga ahlulbait sekarang….. kesimpulan dtangan anda! ok afwu jk ada salah kata namanya aja serring

    1. sebenarnya saya setuju dengan mas boyanes

      tapi kalo orang yg berada di pulau terpencil saya rasa sulit kita jadikan indikator

      saya rasa mudah bagi mereka untuk hidup zuhud, secara tidak teruji secara sosial.

      saya pun ngrasa mampu jadi wali kalau berada di pulau terpencil, apalagi kalau tinggal hanya sama dolly parton saja

  187. huahuaha masih rame juga nih postingan
    setelah sekian lama jawap2an maka saya mau tanya

    JADI GUSDUR ITU HABIB ATO BUKAN?????

    1. Iya Fiq, ana sampai migren2 ngebaca tulisan2 dan komentar2 ini …

      Dari yg pro-kontra, justifikasi, pledoi, mistik, dewa, manusia 1/2 dewa, peramal … sampai yang dodol dan superduper dodol… :mrgreen:

      Masalah seperti ini, yg persoalan benar dan salahnya pun tidak ada kaitannya secara langsung dengan akidah Islam malah diributin bahkan sampai dibuat ruwet sampai bahkan ada yg menganggapnya personal … tapi ketika Rasulullah saw yang mulia dituduh bermuka masam–karena ada sepotong hadis gak jelas yg menuduh beliau begitu, maka tak ada dari kalangan mereka yang bersuara sama sekali, dan hanya beberapa Saadah yang anak kenal seperti antum, Om Ben, dan juga ikhwan-ikhwan serta akhawat2 lainnya yang berusaha menyuarakan bahwa kabar hadis itu jauh lebih dodol dari sekedar mencari keabsahan tentang pernyataan Habib Lutfi atau lainnya seputar keturunan Gus Dur, yakni apakah dia Saadah atau bukan … ?

      Aneh, kalau keinginan mereka untuk mencari keabsahan seputar penyuaraan Habib Lutfi terhadap Gusdur, bahkan sampai ada yang menganggap ana provokasi dlll, maka bukankah lebih baik lagi bagi mereka untuk melakukan hal serupa terhadap sepotong hadis gak jelas yang ditudukan kepada Rasul saw bahwa dia pernah bermuka masam?

      Inna hadza la syai’un ajiib … soal gak penting gini dibahas bertele-tele, tapi Al-Qur’an “terjemahan” yg sudah dicetak oleh DEPAG RI dan juga sdh dipublikasikan kepada masyarakat se-Indonesia di surah Abasa yang biasanya ditulis “Dia (MUHAMMAD) bermuka masam” gak ada satu pun yang peduli …

      yah, smoga kita semua bisa belajar dan mengambil hikmah dari urusan ini …

      Gimana pertanyaannya Fiq … “JADI GUSDUR ITU HABIB ATO BUKAN?????” :lol:

      1. Takdir menjadi Habib itu 2 perkara yang di sandang, yang pertama memakai pakaian Rosululloh SAW, dimana dia harus menjaga dan merawat pakaian itu agar senantiasa bersih dan tetap shoheh.

        Yang kedua : mempunyai tanggungjawab kepada umat, baik Raga (perbuatan agar menjadi contoh untuk umat) maupun Jiwa (Do’a untuk umat)

  188. setuju dengan paijo

    hadis ahlulbayt: “tidaklah menjelang kehadiran Al-Qaim melainkan semua kaum muslimin adalah keturunan Al-Hasan dan Al-Husain.”

    Konsekuensi dari mencintai adalah mengikuti perintah orang yang ia cintai

    Apakah para habaib mengikuti perintah kakeknya Rasulullah?

    Apakah Rasulullah menghendaki adanya perbedaan jenis dari spesies manusia?

    Apakah para habaib mencintai Rasulullah?

    Bukankah Rasulullah bersabda: “Bapak kaum muslimin ini adalah aku dan Ali” yang berarti beliau adalah bapak ideologis dan bapak sesungguhnya bagi kaum muslimin.
    Atau apakah Rasulullah tidak serius/main-main dalam bersabda hadis diatas? dan hanya bermaksud melegakan semu semata kaum muslimin.

    SAYA RASA TIDAK!!

    apalagi jika teori mas paijo nanti diuji

    Maka selama ini para habaib berinteraksi dengan pribumi tanpa mengetahui jatidiri orang2 disekitarnya.
    Berarti mereka tidak peka!!

    APAKAH MUNGKIN ORANG YANG TIDAK PEKA MEWARISI ILMU RASULULLAH?!

    BAGAIMANA SAMPAI KETURUNAN BELIAU TIDAK DIWARISI ILMU BELIAU?

    APAKAH KARENA TIDAK MENGIKUTI BELIAU YANG BERARTI TIDAK MENCINTAI BELIAU?

    siapakah kiranya yang lebih mencintai dan dicintai Rasulullah? yang lebih mirip sifat-sifatnya dengan beliau dalam hal akhlak?

    seperti ketawadhuan, ketidak-ashabiyyahan, kejujuran dan kerendahhatian?

    1. ialah imam ali bin abi tholib yang di didik dari sangat belia oleh rasululloh saw yang pasti bakal mewarisi seperti:
      ketawadhuan, ketidak-ashabiyyahan, kejujuran dan kerendahanhati.
      jadi seharusnya orang yang menggantikan posisi/kepemimpinan rasulluloh saw ialah Imam ali bin abi tholib. bukannya si abu bakar terkutuk yang merebut kepemimpinan sang imam ali.
      ALLOHUMA SHOLI ALA MUHAMMAD WA ALI MUHAMMAD
      (YA ALLOH SAMPAIKANLAH SHOLAWATKU KEPADA MUHAMMAD DAN KELUARGANYA.AMIENNN

  189. wahh… habis Bang MM koment terakhir kok jd sepi…?
    tuh dihuruf besar pertanyaannya… he heheheeee

  190. setahunsdh berlalu rupanya belum jg habis-habis pembahasan ini. Ini bisa kita jadikan tholibil ilmu bisa bisa bermanfat tapi bila tdk BAHAYA !saudaraku.

    Marilah kita merenung bagaikan telanjang bulat bagaikan ketika kita lahir dan juga lagunya dari bang ebit untuk mengkoreksi siapa sebenarnya diri kita?

    Mampukah kita melawan nafsu-nafsu ? …………………

    Baik itu menghujat, mengumpat, menghina , mencari sanjungan yang jelas kita semua ini bersaudara
    “innamal mukminuna ihwatun”

    sudahkan kita beradab? saling menghargai serta menghormati baik diri sendiri atau orang lain?

  191. kita dah maklum,bahwa habib lutfi merupakan ulama’ kharismatik dengan segala kelebihannya, Beliau ada;ah seorang qoif, ahli perunut silsilah. kalo emang ahlinya (habib lutfi) dah taslim akan silsilah gus dur,kenapa kita musti keberatan?.

