Ini bukan situs serius, tapi koleksi pandangan masyarakat Amerika Serikat mengenai Presiden mereka…hhmmm…sayang disini belum bisa seperti ini….
1. MAU TEBAK BUSH LAGI NGAPAIN?
2. SEBERAPA SENGSARAKAH RAKYAT AMERIKA SEJAK BUSH BERKUASA?
3. MIRIP KEBIASAAN YAZID BIN MUAWIYAH LA’NATULLAH?
4. PRESIDENCY FOR DUMMIES
5. PIDATO BUSH YANG MENGUNTUNGKANNYA…
6. BAU TUH!!
7. “BUSHKENSTEIN”
8. PANDANGAN SEPUTAR “ANU” BUSH!!
9. BERITA DI BAWAH INI DIBACA: “BUSH (IS) ONE OF THE WORST DISASTERS TO HIT THE US.”
10. SETAN TERNYATA BISA PUSING JUGA…!!
11. MEMANCING DI ATAS DANAU PENDERITAAN RAKYAT SENDIRI!!
12. PAUS YANG BIJAK PUN BISA MENILAI BUSH…
13. HAKEKAT BUSH
14. MONKEY BUSH-NESS…
15. BUSH DUMB AND CHANEY DUMBER
16. AKIBAT MRS. BARBARA BUSH YANG FRIGID
17. BUSH CRY
18. ADOH KESELEO!!
19. DEVIL SONG…
20. WHY IS IT SO HARD TO SPOT THE DIFFERENCE??
21. WHY BUSH LIKE WAR SO MUCH? COS HIS BRAIN IS UPSIDE DOWN (Lihat Buku Yang Dipegangnya)
22. HAIL…”ZIONIST”!!!
24. EAT YOUR HEART OUT AMERICAN…!! “U STUCK WITH ME FOR 4 MORE YEARS…”












Sang Setan benar=benar enjoyfullEVIL…
Terima kasih untuk komentarnya…
WHY IS IT SO HARD TO SPOT THE DIFFERENCE??
mana yang lebih ganteng … foto kiri apa foto kanan?
hehehe …
Terima kasih untuk tanggapannya…
Bush=diablo=shaytan=devil
hanya 1kata: KOCAK!
thanks for the comment…
assalamualaikum..menarik sekali gambar-gambar tu.
Hahaha…kocak aja.
minta ijin donk buat import artikelnya boleh khan?
—————————————————-
Sesuai di widget … its totally free. Its all yours.
Terima kasih atas kunjungannya.
untung Bush gak buka blog kmu, bsa runyam klo dia tahu. Tapi keren kok..
—————
xi xi xi …
Persinggungan antara aqidah Syi’ah dan aqidah Yahudi yang kotor itu bisa dilihat dari poin-poin berikut :
1.
Yahudi telah mengubah-ubah Taurat, begitu pula Syi’ah mereka punya Al-Qur’an hasil kerajinan tangan mereka yakni “Mushaf Fathimah” yang tebalnya 3 kali Al-Qur’an kaum Muslimin.Mereka menganggap ayat Al-Qur’an yang diturunkan berjumlah 17.000 ayat, dan menuduh Sahabat menghapus sepuluh ribu lebih ayat
2.
Yahudi menuduh Maryam yang suci berzina [QS. Maryam : 28], Syi’ah melakukan hal yang sama terhadap istri Rasulullah ‘Aisyah Radhiallahu ‘anha sebagaimana yang diungkapkan Al-Qummi (pembesar Syi’ah) dalam “Tafsir Al-Qummi (II 34)”
3.
Yahudi mengatakan, “kami tidak akan disentuh oleh api neraka melainkan hanya beberapa hari saja”. [QS. Al-Baqarah : 80] Syi’ah lebih dahsyat lagi dengan mengatakan, “Api neraka telah diharamkan membakar setiap orang Syi’ah” sebagaimana tercantum dalam kitab mereka yang dianggap suci “Fashl Kitab (hal.157)”
4.
Yahudi meyakini bahwa, Allah mengetahui sesuatu setelah tadinya tidak tahu, begitu juga dengan Syi’ah
5.
Yahudi beranggapan bahwa ucapan “amin” dalam shalat adalah membatalkan shalat. Syi’ah juga beranggapan yang sama.
