Barang-barang peninggalan sejarah belum lama ini ditemukan dalam proyek penggalian yang sedang berlangsung di bagian utara mesjid suci Masjidil Haram, Makkah.
Barang-barang peninggalan itu antara lain satu paket benda arsitektural yang bernilai sangat besar di bidang arkeologi.
Dalam penggalian itu, juga ditemukan beberapa salinan kitab suci Al Qur`an, poster-poster pendidikan dan peta-peta, kata laporan suratkabar Asharq Al-Awsat di sini Jum`at.
Dr. Ali Al-Ghuban, Wakil Sekjen Permuseuman dan Barang-barang Kuno pada Komisi Umum bidang Pariwisata dan Barang-barang Peninggalan Kuno, mengatakan komite saintis para peneliti dan arkelogis telah dibentuk untuk mempelajari barang-barang peninggalan sejarah itu.
Dia mengatakan, komite telah memindahkan semua 273 barang peningggalan itu ke Museum Arkeologi di Makkah.
Para arkeolog dijadwalkan oleh komisi untuk melakukan pemantauan terhadap semua tahapan penggalian, katanya.
Dr. Al-Ghuban mengatakan, barang-barang peninggalan kuno itu misalnya pintu-pintu dari berbagai bentuk dan ukuran yang didekorasi dengan bunga-bunga dan rancang arsitektur Islam.
Mereka akan dipamerkan kepada umum setelah selesai dilakukan pengkajian, katanya menambahkan. (Antara)
Filed under: Analisa, Arkeologi, Berita, Investigasi, Santai, Wacana
















Kok bisa barang-barang itu ada disana ya?
yo jelas disana kan buktinya udah ada. Dasar oon….
brati ada dinasti yang sengaja mengubur nya?
iya Dinasti Islam
jangan jangan itu sisa2 peninggalan rumah Abu thalib ra, Khadijah serta keluarga nabi yg lain dari bani hasyim yg diratakan dulu…
mode…gosip..
mulai dech kuliyah conspiracy theory
abis kelas selalu penuh sich untuk kuliyah yang satu itu…he.. he..
aq bleh kan minta artikelnya
ngga’ boleh
Bagusnya peninggalan itu diperlihatkan secara visual, jadi jelas, dan berdasarkan peninggalan itu kita dapat mengomentari kebudayaan ketika itu. Yaa, enggak?
halllah, sok banget loe sendiri ga’ beres..
mereka di makah dan madinah lebih dekat dengan ajaran islam yg dibawa nabi muhammad SAW.
Islam mereka lebih murni dibandingkan islam indonesia yg sudah tercampur budaya hindu-budha.
adalah satu kesombongan dan kebodohan apabila kita menganggap cara pikir kita tentang islam lebih baik dari ulama di sana.
segala tindakan pemerintah Saudi telah dikonsultasikan dgn ulama2 masjidil haram.
the point is, pelajari islam lebih baik, supaya mengerti tindakan2 pemerintah Saudi.
Pelajarilah agam Islam ini secara benar, Allah telah menjamin keridhaan bagi orang-orang terdahulu dari kaum Muhajirin dan Anshar serta orang-orang yeng mengikuti mereka dengan baik, mereka pun ridha pada Allah (at-Taubah: 100).
Tidaklah Khilafah Saudia menghancurkan situs-situs sejarah melainkan untuk menghindarkan umat Islam dari kesyirikan, “ngalap berkah” dari situs-situs tersebut sebagaimana Umar bin Khattab menebang pohon tempat baiat Ridwan, padahal pohon tersebut sangat bersejarah. Namun Umar tetap menebangnya, karena umat Islam mulai “ngalap berkah” pada pohon tersebut. Itulah yang dicontoh oleh Saudi, Taliban, dan orang-orang ahli Tauhid (hanya menyembah pada Allah semata). Mereka tidak mau menyembah, “ngalap berkah”, “merendahkan diri” pada patung, pohon, wali atau kuburan wali, nabi atau kuburan nabi, bahkan malaikat. Mereka hanya ruku`, sujud, “ngaap berkah” kepada Allah semata.
Lalau mana yang kita pertahankan, Tauhid atau Situs-situs penyebab syirik? KALAU BODOH JANGAN DIPUPUK, NANTI TUMBUH SUSBUR DALAM DIRIMU!HEHE…
ah, kamu sendiri kafir
Setuju banget dg pendapat andek. Apa lagi utk kita ketahui, masyarakat kita sangat suka dg hal2 yg berbau sirik. Makam keramat aja dijadikan media berhala, apalagi makam orang suci seperti para sunan. Bersyukurlah bgs kita tdk tinggal di Arab sana. Kalo tdk, byk banget tempat2 sesajen.
apa keguanaan dari masjidil haram selain untuk ibadah????
Heemmm … keliatannya anda tidak membaca sejarah ya?
Masjidil Haram adalah tempat pertama kali syiar Islam dilakukan
Masjidil Haram adalah tempat perjanjian antara kaum Muslim pertama dengan kaum Quraysh dilakukan kali pertama …
Masjidil Haram adalah tempat persatuan di antara bangsa-bangsa Muslim dikukuhkan …
Masjidil Haram adalah tempat keputusan perang dan damai pernah diumumkan …
Masjidil Haram adalah … masih banyak lagi …
Mas, ketahuilah bahwa ubudiyah itu tidak sebatas di Masjidil Haram …
Allah maha besar……….!!!
Bila anda berada dalam masjidil haram baru anda tahu bahwa ada hal-hal yang bukan saja tidak kita ketahui tapi akan ada rahasia ruhani yang akan kita alami yang setiap orang tidak akan perna sama, kamu akan tahu pada saat kamu memandang kakba yang ada dalam lingkungan masjidil haram bahwa masjidil haram adalah pusatnya dunia yang segala apapun yang kita lihat diluar dari masjidil haram akan terasa kecil nilainya…..
bila tidak percaya silahkan buktikan sendiri …..
Hmmm. Menarik sekali
terus siapa yang meletakkan itu semua
Ya kalo situs2 sejarah yang ada dilestarikan maka sudah pasti itu jadi objek turis bukan objek ibadat.Islam tanpa situs sejarah Islam tetap akan menjalankan syiar islam melalui safa dan marwa, kerna itulah tersebut dlm Alquraan.Tnpa situs itupun kita tetap beriman kerna bahagian besar sejarah situs itu SUDAH TERCANTUM DALAM ALQURAAN bahkan yg dimesir(Firaun) juga ada dalan alquraan apa kita perlu bukti kerna kurang percaya? Kagumkah kita pada situs sejarah padahal langit dan bumi adalah “situs paling besar” yang dapat lihat sehari hari belum lagi dalam diri kita sendiri darimana datangnya.Subhanallah.