  192. mahluk yang paling mulia di sisi tuhannya adalah yang paling bertaqwa. nanti di akherat tidak akan ditanya siapa ayah anda?
    siapapun boleh mengaku apa saja bahkan mengaku yang paling benar.
    jangan mengolok-olok atau menganggap hina orang lain bisa jadi kita yang paling hina.

    fakta yang akan mengungkapkan semuanya.

  193. Husy, husy ! Kita ni lagi menelaah apakah bener
    Gusdur itu seorang habaib, kok malah jadi
    mengkafirkan syi’ah dll, apa ndak ada kerjaan
    lain. Lebih kita jalani agama kita sesuai
    dengan madzhab yang kita yakini dan
    kalau nggak sefaham dengan madzhab
    lain jangan dikafirkan dong. Begitulah
    ahlak Rasululla S.A.W.W.

  194. isi di blog ini jelas banyak madlorotnya..meski scr lisan pada berdalih semua demi menjunjung “kebenaran” dg dasar “nalar” yg skrg sdg dipuja-puja,namun kenyataannya SEBENARNYA msh banyak hal2 yg sifatnya “sirr” yg belum kita “kenal” dg scr chaqiqi.. Kita bisa urut dr awal,mulai dr beritanya (yg sumbernya gak jelas,krn saya sudah cross cek kpd Bib Luthfi,sebenarnya gak begitu..) sampai kpd penafsiran,tanggapan, tanggapan atas tanggapan, dst..malah melenceng dr tujuan semula dr masing2 yg hadir di sini… Padahal,spt banyak disampaikan para Ulama2 Chos, masih banyak ilmu2 ALLOH dan fakta2 rahasia yg tidak ditulis dan diturunkan (bahkan Habib Quraisy Shihab pun menyampaikan, bhw ilmu yg ditulis di Qur’an tidak sampai 3 % dr ilmu ALLOH..Tapi bbrp Ulama bahkan mengatakan tidak sampai 1 %..selebihnya sungguh kita manusia tidak banyak yg tahu..(jgn percaya dg analisa nalar semata, APALAGI referensinya pas-pasan..pengalaman2 bathin yg chaqiqi yg ditempuh seseorang SANGAT BANYAK yg masih belum bisa diterima nalar orang sekarang dg referensi yg SANGAT-SANGAT TERBATAS…contoh sederhana,setelah Nabi Adam as. orang awam gak banyak tahu bhw Nabi SIS as,disamping menurunkan garis manusia spt kita juga menurunkan manusia garis wayang,yg hidupnya di alam yg tidak bisa dilihat oleh mata orang awam yg masih tertutup Chijab..Jangan salah,Sunan Bonang dan Sunan Kalijogo pirso hal tsb,shg dakwahnya lewat wayang disesuaikan…itu baru contoh kecil…). Untuk itu,seyogyanya maksimal usaha kita adalah dg mjd “hamba” yg BISA RUMONGSO/MERASA bagaimana seharusnya menjadi “hamba yg baik”… shg drpd berbuat konyol dg menghujat orang2 yg mungkin jauh lebih baik dan tinggi “maqom”nya di sisi ALLOH dibanding kita yg dlo’if,alangkah baiknya blog ini DITUTUP SAJA,drpd makin berkembang menjadi ajang yg tidak diinginkan bagi orang2 yg ingin membersihkan hati…Mohon maaf bagi Oom Musadeq.. mungkin hati kecil anda juga tidak menghendaki bahwa komentar2 bagus dr teman2 ini nanti berkembang menjadi “sesuatu yg tidak cukup layak bila harus anda dan kita pertanggung jawabkan di saat yaumul chisab” nanti…SUBCHANALLOH…

  195. komentar saya : semakin banyaknya komentar tentang Gus Dur ( yang mendukung ataupun yang menghina),…adalah bukti, bahwa Gus Dur orang hebat

  196. maaf setelah imam jafar as shodiq yaitu imam
    7.imam musa al-kadzim
    8.imam ali al-hadi
    9.imam muhammad al-jawad
    10.imam ali ar-ridho
    11.imam hasan al-asykari
    12.imam muhammad al-mahdi
    itulah imam 12/ahlul bait nabi muhammad yang telah disucikan sesuci-sucinya.
    dan bukanlah gusdur sipembuat bid’ah

  197. @ MM,yoo tetep bener CHA (huruf setelah JIM,spt pd ALCHAMDU..), bukan KHO (huruf setelah CHA).. juga jelas bukan HA (kayak org drh tertentu yg memg gak bisa bilang CHA maupun KHO,spt pada kata “hujan-halaman” dsb), huekekekekek….

    @ SURYONO, yaa.. memg org makin banyak yg memuja dan/atau banyak yg menghujat tetep adalah orang BESAR..contohnya HITLER, huekekekekek…

    memang drpd diseriusin,lebih baik banyak ketawa nyekekek…TAPI JANGAN DIMASUKIN HATI…Krn INGAT : ORANG BANYAK KETAWA AKAN MEMATIKAN HATI…!

    1. mohon maaf kalau anda tersinggung. saya tidak bermaksud begitu dan sekedar saling mengingatkan saja. apalagi ada perbedaan antara menuliskan kalimat “alhamdulillah” dan melafalkannya secara lisan … selebihnya terserah anda … :)

  198. eling eling ojo di lali lali, wasiat penting tinggalaning kanjeng nabi, cacae loro kang kudu di gondeli, kitab al-qur’an lan ahlul bait ingkang suci.

  199. begitu aja kok repot…….., mending kita shalawatan aja.soal habib atau bukan,qita pilih yang pasti2 aja. gmn ???

  200. innalillahi wa inna ilaihi roji`un. GUS DUR semoga amal beliau di trima Alloh SWT.
    untuk para pencaci, sudahkah anda minta maaf pada beliau, jika belum anda pasti menyesal!!

  201. Innalillahi wainna ilaihi rojiun semoga amal ibadah Gus Dur diterima disisi Allah.

  202. KITA DO,AKAN BAPAK PEMERSATU BANGSA TELAH PERGI MENINGGALKAN KITA SEMUA SEMOGA AMAL IBADAHNYA DITERIMA ALLOH SWT SELAMAT JALAN GUS SEMOGA SAYA &KELUARGA BISA BERJUMPA DI SURGA AMIEN

  203. mau habib mau kaga, yang pasti beliau cucu dari Ulama, anak dari Ulama,dan seorang Ulama.. Gusdur Is The Best..

  204. Masalah isu bahwa Habib Luthfi menyatakan Gus Dur adalah seorang keturunan Rasulullah SAWW , berita itu dibantah oleh Al Habib M. Luthfi bin Yahya sendiri. Mursyid ‘Am Jam’iyyah Thariqah an Nahdhiyah itu mengklarifikasi, bahwa beliau hanya mengatakan kalau ibu Gusdur Ibu Hj. Nyai Sholichah Munawaroh binti KH. Bisri Sansuri adalah Syarifah. Akan tetapi karena dari jalur ayah, yaitu KH. Wahid Hasyim bukan Habib, maka Gusdur nasab Sayidnya terputus. Karena nasan sayid dari jalur ayah. Demikian disampaikan oleh Al Habib M. Luthfi pada pertemuan Rabitah ‘Alawiyah pusat di Jakarta, Minggu, 10/05.