6.
Yahudi berkata, “Allah mewajibkan kita lima puluh shalat” Begitu pula dengan Syi’ah.
7.
Yahudi keluar dari shalat tanpa salam,cukup dengan mengangkat tangan dan memukulkan pada lutut. Syi’ah juga mengamalkan hal yang sama.
8.
Yahudi miring sedikit dari kiblat, begitu pula dengan Syi’ah.
9.
Yahudi berkata “Tidak layak (tidak sah) kerajaan itu melainkan di tangan keluarga Daud”. Syi’ah berkata,” tidak layak Imamah iut melainkan pada ‘Ali dan keturunanannya”
10.
Yahudi mengakhirkan Shalat hingga bertaburnya bintang-bintang di langit. Syi’ah juga mengakhirkan Shalat sebagaimana Yahudi
11.
Yahudi mengkultuskan Ahbar (‘ulama) dan Ruhban (para pendeta) mereka sampai tingkat ibadah dan menuhankan.Syi’ah begitu pula, bersifat Ghuluw (melampaui batas) dalam mencintai para Imam mereka dan mengkultuskannya hingga di atas kelas manusia.
12.
Yahudi mengatakan Ilyas dan Finhas bin ‘Azar bin Harun akan kembali (reinkarnasi) setelah mereka bedua meninggal dunia. Syi’ah lebih seru, mereka menyuarakan kembalinya (reinkarnasinya) ‘Ali, Al-Hasan, Al-Husain, dan Musa bin Ja’far yang dikhayalkan itu.
13.
Yahudi tidak Shalat melainkan sendiri-sendiri, Syi’ah juga beranggapan yang sama, ini dikarenakan mereka meyakini bahwa tidak ada Shalat berjama’ah sebelum datangnya “Pemimpin ke-dua belas” yaitu Imam Mahdi.
14.
Yahudi tidak melakukan sujud sebelum menundukkan kepalanya berkali-kali, mirip ruku. Syi’ah Rafidhah juga demikian.
15.
Yahudi menghalalkan darah setiap muslim. Demikian pula Syi’ah, mereka menghalalkan darah Ahlussunnah.
16.
Yahudi mengharamkan makan kelinci dan limpa dan jenis ikan yang disebut jariu dan marmahi. Begitu pula orang-orang Syi’ah.
17.
Yahudi tidak menghitung Talak sedikitpun melainkan pada setiap Haid. Begitu pula Syi’ah.
18.
Yahudi dalam syari’at Ya’qub membolehkan nikah dengan dua orang wanita yang bersaudara sekaligus. Syi’ahjuga membolehkan penggabungan (dalam akad nikah) antara seorang wanita dengan bibinya.
19.
Yahudi tidak menggali liang lahad untuk jenazah mereka. Syi’ah Rafidhah juga demikia.
20.
Yahudi memasukkan tanah basah bersama-sama jenazah mereka dalam kain kafannya demikian juga Syi’ah Rafidhah.
21.
Yahudi tidak menetapkan adanya jihad hingga Allah mengutus Dajjal. Syi’ah Rafidhah mengatakan,”tidak ada jihad hingga Allah mengutus Imam Mahdi datang.
[kitab Badzl Al-Majhud fi Itsbat Musyabahah Ar-Rafidhah li Al-Yahud , oleh Abdullah Al-jamili]
Majlisi, Potret Ulama Syiah Senior PDF Cetak E-mail
Salah satu kitab rujukan utama syiah adalah Biharul Anwar, ditulis oleh ulama syiah kawakan bernama Al Majlisi, siapa dia? simak selengkapnya
Nama Majlisi tidak dapat dipisahkan dari daulah safawiyyah, begitu juga namanya melekat dengan kitab yang disusunnya, yaitu Biharul Anwar. Beginilah kira-kira ringkasan pembahasan kita tentang ulama syiah paling terkenal pada masa daulah safawiyyah dan kitabnya yang terkenal, Biharul Anwar fi ahaditsinnabiy wal aimmatil athar.