    SEHINGGA JELASLAH BAHWA HABIB LUHFI TIDAK MENGATAKAN BAHWA ‘GUS DUR’ ADALAH SEORANG HABIB,JADI KITA TIDAK PERLU KHAWATIR

    DAN ‘GUS DUR’ BUKANLAH SEORANG DARI KETURUNAN RASULULLAH

    *it’s all clear*

    1. sama jelasnya dengan fakta bahwa kalau mau konsisten bahwa “Karena nasan sayid dari jalur ayah”. maka semua habib yg ada diseluruh dunia saat ini, nasabnya terhenti di ali bin abu thalib.

      tidak ada keturunan muhammad saw, yang ada keturunan ali bin abu thalib.

  205. Berikut silsilah Gus Dur sampai ke Sunan Ampel :
    1. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
    2. bin KH. Abdul Wahid
    3. bin KH. Hasyim Asy’ari
    4. bin KH. Asy’ari
    5. bin Abu Sarwan
    6. bin Abdul Wahid
    7. bin Abdul Halim
    8. bin Abdurrohman (P. Samhud Bagda)
    9. bin Pangeran Benawa (Abdul Halim)
    10. bin Ratu Mas Cempaka (Istri Jaka Tingkir)
    11. binti Sultan Trenggana
    12. bin Ratu Asyikah/Dewi Murthosimah (istri Raden Fatah)
    13. bin Sayyid Ahmad Rahmatullah (Sunan Ampel).
    Dimakamkan di Ampel, Surabaya.
    14. bin Sayyid Ibrahim Zain Al-Akbar (Ibrahim Asmoro).
    Dimakamkan di Tuban.
    15. bin Sayyid Husain Jamaluddin (Jumadil Qubro.
    Dimakamkan di Trowulan Mojokerto.
    16. bin Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin. Dimakamkan di
    Naseradab, India.
    17. bin Sayyid Abdullah. Dimakamkan di Naserabad, India.
    18. bin Sayyid Abdul Malik Azmatkhan. Dimakamkan di
    Naserabad, India.
    19. bin Sayyid Alawi ‘Ammil Faqih. Dimakamkan di Tarim,
    Hadramaut, Yaman.
    20. bin Sayyid Muhammad Shahib Mirbath. Dimakamkan
    di Zhifar, Hadramaut, Yaman.
    21. bin Sayyid Ali Khali’ Qasam. Dimakamkan di Tarim,
    Hadramaut, Yaman.
    22. bin Sayyid Alawi. Dimakamkan di Bait Jabir,
    Hadramaut, Yaman.
    23. bin Sayyid Muhammad. Dimakamkan di Bait Jabir,
    Hadramaut, Yaman.
    24. bin Sayyid Alawi. Dimakamkan di Sahal, Yaman.
    25. bin Sayyid Abdullah/Ubaidillah. Dimakamkan di
    Hadramaut, Yaman.
    26. bin Al-Imam Ahmad Al-Muhajir . Dimakamkan di
    Al-Husayyisah, Hadramaut, Yaman.
    27. bin Sayyid Isa An-Naqib. Dimakamkan di Bashrah, Iraq.
    28. bin Sayyid Muhammad An-Naqib. Dimakamkan di
    Bashrah, Iraq.
    29. bin Al-mam Ali Al-Uradhi. Dimakamkan di Al-Madinah
    Al-Munawwarah.
    30. bin Al-Imam Ja’far Ash-Shadiq. Dimakamkan di
    Al-Madinah Al-Munawwarah.
    31. bin Al-Imam Muhammad Al-Baqir. Dimakamkan di
    Al-Madinah Al-Munawwarah.
    32. bin Al-Imam Ali Zainal Abidin. Dimakamkan di
    Al-Madinah Al-Munawwarah.
    33. bin Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib.
    Dimakamkan di Karbala, Iraq.
    34. bin Sayyidatina Fathimah Az-Zahra’
    35. binti Sayyidina Muhammad Rasulillah SAW.
    Dimakamkan di Madinah Al-Munawwarah

  206. apakah gara2 perempuan Nyai Sholihah tidak diakui keturunan Rasulullah?Sayyidah Fathimah walau perempuan kan tetep diakui putri Rasulullah saw?
    Gus Dur kalau memang benar bukan habib, tapi dia tetep aja keturunan Rasulullah.

  207. dalam catatan resmi lembaga pemelihara nasab Ar Rabithah Alawiyyah Jakarta bahwa Maulana Ainul Yakin (Sunan Giri) tidak memiliki Anak bernama Abdurrahman alias Jaka Tingkir. Sunan Giri hanya memiliki 3 putra. Lalu dilihat dari urutan nasab/silsilahnya antara gusdur dengan Rasulullah saw hanya 33 generasi. Jika memang demikian usia gusdur diperkirakan 500 tahun.

  208. kalo misalnya fatwa-fatwa gusdur itu ternyata tidak islami, terus tidak serta merta berarti juga bahwa dia bukan habib kan? Yang disucikan sesuci-sucinya sehingga tidak mungkin melakukan kesalahan kan hanya 14 manusia suci. karena dalam sejarah ada juga kan sayyid-sayyid yang melakukan penyimpangan? Zaid Bin Musa saudara Imam Ali Ar-Ridha dan Ja’far bin Muhammad Al Jawwad, saudara Imam Hasan Al-Askary yg berusaha mengambil alih keimaman dari Imam Mahdi misalnya. bahkan kalau tidak salah dalam bukunya, Imam Mahdi prof Ali Qurani disebutkan bahwa menjelang zuhurnya Imam Mahdi akan ada 70 orang dari keturunan Ali dan Fatimah yang menjadi pendusta. Orang-orang ini kan pasti cukup terkenal sehingga dapat kita kenali, saya yakin pasti pada satu orang yaitu si terkutuk ali sina

  209. Berarti semua tidak ada yang sampai ke rosulullah, semua hanya sampai di sayyidina ali. artinya apa ? Tidak ada satupun habib yang sah.

  210. saya percaya gusdur masih keturunan Rasullulah, tapi tidak menjamin gusdur itu seorang wali atau gusdur manusia yang mulia. Contoh joko tingkir yang dianggap sebagai orang hebat, padahal joko tingkir itu sering melakukan perzinahan, moralnya rusak, kelebihannya adalah dia orangnya sopan dan tau tatakrama. Islam jadi tidak berkembang dengan baik setelah joko tingkir menjadi sultan pajang dan malah menjadi rusak, bandingkan dengan arya panangsang kekurangnya dia adalah sifat emosionalnya, dikareanakan bapaknya arya panangsang dibunuh ketika sedang sholat.Sifat baiknya adalah dia setia pada istrinya alias tidak pernah selingkuh, menegakan islam secara murni dalam artian tidak tercampur bidah tetapi dia seorang yang rasa toleransinya tinggi. Jadi intinya kita jangan melihat orang secara sepintas, gusdur memang orang baik tetapi beliau melakukan banyak penyimpangan dan bisa dikatakan beliau seorang munafik, jika gusdur hebat dia tidak akan bisa dijatuhkan pada2001 atau pkb tetap solid, gampangnya ngurus partai aja kagak bisa apalgi ngurus negara…oya ngomong-ngomong di mesir ada keturunan Rasullulah yang menjadi seorang gigolo

    1. Anda pernah mengkaji Kitab Hikam Karangan Ibnu Athoilah As Syakandari RA. Lihat dan kaji ? tapi ingat jangan di tafsiri sendiri, minta orang yang ahli untuk mentafsirinya,Terima kasih

    2. Asslmkum Wr Wb, mhn maaf sblmnnya, tlg jika aanda mengomentari sesuatu agar di pikirkan matang2, apa yg akan anda utarakan, maksudnya agar jangan nantinya komentar anda itu tidak menjadi Fitnah, Se X lg mhn maaf jika ini salah, Wasslm

  211. hebaatt
    masih laris manis nih postingannya… hahahahaha

    jadi pertanyaan saya adalah JADI GUSDUR ITU HABIB ATAU BUKAAANNNN???????

  212. Maqom kita sudah tidak sama ama beliau2 itu, kita ini masi ribut ngurusi Nasab beliu, Yang jelas Al ulama’ Warosatul Anmbiya’. ” ulama adalah pewaris Nabi”. ada yang mewarisi Ilmunya aja, ada juga yang mewarisi Nasabnya, ada juga yang mewarisi Ilmu dan Nasabnya.. dan kita tatap harus hormat kepada mereka2.sesuai dengan sabda Rosul,tentang menjaga Ahlul Bait Beliau. Paham

  213. asli…sampahhh… madlorot gak dihabis-habisin..!! yg punya semoga diampuni ALLOH…

  214. Ktika Gus Dur di Yaman, bliau mengatakan bahwa jalurnya adalah dr Basyaiban.. mski seperti disebut di atas dr grs perempuan bersambung di jalur walisongo Azmatkhan Al-Husaini.. Utk Data ke basyaiban ,, jg berdasar data dr buku yg berjudul Al-Allamah Muhammad Hasyim Asy’ari Dar ash-Shadeq, Beirut, cetakan I tahun 1391 H / 1971 M, karya Muhammad Asad Shahab .. versi ini lebih masuk akal dr versi yg Gus Dur sbg keturunan ke 33.. kl versi ini bliau turunan ke 37 dan sesuai pengakuan bliau d yaman sbg turunan dr jalur Basyaiban. Wallahu Alam bishowab

    1. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
    2. bin KH. Abdul Wahid
    3. bin KH. Hasyim Asy’ari
    4. bin KH. Asy’ari
    5. bin Abu Sarwan
    6. bin Abdul Wahid
    7. bin Abdul Halim
    8. bin Abdurrohman (P. Samhud Bagda)
    9. bin Pangeran Benawa (Abdul Halim)
    10. Sayyid Abdurrohman @ Jaka Tingkir
    11. Sayyid Hasyim (Mungkin alias Ki Ageng Pengging / Ki kebo Kenongo) bin
    12. Sayyid Abdul Rahman (Mungkin alias Handayaningrat) bin
    13. Sayyid Abdulloh ( Mungkin alias Bejulsegoro/Raja Buaya Putih,mungkin bliau yg mengislamkan bangsa jin golongan silumana buaya di Jawa; saudara dari abd rahman yg menikahi seorang syarih Khadijah turunan s.gunung jati ) bin
    14. Sayyid Umar bin
    15. Sayyid Muhammad bin
    16. Sayyid Ahmad bin
    17. Sayyid Abu Bakar Basyaiban bin
    18. Sayyid Muhammad Asadillah bin
    19. Sayyid Hasan Atturabi bin
    20. Sayyid Ali bin
    21. Sayyid Muhammad al-Faqih al-Muqaddam
    22. Sayyid Ali
    23. Sayyid Muhammad Shahib Mirbath. Dimakamkan di Zhifar, Hadramaut, Yaman.
    24. Sayyid Ali Khali’ Qasam. Dimakamkan di Tarim, Hadramaut, Yaman.
    25. Sayyid Alawi. Dimakamkan di Bait Jabir, Hadramaut, Yaman.
    26. Sayyid Muhammad. Dimakamkan di Bait Jabir, Hadramaut, Yaman.
    27. Sayyid Alawi. Dimakamkan di Sahal, Yaman.
    28. Sayyid Abdullah/Ubaidillah. Dimakamkan di Hadramaut, Yaman.
    29. Al-Imam Ahmad Al-Muhajir . Dimakamkan di Al-Husayyisah, Hadramaut, Yaman.
    30. Sayyid Isa An-Naqib. Dimakamkan di Bashrah, Iraq.
    31. Sayyid Muhammad An-Naqib. Dimakamkan di Bashrah, Iraq.
    32. Al-Imam Ali Al-Uradhi. Dimakamkan di Madinah.
    33. Al-Imam Ja’far Ash-Shadiq. Dimakamkan di Baqi, Madinah.
    34. Al-Imam Muhammad Al-Baqir. Dimakamkan di Baqi, Madinah.
    35. Al-Imam Ali Zainal Abidin. Dimakamkan di Baqi, Madinah.
    36. Sayyidina Husain bin Ali bin Abi Thalib. Dimakamkan di Karbala, Iraq.
    37. Fathimah Az-Zahra’ binti Sayyidina Muhammad Rasulillah SAW.

  215. saya tidak mau menyalahkan orang karena saya blum tentu benar2 orang yang berilmu dan berakhlak ?
    tapi saya hanya hamba allah yang penuh dg slah….
    hbib rizieb pernah berkata ; kalau habib rizieq mau mencium tangan gusdur kalau gusdur kembali ke jln ALLAH SWT…………
    pernah kah rasullah mengajarkan umtnya untuk saling mengolok2 dan membuka aib orang……..
    dan pernahkah rasullah mngajarkan kita untuk bersifat sombong dan membanggakan diri ………..?
    jawbanya tidak…….
    saya katakn habib riziq itu masih belum pnya ilmu…………..

  216. Udah ada konfirmasi dari Rabithah Alawiyah belom? sekarang jg banyak org yg ngaku2 dzurriyat nabi tapi nasabnya gak jelas dan cm asal mencantum2kan ke nasab org lain. kalau sy lihat silsilahnya sih rada maksa tidak kuat dan kurang meyakinkan. tapi Wallahualam sampai saat ini sy belom pernah denger konfirmasi resmi dari Rabithah Alawiyah. untuk Habib Luthfi jangan terlalu takut kalau seandainya di musuhi pendukung Gusdur karena Persoalan FPI. NU itu bukan cuma Gusdur. Masih banyak warga NU yang cinta Habaib.