Dinasti Safawiy, berdiri di wilayah yang saat ini bernama Iran tahun 907 H/ 1502 M, secara resmi memeluk mazhab syiah imamiyah. Dinasti ini mewajibkan penduduknya memeluk mazhab syiah dengan menggunakan kekuatan. Juga pemerintahan safawi berusaha untuk menyebarkan mazhab syiah di wilayah pemerintahannya juga melebar ke wilayah kanan kirinya. Demi kelancaran misinya ini, dinasti safawi mengucurkan biaya yang tidak sedikit untuk membiayai gerakan penulisan kitab dan penterjemahan. Bahkan sampai memanggil ulama syiah dari luar wilayah safawi khususnya dari wilayah gunung amil di lebanon, untuk mendukung penyebaran ajaran syiah serta menggencarkan gerakan penulisan kitab-kitab syiah. Pada masa itu ulama syiah memiliki kedudukan istimewa. Di antaranaya adalah Majlisi.
Muhammad Baqir bin Muhammad Taqiy Al Majlisi lahir tahun 1037 H/ 1627 M di kota Isfahan, yang saat itu menjadi ibukota pemerintahan dinasti safawi. Muhammad Baqir dikenal sebagai Majlisi kedua, sementara ayahnya dikenal sebagai Majlisi pertama, atau satu.
Syiah menganggap Majlisi sebagai salah satu ulama yang dihormati dan diagungkan. Dia dianggap sebagai salah satu ulama yang menguasai dan menjaga mazhab syiah. Bahkan dia dianggap sebagai penjaga dinasti safawi, yang setelah Majlisi wafat mengalami kehancuran.
Penulis kitab Marja’iyyah Diniyah wa Maraji’ul imamiyah menceritakan biografi Majlisi pada hal 58 : Majlisi adalah ulama yang didengar ucapannya oleh raja-raja dinasti safawi di asfahan, yang saat itu menjadi pusat emerintahan Iran. Sebagai ulama yang dihormati, Majlisi menangani sendiri permohonan banding dan segala macam urusan peradilan, serta ikut mengawasi pelaksanaan hukum pidana Islam. Muhaddits Nuri berkata dalam kitabnya Darussalam : tidak ada dalam Islam seorang yang menyebarkan mazhab sebagaimana Majlisi, yang menulis begitu banyak kitab yang tersebar di mana-mana… Majlisi memiliki peran yang besar dalam penyebaran mazhab syiah imamiyah, sampai sampai Abdul Aziz Dahlawi, salah seorang ulama ahlussunnah yang mengarang kitab “Tuhfah Itsna Asyriyyah fi Rod Ala Iamiyah” berkata : jika ajaran syiah ini disebut sebagai ajaran Majlisi, maka tidaklah keliru.
Tentang peran Majlisi dalam pemerintahan dinasti safawiyah, pengarang kitab Al Hijrah Al Amiliyah ila Iran pada halaman 195 menukil dari kitab sejarah Iran yang menulis tentang Majlisi, sosok yang tidak duduk di singgasana, tapi dengan kecerdikannya dapat menguasai keadaan di tengah keadaan sulit yang menimpa iran saat itu. Saat itu Afghanistan mengancam akan menginvasi iran, berusaha memanfaatkan lemahnya kepemimpinan shah husein I. Majlisi dapat mempertahankan pemerintahan hingga setelah dia wafat, Afghanistan baru dapat menyerang iran.
Majlisi disebut Syaikh Dinasti Safawi, yang didengar seluruh pendapatnya oleh pemerintah. Dia hidup mewah di masa akhir dinasti safawi. Dia dikenal fanatik terhadap mazhab syiah dan berhasil membujuk pemerintah agar menindas seluruh rakyat yang tidak semazhab dengannya.