  217. utk tahu pendapat yg lebih terpercaya dan meyakinkan jangan berpegangan pada pendapat satu Habaib, bukankah di Rabitha Alawiyah adalah kumpulan para Habaib, terserah pilih yang mana. Saya juga yakin Habib Luthfi hanya mengemukakan pendapat yang kemungkinannya perlu di konfirmasi lg oleh para Habaib dan Ulama. Ingat Habib Luthfi juga bukan maksum karena di sunni tidak mengenal istilah maksum utk imam atau ulama, kecuali Rasulullah SAW.

  218. Kalau konfirmasi dari Rabittah Al Azamatkhan sudah ada. Gus Dur memang keturunan nabi dari garis perempuan.

  219. entah keturunan Rosul atau Bukan yang penting bisa membawa kebaikan Umat dan tidak merusak dan memecah belah umat.
    Anak Nabi Nuh aja ada yang Ingkar.
    Sementara Ayah Nabi Ibrahim aja Pembuat Berhala.
    coz.. kalo Nasab yang di “baca” dari jalur Ayah. berarti hanya sampai kepada Sayyid Ali bin Abi Thalib.
    yang penting kan manfaat tuk umat.. bukan asal usulnya…

  220. Sesuai dengan pernyataan habib Luthfi perlunya konfirmasi resmi dari lembaga yang berkompeten tentang hal ini yaitu Rabithah Alawiyah. Apakah sudah ada konfirmasi resmi dari Rabitha Alawyah bahwa Nasab Gusdur kuat tidak meragukan dan tak terputus, sampai sekarang belum ada konfirmasi kabar beritanya tuh, padahal ini kan isu yang sudah lama berkembang. Apakah kurang perhatian dari Rabithah Alawiyah? Saya rasa tidak mungkin, apalagi mengingat pengaruh dan posisi Gusdur yg mantan Presiden RI dan mantan ketua PBNU. Soal Habib Riziq dan Gusdur tidak ada persoalan dengan nasab tetapi persoalan sikap terhadap ajaran kontroversial ajaran Nabi Palsu Ahmadiyah.

  221. Habib Rizieq dibilang bodoh? Orang yang bergelar S3 dibilang bodoh? Orang yg brani melawan agar tempat2 maksiat tidak buka slama bulan Ramadhan untuk menghormati bulan Ramadhan dibilang bodoh? Orang yg menolak untuk mengkafirkan Syiah dan Wahabi demi persatuan Islam dibilang bodoh? Orang yg brani berjuang membubarkan Ajaran Nabi Palsu dan siap dipenjara dibilang bodoh? Terlepas dari oknum2 FPI yang brutal knp yg slalu diekspos wartawan hanya oknum2 FPI yg brutal? Kmana wartawan swaktu FPI melakukan aksi sosial memakamkan ribuan korban Tsunami di Aceh? Kmana wartawan yang ingin meliput cara kerja dan prosedural FPI yang bertahap dan berproses? Kok beritanya cuma sedikit sekali? ya karena itu tidak bernilai jual tinggi, Cobalah kita objektif.

    1. Saya bilang Rizieq itu BODOH, karena dia menyia-nyiakan darah Kanjeng Nabi Muhammad SAW (keturunan) dengan perbuatan KONYOL nya, Bulan Suci Ramadhan kok ngumbar AMARAH dengan MERUSAK warung, tempat maksiat. (Padahal Nabi tidak pernah mencontohkan hal yang demikian).
      Dalam sejarah Sahabat Nabi memerangi Nabi Palsu dengan mengajak baik-baik (Dakwah) agar kembali ke ajaran Islam, bandingkan dengan cara Rizieq yang main pukul, bakar, hancurkan.
      KESIMPULAN : ini HABIB apa PREMAN ??????

      1. Asslmkum Wr Wb, mhn maaf sblmnnya, Saya pribadi sangat setuju dg apa yg tlh dilakukan oleh Sahabat2ku anggota FPI, memang kalau kita kembali kepada Zaman Rasullullah Beliau tdk pernah menegur org dg kasar bahkan, Beliau menegur dg cara yg sangat santun ini dikarenakan Beliau Memiliki Nilai Yang Berbeda dg manusia2 biasa, Untuk diketahui bhw sekarang kalau kita tdk menindak atau bereaksi hanya dg Doa didlm Hati, hal hal maksiat semangkin menjadi jadi, maka dari itu saya sangat setuju sekali dengan apa yg telah dilakukan oleh FPI selama ini, Kapan lagi kalau kita hanya diam berarti itulah yg disebut selemahnya iman hanya menegur dg hati, Se X lagi mhn maaf jika ini salah, Wasslam Muhammad Syaifuddin di Tenggarong Kutai Kartanegara Kaltim

  222. Tahukah ada FPI siluman yg ingin menjelek2an FPI? Knp hal ini tidak pernah diekspos? Karena tidak memiliki nilai jual? Cobalah para jurnalis lebih berimbang dalam melakukan peliputan.

  223. Ada yg mengaku Habib bermarga Assegaf di Bogor pada akhirnya ketahuan bukan Habaib setelah diklarifikasi oleh Rabitha Alawiyah.

  224. AZMAT KHAN Al HUSAINI pun mengakui bahwa Nasab Dzuriyat Nabi dari jalur garis perempuan terputus nasabnya.

    1. Yang namanya anak keturunan itu baik dari Jalur Laki-laki atau Jalur Perempuan itu sama saja bagaimana mungkin Jalur Perempuan tidak diakui sedangkan proses menghasilkan keturunan membutuhkan keduanya.
      YANG PERLU DIINGAT : Gus Dur masih keturunan nabi melalui Jalur Perempuan meskipun tanpa gelar HABIB (karena gelar ini buatan manusia dan telah dihapus sejak lama karena menimbulkan pertikaian intern antar HABIB)

  225. saya pernah bertemu dengan orang terdekat gusdur dan ngobrol sama beliau, masalah nasab gusdur menurut ane sih jangan diragukan lagi karena jangankan nasab beliau sendiri, nasab pejuang khalid bin walid pun gusdur hafal hatta nasab para auliya yang ada di tanah jawa. tapi udahlah beliau kini sudah berada di sisiNYA dan diakui atau tidak banyak orang yang kagum kepada beliau sekalipun semasa hidupnya mereka membenci gusdur….

  226. ASSALAM.ya habib ..ana mau tanya tentan solawat wahidiah,apakah betul pengarangnya masih keturunan habaib.soalnya dalam menyebarkan merka menklaim itu.tp stelah ana cek dalam silsilah tsb katanya dari jalu hasan.tdk separti lazimnya habaib yg ada di indonesia yg dari jalur husai.dalam silsilah tsb katanya hasan puyna anak abdulah sodik dst

  227. ndak perlu lah kita mendebat seseorang yang penting apakah hidunya diduna berguna bagi kemslahatan umat pa g? kita instrospeksi diri saja apakah sudah bener menjalankan amanat Allah dan nabi saw pa belum,,

  228. soal nasab gus dur? emmm…no coment…sebab saya gak punya bukti untuk membenarkan atau menyalahkan.
    tapi ada juga sih pertanyaannya: mungkinkah sampai begitu lengkap dan detailnya seorang musadiq marhaban membuat silsilah itu?
    pasalnya, musadiq marhaban sendiri belum tentu tahu nama dari kakek nenek dari kakek neneknya sendiri.
    maksudnya : musadiq marhaban bin fulan bin fulan bin fulan bin…siapa ayooo…?
    gitu aja kok !
    terimakasih.