Namun Majlisi selalu menyanjung puja raja-raja dinasti safawi, sebuah perbuatan yang tidak semestinya dilakukan oleh ulama sekelas Majlisi yang memiliki kedudukan tinggi saat itu. Majlisi membuat pujian-pujian itu walaupun raja-raja safawi dikenal kejam dan berakhlak bejat. Salah seorang raja berakhlak bejat yang dipuji oleh Majlisi adalah syah Husein, yang pada masa kepemimpinannya membolehkan rakyat meminum khomer dan menjadi mainan para wanita. Hal ini disebutkan oleh pengarang kitab Hijrah Amiliyah. Majlisi memuji syah husein dengan puji-pujian yang sangat berlebihan, seperti dituliskan sendiri oleh Majlisi dalam pengantar kitab Zadul Ma’ad :
Memandang bahwa risalah ini selesai ditulis pada masa kerajaan yang penuh keadilan, pada masa pemerintahan sultan yang membawa kebahagiaan, berkedudukan tinggi, penghulu para raja di jaman ini, pemimpin orang bijaksana di jaman ini. Hiasan pohon agama, cucu yang terpilih di antara keturunan Nabi, raja yang banyak berkhidmat, pemimpin yang malaikat malu kepadanya. Wahai sultan yang kemarahannya dapat memisahkan perjanjian yang tak terpisahkan, wahai sultan yang tangannya bagaikan hujan yang menimpa perkebunan, pendiri pondasi agama, penyebar ajaran nenek moyang yang suci, raja yang kolam istananya melimpah karena sering disentuh oleh bibir sultan zaman ini,,, yaitu raja terbesar, tempat berlindung para kaisar, penyebar upacara-upacara syariat agung, Shah Sultan Husein Al Musawi Al Husaini Al Safawi.
Majlisi dikenal karena banyak menulis kitab syiah imamiyah. Di antaranya adalah kitab Zadul Ma’ad fi Fadho’il Ayyam Wallayali wa A’malissanah. Kitab tulisannya yang lain adalah fi ahwalil Anbiya’ min Adam ila Nabiyyina Sallalahu Alaihi wasallam, fi ahwalil khotimil Anbiya’ sallallahu alaihi wasallam min wiladatihi ila wafatihi. Fil fitan al haditsah ba’da wafati Arrasul Sallalahu Alaihi Wasallam, Fi Ahwali Amiril Mu’minin min wiladatihi wa fadha’ilihi wa mu’jizatihi wa wafatihi. Fi Ahwalizzahra’ wal hasanain alaihissalam, fi ahwal assajjad, wal baqir wassodiq wal kazim alaihimussalam. Haqqulyaqin, mir’atul uqul.
Tapi kitab hasil tulisannya yang terbesar adalah Biharul Anwar fi ahaditsinnabiy wal a’immatil athar. Kitab ini terdiri dari 25 jilid besar, setiap jilid tersusun dari beberapa jilid lagi, hingga seluruhnya berjumlah 111 jilid. Maka tak heran jika syiah menyebut kitab Biharul Anwar sebagai ensiklopedi syiah yang tak tertandingi. Kitab ini adalah salah satu sumbangan terpenting yang dipersembahkan oleh dinasti safawi pada khazanah dunia kitab syiah, juga merupakan sumber terbanyak bagi khazanah syiah. Biharul Anwar termasuk kitab hadits terpenting bagi syiah. Majlisi mengumpulkan banyak hadits dari nabi maupun para imam, yang kadang validitasnya tidak jelas. Kitab ini juga memuat kisah Nabi, Fatimah dan seluruh kedua belas imam, berita tentang mereka dan petuah-petuah yang dinisbahkan pada mereka. Majlisi menyusun semua ini tanpa sistematika yang jelas.
Dalam Biharul Anwar, Majlisi sedikit sekali menukil dari 4 refrensi induk syiah, karena 4 kitab itu banyak memuat masalah-masalah furu’ sedangkan Biharul Anwar tidak memuat masalah furu’. Majlisi berniat untuk mengumpulkan semua hadits syiah tanpa memandang validitasnya, bahkan sampai memuat referensi yang tidak dikenal oleh syiah dan tidak diakui oleh mereka sendiri yaitu kitab al Fiqhi Ar ridhawiy. Majlisi mengaku kitab itu baru diketemukan pada zaman Majlisi.
Pada pengantar kitab Zadul Ma’ad Majlisi menyebutkan sedikit mengenai Biharul Anwar: Terdapat banyak sekali doa dari Nabi saw yang ditulis di banyak kitab doa. saya sendiri yang menyebut diri saya sebagai pembawa berita para imam suci alaihimussalam telah menyusun banyak doa dari nabi dalam kitab Biharul Anwar. Tapi orang banyak tidaklah mudah untuk membaca kitab ini dan mengamalkan seluruh isinya karena mereka disibukkan oleh urusan dunia…
Abdullah Al Jaza’iri menyebutkan bahwa ketika Majlisi berniat untuk memulai menyusun kitab Biharul Anwar, beliau berusaha mengumpulkan seluruh kitab-kitab syiah kuno, dia mendengar bahwa kitab madinatul ilmi yang disusun oleh Ash Shaduq ada di negeri yaman. lalu dia menyampaikan hal itu pada raja. Tanpa menunggu lagi raja mengutus seorang utusan kepada raja yaman dengan membawa banyak hadiah supaya dapat membawa kitab itu ke iran.