    1. Muhammad Musadiq Marhaban putra Almarhum Teungku Haji Syeikh Marhaban putra Almarhum Teungku Haji Syeikh Muhammad Hasan putra Almarhum Teungku Haji Syeikh Muhammad Hanafiyah putra Almarhum Teungku Syeikh Abbas putra Almarhum Teungku Syeikh Muhammad Fadhil putra Almarhum Syeikh Abdurrahman bergelar Teungku Ja Meulaboh putra Almarhum Faisal putra Almarhum Ramah putra Almarhum Al-La’badah putra Almarhum Al-Houranni putra Ibn Sab’ah yang dikenal dengan nama Teungku Syiah Tujoeh. Teungku Syiah adalah seorang ulama Arab yang datang ke Aceh pada kisaran antara tahun 1564 – 1568 M. Beliau adalah salah satu dari 40 ulama Arab yang ditunjuk oleh Sultan Turki untuk berkunjung ke Aceh dengan membawa 200 pucuk meriam tembaga kala itu.

      Untuk info Ibnu Sab’ah: silahkan rujuk sendiri aja melalui buku ansabul ‘arab ya …

  229. Mau tanya…
    Kalo HABIB tu keturunan langsung Rasulullah ya…??

    Kalo soal nasob…bukanny keturunan Rasulullah sudah terhenti di cucu cowokny…HASAN dan HUSEIN yang sudah terbunuh pas dari kecil ya??
    Kalo benar berarti kan nasobnya sudah keputus??

    Mohon keterangannya ya..biar gak salah faham…

    Thanks…

  230. Cara praktis untuk ngetes kehabiban seseorang, masukin aja dia ke kandang singa. cos keturunan Nabi yang asli dagingnya haram bagi binatang buas.

  231. Kasus Gusdur ketahuan bohongnya ketika dia mengaku keturunan ke 33 padahal yang paling tua yang masih hidup adalah keturunan ke 37. Nasab keluarga Basyaiban tercatat rapih jadi ga gampang untuk ngaku Basyaiban.

  232. Rabithah Allawiyin sudah menyimpulkan nasab Gusdur telah terbukti secara sah dan meyakinkan bahwa dia bukan Habaib.

  233. Gusdur adalah penjunjung tinggi aliran Liberal. Bahkan siap membela kelompok minoritas siapa saja demi tujuan politis termasuk syiah. Kepada teman2 Syiah sebaiknya tahu kalau Gusdur adalah orang yg sangat anti terhadap bentuk negara Islam seperti di Republik Islam Iran. Ingat pembelaannya terhadap Holocaust dan kecamannya thd Ahmadinnejad. Gusdur adalah orang yg mengecam Hamas dan orang Palestina sbg organisasi dan bangsa pembohong. Lihat juga pembelaannya thd Israel sewaktu perang Hizbullah Israel. Beliau pernah menjual buku Tarekat Yahudi Caballa yg mayoritas dianut zionis di Mall Square Israel bersama temannya Ramen. Lihat video Youtube pernyatan2nya.

  234. 9. bin Pangeran Benawa (Abdul Halim)
    10. bin Ratu Mas Cempaka (Istri Jaka Tingkir)
    11. binti Sultan Trenggana

    Perhatikan no. 9, bin koq ke wanita? bin ke wanita cm utk 2 org di dunia: Fatimah Azzahra anak Rasulullah SAW dan Maryam ibu Isa As

  235. Tambahan lagi:
    Kasus Gusdur ketahuan bohongnya ketika dia mengaku keturunan ke 33 padahal yang paling tua yang masih hidup adalah keturunan ke 37. Nasab keluarga Basyaiban tercatat rapih jadi ga gampang untuk ngaku Basyaiban

  236. Nasab Gusdur sudah diputuskan oleh lembaga yg berkompeten masalah ini adalah Rabithah Alawiyah adalah sangat dhaif/lemah.

  237. Setiap keturunan bernisbat kepada ayahnya kecuali anak2 Fatimah: Hasan dan Hussein, mereka bernisbat kpd nabi Muhammad SAW. Itu hadits nabi loh! Jadi jelas yang namanya bin itu dari garis laki2 kecuali Hasan dan Hussein ke kakeknya Muhammad SAW. Sedangkan satu lagi Nabi Isa As menggunakan bin dari Ibunya Maryam.

  238. Jadi istilah Habib dan Sayyid itu bukan sekadar istilah buatan manusia.
    Perlu diingat:
    Gusdur d zaman setelah Orba pernah suruh tangkap Habib Ali Baagil.
    Gusdur pernah suruh tangkap Habib Hussein Al Habsyi Ketua IM yg bermadzhab syiah, dikarenakan sering mengkritik Gusdur.
    Gusdur Suruh tangkap Habib Riziq Shahab!
    Silahkan menunggu habib2 yg lain!
    Hidup Gusdur Bapak Liberal! NU bukanlah Islam Liberal!

  239. Asal tahu Nabi pernah memerintahkan menghancurkan masjid yg digunakan utk maksiat, masjid dirah. Jadi Islam juga mengajarkan kekerasan pada tempatnya. Di Zaman Nabi pun Nabi palsu dibunuh.

  240. Satu lagi dari dulu2 kakek2nya Gusdur gak pernah ngaku2 habib, knp baru sekarang ngaku2 habib?

  241. tentang habib rizieq n gusdur,menurut saya dua wali yang bebrbeda tugas tapi satu tujuan… membangunkan umat dari bawah sadarnya…

  242. Berikut silsilah Gus Dur Melalui Sunan Giri :

    01. KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur)
    02. bin KH. Abdul Wahid
    03. bin Nyai Hasyim Asy’ari
    04. binti Nyai Nafiqoh
    05. binti Kyai Ilyas
    06. bin Kyai Mas Buntoro
    07. bin Nyai Muhammad Santri
    08. binti Nyai Ageng Basyariah
    09. binti Ki Ageng Muhammad Besari
    10. bin Nyai Anom Besari
    11. binti Panembahan Giri
    12. bin Sunan Kawis Guwo
    13. bin Sunan Prapen
    14. bin Sunan Sedo Ing Margi
    15. bin Sunan Dalem Wetan
    16. bin Sunan Giri
    17. bin Maulana Ishaq
    18. bin Ibrahim Zain Al-Akbar (Ibrahim Asmoro).
    19. bin Syekh Husain Jamaluddin
    20. bin Ahmad Syah Jalaluddin.
    21. bin Abdullah
    22. bin Abdul Malik Azmatkhan
    23. bin Alawi ‘Ammil Faqih
    24. bin Muhammad Shahib Mirbath
    25. bin Ali Khali’ Qasam
    26. bin Alawi
    27. bin Muhammad
    28. bin Alawi
    29. bin Ubaidillah
    30. bin Al-Imam Ahmad Al-Muhajir
    31. bin Isa An-Naqib
    32. bin Muhammad An-Naqib
    33. bin Ali Al-Uradhi
    34. bin Al-Imam Ja’far Ash-Shadiq
    35. bin Al-Imam Muhammad Al-Baqir
    36. bin Al-Imam Ali Zainal Abidin
    37. bin Al-Iman Husain bin Ali bin Abi Thalib
    38. bin Fathimah Az-Zahra’
    39. binti Muhammad Rasulillah