Sementara itu Syah Sulaiman Safawi mewakafkan sebagian tanah milik pribadinya supaya hasilnya digunakan untuk menyalin dan membagi kitab Biharul Anwar kepada para pelajar. saat percetakan mula-mula masuk ke iran pada masa qajari, Biharul Anwar termasuk kitab yang pertama kali diperbanyak dalam jumlah besar, dan diedarkan ke irak dan negara teluk. Apalagi Biharul Anwar ditulis oleh Majlisi dalam bahasa arab, sedangkan kitab tulisannya yang lain ditulis dalam bahasa parsi.
Dalam Biharul Anwar Majlisi mengumpulkan banyak sekali kebatilan dan kebodohan yang dikatakan berasal dari nabi dan para imam ahlul bait. dalam kitab ini tarcantum akidah syiah rafidhah. Dalam kitab Biharul Anwar tercantum dengan jelas pendapat bahwa Al Quran telah mengalami perubahan, penuhanan para imam, pengkafiran para sahabat. kami akan coba menukilkan sedikit dari banyak kebatilan dan riwayat palsu dalam kitab Biharul Anwar :
Setelah menukil beberapa pendapat Asshaduq dan beberapa riwayat yang memvonis mereka yang tidak beriman pada wilayah dua belas imam sebagai kafir, Majlisi berkata: ketahuilah bahwa vonis syirik dan kafir bagi mereka yang tidak meyakini bahwa Ali dan para imam dari anak cucunya, dan tidak meyakini keutamaan para imam, menunjukkan bahwa mereka kekal dalam neraka. Biharul Anwar jilid 23 hal. 390
Majlisi menuliskan sebuah riwayat dari Imam Muhammad Al Baqir, bahwa dia berkata : demi Allah hai Abu Hamzah seluruh manusia adalah anak zina selain syiah kami. Biharul Anwar jilid 24 hal. 311
Mengenai masalah penuhanan para imam dan anggapan bahwa para imam memiliki sifat seperti tuhan, banyak sekali hal itu dalam kitab Biharul Anwar. Akan kita nukilkan di sini judul-judul dari bab yang membahas hal itu:
Bab bahwa Allah membuatkan bagi para imam sebuah tiang yang membuat para imam dapat melihat amal perbuatan manusia.
Bab sesungguhnya para imam memiliki seluruh pengetahuan malaikat dan para nabi
Bab para imam mengetahui waktu kematian mereka dan mereka tidak akan mati kecuali atas kehendak mereka sendiri.
Bab para imam dapat menghidupkan orang mati dan menyembuhkan lepra dan kusta, mereka memiliki seluruh mu’jizat para nabi.
Yang lebih mengherankan Majlisi menganggap bahwa seluruh isi Al Quran adalah para imam:
Sholat, zakat, haji, puasa dan seluruh ketaatan adalah para imam, sementara seluruh kemakasiatan adalah musuh mereka.
Tujuh matsani dan kalimat Allah adalah para imam. Ahlul A’raf adalah para imam.
Maka DR. Nasir Al Qifari mengatakan dalam kitabnya Ushul Mazhab Syiah hal 199 : dalam kitab Biharul Anwar yang menjadi pegangan bagi kalangan syiah tertulis anggapan bahwa hampir seluruh isi Al Quran adalah para imam, menyebutkan pembahasan seperti itu sesuka hawa nafsunya sendiri….
Majlisi mengomentari kisah istri nabi Luth dan nabi Nuh yang disebutkan dalam Al Quran sebagai berikut : nampak jelas bagi mereka yang cerdas bahwa ayat-ayat itu menyebutkan dengan jelas bahwa Aisyah dan Hafshah adalah munafik dan kafir. Jilid 22 hal 33.
Majlisi menyebutkan sebuah riwayat dalam kitabnya : Dari Ibnu Abdul Hamid dia berkata : aku masuk menemui Abu Abdillah lalu dia memperlihatkan padaku kitab Al Quran. Lalu aku membuka lembaran Al Quran itu lalu aku melihat ayat yang berbunyi : ini adalah jahannam yang kalian berdua dustakan. Masuklah ke dalamnya kalian berdua tidak hidup dan tidak mati. Majlisi berkata: mereka berdua adalah dua khalifah pertama, yaitu Abubakar dan Umar. Di sini nampak jelas bahwa Majlisi mengatakan ada sebagian isi Al Quran yang telah disembunyikan dan dihapus seperti yang diyakini oleh syiah, yang memvonis bahwa Abubakar dan Umar akan kekal dalam neraka.
Referensi tambahan :
Al Marja’iyyah Addiniyah wa maraji’ul Imamiyah. Nuruddin Asysyahurdi hal 85
Attasyayyu’ al alawi wa tasyayyu’ safawi. Ali Syariati hal 204
Attasyayyu baina mafhum al a’immah wal mafhum alfarisi. Muhamamd Al Bandari hal 63
Tsaqafatul Wasath. Alauddin Al Mudarris hal 371
Asysyi’ah wa tasyayyu’. Ihsan Ilahi Zahir hal 327
Al Hijroh Al Amiliyyah Ila Iran fi Asri Assafawi. Ja’far Al Muhajir hal 81
Ushul Mazhab Syiah. Nasir Al Qafari hal 199
Ngejek Bush tapi…sebetulnya memujanya…lihat http://www.hakekat.com. Di situ diperlihat bagaimana mesranya ulama Syiah dengan anak buah Bush.
ya udah gantung aja tu si bush di Monas…
oia ada gambar Bush yang sedang digilas
ama traktor???
Lagi ngomongin Bush ato apa sih nih…?!?
ato lagi ngomongin Yahudi dan Syiah?
Hebat ya… bisa nyamain Yahudi dengan Syiah…
Gimana nih… ustadz… emangnya sama ya…?
Kalo sama koq gw gak pernah diajarin yang kaya gitu… tapi gak usah diperbesar masalah ini, krn kita hanya membutuhkan persatuan umat, bukan merasa paling benar ato yang lain kafir… bener gak stad…
Apalagi kalo kita liat yang diganyang amerika itu Iran, notabene syiah… sedangkan syeikh2 Saudi bermesraan dengan bush(uk), yang membela islam di lebanon Hizbullah (syiah), bukan Hiz-bush-yaiton.. yang berani melawan zionist… President Ahmadinejad, bukan Syeikh2 Timur Tengah lainnya..
Yang dekat dengan Rasulullah saw pastilah orang2 pilihan Allah SWT gak mungkin dari KPU kan… stad.. pada saat wafat nya Rasul, mereka sibuk di KPU, ngadain pemilu untuk pemimpin, sedangkan yg menemani jasadnya Rasul, siapa ya… stad… (gambarannya aja stad… afwan)
http://www.hakekat.com emang untuk jatuhin syiah, mrk asal aja, kayak tabloid kita, gak pernah confirm lagi.. asal laku aja tuh tabloid… tapi gak berbobot… dijual murah lagi… tapi orang malaz bacanya, gosip kacangan gitu…
Udah ah… gak abis2nya kalo mikirin perbedaan, karena orang kembar dempet aja bisa beda keinginan, gimana yang beda sama sekali… apa lagi udah kl 1400thn pasca Rasul wafat..
Yang penting gimana mencari persamaan untuk kerukunan umat… kedamaian…
Ntar yang pasti benar kan udah ada tempatnya, taunya setelah tinggal di Rumah Masa Depan type 21, kompleks Tanah Kusir, Jeruk Purut ato mana aja dah… kompleks pemakaman umum… nah… ntar kabar2i ya… yang benar yang mana, jadi nggak perlu pusink nyari2 lagi… (bisa gak ya….)
salam…
@San
Saya sampai geleng-geleng kepala baca postingan kamu….. bener-bener bahlul alias tolol. Kalau baca sesuatu itu atau nulis tolong dipikir, bandingkan, konfirmasikan….. duh kamu ini benar-benar ingusan. Tolong belajar yang baik ya……