    Sumber :

    Inilah SILSILAH 7 KRATON,
    melalui SUNAN GIRI
    http://lintas.me/wH4IlK1a

  243. @bid’ahvsra’yu tampaknya anda tidak faham betul sejarah bangsa China, hanya melihat dari sisi perangnya saja, bukan dari Ilmunya, jgn salah bung jika bukan krn bangsa China gk ada 1 pun yg dpt bikin bom/alat2 peperangan, bahkan sebelum masehi mrk sudah ada Universitas & pandai baca tulis…bahkan sebelum Christoper Colombus sdh ada Laksamana Zheng He beliau sendiri seorang muslim & melalang buana termasuk ke Indonesia.
    {detail bgm hebatnya penemuan China ada dibedah di Discovery & National Geographic}

    Bahkan bangsa Mongol yg dikenal barbar saja, pemimpinnya Gengis Khan justru menerima baik petualang muslim legendaris Ibnu Batuta.

    Banyak sejarah simpang siur karena tdk dilihat dr sisi ilmiah & sejarah namun krn sisi politis, wajar jika ditiap2 negara tdk jarang sejarah ditulis jauh berbeda dgn fakta yg ada, krn ada maksud2 tertentu yg untuk meningkatkan rasa nasionalisme walau dampaknya jd mengaburkan sejarah itu sendiri.

    Soal apakah Gus Dur dll itu seorang Habib, Insya Allah selama catatan silsilah tersebut akurat mmg benar adanya, namun yg sy pertanyakan ssdh Siti Fatimah binti Muhammad SAW meninggal, kan mnrt ceritera Sayyidina Ali Ra itu banyak memiliki isteri {kemungkinan anak jg} nah, apakah terpikirkan bisa saja ada salah kaprah soal keturunan beliau {Ali Ra} yg bkn dgn {Fatimah} dgn keturunan beliau dgn isteri pertamanya {Fatimah}?

    Memang bangsa Arab cenderung suka menulis silsilah {berbeda dgn org Indonesia yg jrg} namun kebiasaan mrk menuliskan sejarah keluargapun kalah dgn kebiasaan org2 Barat yg sampai detail, apalagi menyangkut org2 terhormat.

    Terlepas dr hal tersebut yg ma’sum hanyalah para Nabi Allah, sdgkan istri/anak/menantu/ipar/sepupu dan bahkan keturunannya selama bkn Nabi, tidaklah ma’sum, wajar jika ada diantara mrk yg perilakunya krg terpuji, meski cenderung baik krn telah dido’akan oleh moyang mereka {Nabi Allah}

    Bahkan Lady Di {almarhum} Insya Allah termasuk keturunan Nabi Muhammad SAW yg urutannya:

    The Prophet Muhammad (570-632)
    Fatimah
    Husain
    Zohra “al-Lakhm”
    Na’im al-Lakhmi {ayah}
    Na’im al-Lakhmi {anak}
    Itaf
    Amr {kakek}
    Aslan
    Amr {cucu}
    Abbad
    Qarais
    Ismail {Imam of Seville}
    Kadi Abul-Kasim Muhammad I (d. 1042)
    Abu Amr Abbad ben Muhammad al-Mu’tamid
    Abul-Kasim Muhammad ben Abbad al Mu’tamid
    Zaida (1075-1107) baptised as a Christian, and renamed Isabel who was married to 1098 to Alfonso VI, King of Leòn & Castile
    Sancha de Castile (born c.1100)
    Rodrigo Rodriguez de Lara (b. 1123)
    Sancha Rodriguez de Lara
    Aldonza Gonzalez Giron (fl. 1240)
    Aldonza Ramirez
    Meria de Henestrona
    Maria de Padilla (1335-1365)
    Isabella of Castile (1355-1392)
    Richard Plantagenet (1375-1415)
    Isabel Plantagenet (1409-1484)
    William Bourchier
    Cecile Bourchier (d. 1493)
    Walter Devereaux (1477-1558)
    Sir Richard Devereux (d. 1547)
    Walter Devereux (1539-1576)
    Robert Devereux (1566-1601)
    Lady Dorothy Devereux (1600-1636)
    Lettice Shirley (1619-1655)
    Richard Burke (1639-1702)
    Dorothy Burke (b.1673)
    Edmund Roche (1714-1750)
    Edmund Roche (1741-1823)
    Edward Roche (1771-1855)
    Edmund 1st Baron Roche (1815-1874)
    James 3rd Baron Roche (1851-1920)
    Edmund 4th Baron Roche (1885-1955)
    Frances Burke Roche (1936-2004)
    Diana Spencer (1961-1997) / Lady Di

    Mengenai keturunan Nabi SAW, suatu kali prnh ditanyakan kpd Habib Munzir Al Musawa, apakah ada keturunan beliau yg non muslim? jwb Habib, kemungkinan itu ada, kalaupun ada yg non muslim Insya Allah diakhir hidupnya dia bertaubat, Lady Di mmg ada hubungan dgn muslim, bersahabat dgn muslim, tertarik dgn Islam {saat berkunjung ke Pakistan} bahkan mau menikah, namun sblm hal itu terjadi maut sdh menjemput…

    Wallahu a’lam bishawab

    Yg terpenting bukanlah soal keturunan namun, suri tauladan mrk, yg positif kt tiru, yg negatif jgn, sesama muslim saling mendo’akan, itu saja.

    1. apa menariknya keturunan fatimmah azzahra a.s namun akhir hayat menentang al-quran dan sunnah alias kafir menjadi kristen???

  244. yang penting kita hormati mrka2 ikuti yg baek,teliti diri kita dan amalkan tiap2 kebaikan.jgn cma saling hujat karna bisa jatuh yg berilmu dan tdk sama.sama2 ikut nafsu merasa pling bnr

  245. maaf niihh saudara2 terhormat sekalian, Saya cuma orang keci dan tdk paham dgn apa itu hal2 yg diributkanl, menurut saya ‘keturunan’ atau bukan tdk menjamin baik buruknya seseorang. yang terpenting org tsb jujur dan bertanggung jawab atas semua omongannya berikut tindakannya, beserta ke ikhlasannya dlm syiar atau mengajarkan hal-hal kebaikan dan kebijakan. bukannya menjadikan massa itu menjadi alat utk kepentingan2 tertentu baik kelompok atau perorangan. dimana seseorang tersebut dapat mengajarkan perdamaian dan cinta kasih terhadap sesama manusia, tanpa memandang perbedaan ras, kasta, keyakinan, dll… buat saya itu semua sdh sangat cukup sekali menjadi seorang yg dapat di percaya oleh umat. saya senang apabila seseorang dgn tdk munafik dpt mengajarkan pengetahuannya kpd org banyak ttg sebuah kebijaksanaan yg di kemas dlm kebajikan2 yg baik. dan tidak berteriak paling ahli agama tetapi menghardik dan menyakiti org lain yg lemah. Terima kasih

  246. Ma’af, nasab ini tolong dievaluasi pada sisi JOKO TINGKIR bin SUNAN GIRI. Setahu saya Joko Tingkir anak Ki Ageng Kebokenanga, cucu P. Handayaningrat nasab dari Brawijaya. Dari sisi mana Joko Tingkir berhubungan dgn Sunan Giri? Dari keluargakah atau dari Guru spiritual (bi’at atau ilmunya).

  247. ya begitulah orang bodoh,yang mengandalkan keturunan dalam beragama,dan menjadikan keturunan sebagai tolak ukur kebenaran.. bagi Islam,gak peduli kau Habib atau bukan, kalau menyalahi al-Qur`an dan Sunnah ya tetap salah…

  248. sy ngakak… baca coment nya @savic…. dr sekian pertanyaan ga ada yg jwb,… gmn vic.. dh dpt jwbnya blum….

  249. saya lebih percaya gus dur dan anda semua keturunan monyet spt kata evolusionis terhebat darwin, buktinya tulang ekot anda masih ada, kalo gus dur buktinya apa? dia sdh berevolusi dari moyangnya shg beda jauh.
    tentang habib atau bukan gus dur aja nggak perduli; gitu aja kok repot, saya yg bernasab kemana2 suka2 gue, kok kalian yg ribut2? emangnya kalian minta warisan?
    dasar anak SD, sesama islam ribuut mlulu, yg diributin yg nda jelas,,katanya paling benar, paling santun, punya etika, nyatanya? ini bukti sifat hewani bawaan anda benar2 ada.
    hapuskan aja agama2 di dunia yg suka ribuuuut mlulu.

      1. asssalamu’alaikum…. afwan ane pikir itu bukan diskusi tapi emosi…. sudahlah sobat, pepesan kosong diributin, bgini aja dah kita udah sama2 tahu orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa, udah selesai, mao habib kek mau apa kek Allah yang tahu. oke coi

  250. Assalaamu’alaykum…
    S’moga succes+jdi jln t’ba?k bg?e kit s’mua.
    Aamiin…

  251. SEMUA SAMA DI MATA ALLAH SWT, LALU YANG MEMBEDAKANNYA APA??? KALAU ANDA ISLAM ANDA PASTI TAHU JAWABANNYA…. BERHENTILAH MENGANGKAT DAGU DAN MEMBUSUNGKAN DADA DENGAN MENGAKU NGAKU DAN MENCARI CARI TALI SILSILAH KETURUNAN RASULULLAH. PADA AKHIRNYA HANYA KAN MELAHIRKAN KASTA KASTA DALAM ISLAM ( TIDAK ADA CATATAN PASTI ANDA KETURUNAN SIAPA) SEKALI LAGI TIDAK ADA …..TIDAK ADA KASTA DALAM ISLAM.

  252. ETURUNAN RASULULLAH SEJATI ADALAH MEREKA YANG KONSISTEN/BEPEGANGTEGUH PADA ALQURAN DAN HADITS (SUNNAH)….SELAIN DARI ITU NGGAK PERLU NGAKU NGAKU KETURUNAN RASULULLAH…. TITIK

  253. Yang ngejamin ini pndapatnya Imammuna Al habib Muhammad Lutfi bin Hasyim bin Yahya siapa?????????
    wong blm jelas koq jd pada maen pinter2an…..
    Mending bnerin diri masing² All.

  254. hemmmm,,,koment2 di atas kalo di baca satu2 seolah_olah ide,pendapat,argumen’ny seperti ide cemerlang yg datang dari langit seperti wahyu Allah aja…berusaha membenarkan pendapat’nya sendiri2…padahal semua itu hanya Allah semata yg Maha Mengetahui’nya,,,,,dari siapapun nasab’nya yg jelas semua dari kehendak Allah,,,,gitu aja kok repot….semoga aja Gus DUr yg saya kagumi dan hormati gag berisik mendengar perdebatan nasab’nya setelah beliau wafat…………..pikir’kan aja Nasab kalian2 sendiri agar selamat di jalan Allah dan selalu mendapat ridlo Allah….daripada berdebat tpi gag mengetahui hal secara pasti dan mendetail…hanya Allah yg Maha Mengetahui segala-gala’nya….

    1. sorry boss emang berapa harta yang KAU miliki koq sampek mau beli gelar Habib,…untuk sdr.heru khusus nasab nabi isa dan fatimmah azzara ada pengecualianya(silahkan cek di al’azab:33 beserta hadist yg terkait)….ahlul bait atau bukan sudah menjadi sunnatullah,tetapi apapun itu keluarga nabi Muhammad SAW kita wajib menghormatinya,
      ” Apabila hambaku ingin mencintaiku maka cintailah kekasihku Muhammad “….bewgitu kata Allah SWT lalu disambung dgn Kata Rasullah SAW “apabila kamu ingin mencintaiku maka cintailah keluargaku/keturunanku” demikian mohon maaf atas segala kesalahan,matur suwun

  255. yang saya tahu yang membuat /mengarang kitab atau buku sejarah adalah orang yang sangat-sangat berilmu mereka membuatnya tidak berdasarkan wudelnya sendiri .pelajari buku itu dengan betul
    JANGAN BERPENDAPAT MENURUT WUDELNYA SENDIRI DONG JIKA BELUM TAHU!

  256. Gus Dur orang Hebat, ayahnya hebat, kakeknya hebat, Habib Riziq dan para Habaib lain orang-orang yang hebat….dan itulah kehebatan kita (Muslim) yang mestinya bersatu sebagai Rahmatan Lil Aalamin, mengapa mesti ribut melulu sesama Muslim?

  257. wadzkurulloha dzikron katsiro….. Gak ada yang perlu diperdebatkan. Lana a’maluna walkum a’malukum……. Lo semua gak ada yang bisa jamin gue ahli surga pa neraka, gue juga gak bisa jamin lo semua ahli surga pa neraka.

  258. Assalamu’alaikum
    ustadz, knp Allah menyuruh kita shalat? apa semata2 untuk akhirat saja?
    lalu knp hrus shalat subuh? kn mengganggu waktu nyenyak2nya tidur? secara fisik apakah ada manfaatnya?
    mohon penjelasannya

  259. Memang alangkah baiknya dimusyawarahkan dari pada berselisih paham, sebagai ulama tentunya tidak membuat umat terpecah . . . . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s